Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Rosa damascena terhadap kualitas tidur: Tinjauan sistematis dan meta-analisis uji kontrol acak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    7 uji kontrol acak dengan total 468 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Aromaterapi 2-3 tetes minyak esensial, inhalasi 20-30 menit, durasi 1-4 minggu
    Temuan:
    Rosa damascena secara signifikan meningkatkan kualitas tidur dibandingkan kontrol. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  2. Efek Rosa damascena terhadap kecemasan: Tinjauan sistematis dan meta-analisis uji kontrol acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    6 uji kontrol acak dengan total 420 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Aromaterapi 2-3 tetes minyak esensial, inhalasi 20-30 menit, durasi 1-4 minggu
    Temuan:
    Rosa damascena secara signifikan menurunkan skor kecemasan. Efeknya konsisten pada berbagai populasi.
  3. Efek minyak esensial Rosa damascena terhadap kualitas tidur pasien sindrom koroner akut: Uji klinis acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien dengan sindrom koroner akut
    Dosis/Durasi:
    3 tetes minyak esensial pada kapas, inhalasi 20 menit, 3 kali seminggu selama 4 minggu
    Temuan:
    Pasien yang menerima aromaterapi Rosa damascena mengalami peningkatan kualitas tidur yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol.
  4. Efek minyak esensial Rosa damascena terhadap kecemasan pada pasien yang menjalani angiografi koroner: Uji klinis acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien yang menjalani angiografi koroner
    Dosis/Durasi:
    3 tetes minyak esensial pada kapas, inhalasi 20 menit sebelum angiografi
    Temuan:
    Aromaterapi Rosa damascena menurunkan tingkat kecemasan pada pasien sebelum angiografi koroner.
  5. Efek ekstrak Rosa damascena terhadap dismenore primer: Uji kontrol acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    100 mahasiswi dengan dismenore primer
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak 500 mg, dua kali sehari selama 3 hari
    Temuan:
    Ekstrak Rosa damascena menurunkan intensitas nyeri dismenore primer secara signifikan dibandingkan plasebo.
  6. Efek minyak esensial Rosa damascena terhadap sindrom pramenstruasi: Uji kontrol acak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    90 mahasiswi dengan sindrom pramenstruasi
    Dosis/Durasi:
    2 tetes minyak esensial pada kapas, inhalasi 20 menit, 5 hari sebelum menstruasi selama 2 siklus
    Temuan:
    Aromaterapi Rosa damascena mengurangi gejala sindrom pramenstruasi pada mahasiswi.
  7. Efek minyak esensial Rosa damascena terhadap hot flashes menopause: Uji kontrol acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 wanita postmenopause
    Dosis/Durasi:
    2 tetes minyak esensial pada kapas, inhalasi 20 menit, dua kali sehari selama 4 minggu
    Temuan:
    Aromaterapi Rosa damascena mengurangi frekuensi dan keparahan hot flashes pada wanita menopause.

Advertisement


Cari: