Ceremai

Star Gooseberry | Phyllanthus acidus
Ceremai
Nama
Ceremai (Star Gooseberry)
Nama Latin/Ilmiah
Phyllanthus acidus
Bagian Digunakan
Buah, Daun Muda
Rasa
Asam

Nama Lain
Otaheite gooseberry (Inggris), Malay gooseberry (Malaysia), mayom (Thailand), chùm ruột (Vietnam), karmay (Filipina)
Asal
Asal usul ceremai (Phyllanthus acidus) adalah Madagaskar dan Asia tropis (terutama India dan Sri Lanka).
Kandungan Utama
Vitamin C, serat, kalsium, fosfor, zat besi, dan flavonoid.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Ceremai

Ceremai (Phyllanthus acidus) merupakan tumbuhan buah tropis yang berasal dari famili Phyllanthaceae, diduga berasal dari kawasan Madagaskar dan menyebar luas ke Asia Tenggara termasuk Indonesia. Tumbuhan ini berupa pohon kecil atau perdu dengan tinggi mencapai 10 meter, bercabang banyak, dan berdaun majemuk yang tersusun rapat menyerupai daun majemuk menyirip. Batangnya berkayu keras dengan permukaan agak kasar, sedangkan daunnya berbentuk bulat telur hingga lonjong dengan ujung meruncing. Meskipun buahnya sering dimanfaatkan, ceremai juga menarik perhatian karena penampilannya yang rimbun, sehingga kerap ditanam sebagai tanaman pekarangan atau peneduh di halaman rumah.

Baca Lebih Lanjut
Update: 16 Agu 2026 - 17:42:20
 

II. Ciri-ciri Ceremai

Ceremai suka banget tumbuh di daerah tropis dengan sinar matahari penuh. Tanaman ini cukup tangguh, bisa hidup di dataran rendah sampai ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Biasanya ditemukan di pekarangan rumah atau hutan terbuka dengan tanah yang nggak terlalu becek. Karakteristik/ciri-ciri Ceremai (Phyllanthus acidus):

Bagian Ciri-Ciri
Batang Pohonnya bisa tumbuh sampai 10 meter, batangnya berkayu, bercabang banyak, dan kulitnya cenderung kasar dengan warna cokelat keabu-abuan.
Daun Daunnya tunggal, berbentuk bulat telur sampai lanset, ukurannya kecil, dan tersusun rapi berseling di sepanjang ranting yang tampak seperti daun majemuk.
Bunga Bunganya kecil-kecil, berwarna merah atau kuning kehijauan, biasanya muncul dalam kelompok atau malai yang menggantung di batang atau cabang.
Buah Buahnya berbentuk bulat agak pipih dengan rusuk-rusuk yang jelas (seperti bintang kalau dipotong melintang), warnanya hijau kekuningan saat matang, dan rasanya asam segar.
Biji Di dalam buahnya ada biji yang keras, bulat, dan warnanya cokelat muda.

III. Manfaat Ceremai

6 Manfaat Ceremai untuk kesehatan.

  1. Antioksidan sistemik

    Gugus hidroksil fenolik pada flavonoid dan asam fenolat menyumbangkan atom hidrogen untuk menetralkan radikal bebas; ellagitannin mengkhelat ion Fe2+/Cu2+ sehingga mengurangi pembentukan ROS melalui reaksi Fenton. Secara tidak langsung, polifenol juga mengaktifkan jalur Keap1/Nrf2/ARE yang meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan GPx.

    Senyawa Aktif: Asam Galat, Asam Ellagat, Rutin
    Tampilkan
  2. Infeksi bakteri dan jamur (antimikroba)

    Flavonoid dan tanin bereaksi dengan protein adhesin serta enzim membran sel mikroorganisme, membentuk kompleks yang mengganggu integritas membran; polifenol juga menghambat pembentukan biofilm dan mengganggu pompa efluks bakteri Gram-negatif.

    Senyawa Aktif: Rutin, Kuersetin, Asam Ellagat
    Tampilkan
  3. Diabetes mellitus / pengendalian glukosa darah

    Polifenol seperti rutin, kuersetin, dan asam galat menghambat α-amilase serta α-glukosidase di saluran cerna sehingga memperlambat penyerapan glukosa. Pada sel beta pankreas, senyawa tersebut melindungi terhadap stres oksidatif dan berpotensi menstimulasi sekresi insulin melalui jalur AMPK/GLUT4.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Rutin, Asam Galat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Ceremai

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Ceremai.

  1. Golongan: Fenolik (asam fenolat)
    Bagian Tanaman: Daun, buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Hepatoprotektif Pada Model In Vitro/hewan; Potensi Hipoglikemik Dan Antimikroba..
    Tampilkan
  2. Golongan: Fenolik (asam ellagat)
    Bagian Tanaman: Buah, daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiproliferatif Terhadap Sel Tumor, Antiinflamasi, Dan Kardioprotektif Pada Studi Praklinis..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid (flavonol glikosida)
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Proteksi Vaskuler-endotel, Serta Penghambatan Agregasi Trombosit Pada Model In Vitro/hewan..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Ceremai

Tanaman ceremai (Phyllanthus acidus) secara tradisional sering dikonsumsi sebagai buah segar, manisan, atau ramuan herbal. Meskipun memiliki beberapa potensi manfaat kesehatan karena kandungan antioksidantsnya, konsumsi bagian tanaman ini—terutama akar, daun, atau buahnya dalam jumlah berlebihan—dapat memicu berbagai efek samping gastrointestinal. Kandungan asam yang tinggi, serta senyawa aktif seperti tanin dan saponin, dapat mengiritasi mukosa lambung. Hal ini seringkali memicu gejala seperti nyeri ulu hati, mual, muntah, dan diare akut pada individu yang sensitif atau ketika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.

Baca Semua Efek Samping

Delima

Punica granatum

Asam Kandis

Garcinia cowa

Cari: