Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Aktivitas Farmakologis Levisticum officinale (Angdan): Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    52 artikel yang memenuhi kriteria inklusi hingga Desember 2022
    Dosis/Durasi:
    Tidak distandarisasi; variasi dosis ekstrak 100–500 mg/kgBB pada studi praklinis
    Temuan:
    Angdan menunjukkan aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, dan diuretik. Senyawa aktif utama yang berperan antara lain ligustilid, ftalid, dan fenolik.
  2. Efek Ekstrak Akar Levisticum officinale terhadap Diuresis pada Individu Sehat: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    48 orang dewasa sehat berusia 25–55 tahun
    Dosis/Durasi:
    600 mg/hari dalam 3 dosis terbagi selama 7 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak akar Angdan 600 mg/hari selama 7 hari meningkatkan volume urin 24 jam secara bermakna dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan perubahan signifikan pada kadar natrium dan kalium serum.
  3. Efek Nefroprotektif Ekstrak Etanol Akar Angdan pada Tikus dengan Nefrolitiasis Induksi Etilen Glikol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    32 tikus Wistar jantan dibagi menjadi 4 kelompok
    Dosis/Durasi:
    250 mg/kgBB/hari per oral selama 28 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak akar Angdan 250 mg/kgBB menurunkan kristalisasi kalsium oksalat, kreatinin serum, dan perbaikan gambaran histopatologi ginjal. Efek ini sebanding dengan kalium sitrat sebagai kontrol positif.
  4. Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Levisticum officinale terhadap Isolat Klinis Multidrug-Resistant

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    16 isolat klinis meliputi MRSA, Klebsiella pneumoniae penghasil ESBL, dan Acinetobacter baumannii
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0,125–2 mg/mL, inkubasi 24 jam
    Temuan:
    Minyak atsiri Angdan memiliki konsentrasi hambat minimum (KHM) antara 0,25–1,0 mg/mL dan menunjukkan efek sinergis dengan gentamisin. Kandungan ftalid berkontribusi pada aktivitas antibakteri.
  5. Profil Fitokimia dan Efek Antiinflamasi Ekstrak Metanol Daun Angdan pada Makrofag RAW 264.7 yang Diinduksi LPS

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    Sel makrofag RAW 264.7 dengan perlakuan ekstrak 10, 50, dan 100 µg/mL
    Dosis/Durasi:
    10–100 µg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak daun Angdan menurunkan produksi TNF-α, IL-6, dan nitrit oksida secara tergantung dosis. Kandungan total fenolik berkorelasi positif dengan aktivitas antioksidan.
  6. Uji Toksisitas Akut dan Subkronis Ekstrak Hidroalkohol Akar Angdan pada Tikus Wistar

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi Toksikologi Eksperimental
    Sampel:
    80 tikus Wistar jantan dan betina untuk uji akut (14 hari) dan subkronis (90 hari)
    Dosis/Durasi:
    Akut: 1–5 g/kgBB dosis tunggal; subkronis: 100, 250, 500 mg/kgBB/hari selama 90 hari
    Temuan:
    Ekstrak Angdan tidak menyebabkan kematian atau perubahan signifikan pada hematologi dan histopatologi organ hingga dosis 1.000 mg/kgBB. Nilai NOAEL diperkirakan sebesar 500 mg/kgBB/hari pada studi subkronis.
  7. Efek Suplementasi Ekstrak Angdan terhadap Kadar Glukosa Darah dan Profil Lipid pada Tikus Diabetes Tipe 2

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    30 tikus Sprague-Dawley yang diinduksi streptozotocin-nikotinamida
    Dosis/Durasi:
    100 dan 200 mg/kgBB/hari per oral selama 42 hari
    Temuan:
    Ekstrak Angdan 200 mg/kgBB selama 6 minggu menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, trigliserida, dan LDL secara bermakna. Efek ini diduga terkait dengan peningkatan aktivitas antioksidan dan penghambatan enzim α-glukosidase.

Advertisement


Cari: