Advertisement
Mawar Damask atau Rosa damascena merupakan salah satu jenis mawar tertua dan paling bernilai tinggi di dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai hasil persilangan alami antara Rosa gallica dan Rosa moschata, kemudian dikembangkan secara luas di kawasan Timur Tengah, khususnya di Lembah Ghazipur, Iran, dan Turki. Ciri khasnya terletak pada bunga berwarna merah muda hingga merah tua yang memiliki lapisan kelopak berlapis-lapis, aroma kuat yang khas, serta duri halus di sepanjang batangnya. Nama "Damask" merujuk pada kota Damaskus di Suriah, yang menjadi jalur perdagangan utama penyebaran mawar ini ke Eropa pada abad pertengahan.
Tumbuh paling oke di daerah beriklim sedang dengan sinar matahari melimpah dan tanah yang punya drainase baik. Tanaman ini sangat ikonik di wilayah pegunungan, terutama di Bulgaria, Turki, dan Iran yang punya perbedaan suhu cukup kontras antara siang dan malam. Karakteristik/ciri-ciri Mawar Damask (Rosa damascena):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Semak berkayu yang tumbuh agak berantakan, tingginya bisa mencapai 1 sampai 2 meter. |
| Batang | Batangnya punya banyak duri yang melengkung tajam dan kuat, teksturnya berkayu. |
| Daun | Daunnya menyirip ganjil, biasanya terdiri dari 5 sampai 7 anak daun dengan tepi yang bergerigi halus. |
| Bunga | Mahkota bunga berwarna pink pucat sampai merah muda, kelopaknya tersusun sangat rapat (semi-double), dan punya aroma yang sangat kuat dan khas. |
| Buah | Buahnya berbentuk seperti buah beri kecil yang disebut 'rose hip', warnanya merah cerah saat sudah matang. |
| Akar | Sistem perakarannya cukup dalam dan kuat untuk menopang pertumbuhan semak agar tetap kokoh di tanah. |
8 Manfaat Mawar Damask untuk kesehatan.
Ekstrak Rosa damascena menghambat aktivitas siklooksigenase-2 (COX-2) dan menekan transkripsi faktor NF-κB, sehingga produksi sitokin proinflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan PGE2 menurun. Polifenolnya juga menangkap radikal bebas yang mempercepat kerusakan kartilago.
Aromaterapi minyak mawar memodulasi sistem olfaktori-limbik yang berperan dalam persepsi nyeri dan stres. Komponen volatil seperti geraniol dan citronellol juga melewati sawar paru dan diyakini menghambat sintesis prostaglandin uterus yang menyebabkan kontraksi nyeri.
Minyak atsiri R. damascena diduga bekerja pada reseptor GABA-A dan memodulasi jalur serotoninergik. Aktivasi proyeksi olfaktorik ke amigdala dan korteks prefrontal menurunkan hiperarousal emosional serta menekan respons stres kortisol.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Mawar Damask.
Interaksi & Kontraindikasi Mawar Damask dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Mawar Damask (Rosa damascena) umumnya dianggap aman ketika dikonsumsi atau digunakan secara topikal dalam jumlah moderat. Namun, penggunaan ekstrak, minyak esensial, atau air mawar ini tetap dapat memicu berbagai efek samping, terutama pada individu yang memiliki sensitivitas tinggi atau kulit yang rentan terhadap alergi. Efek samping yang paling sering dilaporkan terkait dengan penggunaan topikal minyak esensial mawar adalah dermatitis kontak, iritasi kulit ringan, kemerahan, dan sensasi terbakar. Hal ini disebabkan oleh adanya senyawa aktif seperti sitronelol, geraniol, dan eugenol yang dapat bersifat sebagai alergen kontak pada sebagian orang jika tidak diencerkan dengan benar.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Mawar Damask.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Mawar Damask.