Rumput Fatimah

Labisia pumila | Labisia pumila
Rumput Fatimah
Nama
Rumput Fatimah (Labisia pumila)
Nama Latin/Ilmiah
Labisia pumila
Bagian Digunakan
Daun, Akar
Rasa
Pahit, kelat

Nama Lain
Kacip fatimah (Malaysia), Selusuh fatimah (Brunei), Ya fatimah (Thailand), Damong fatimah (Filipina)
Asal
Malaysia, Indonesia, Thailand
Kandungan Utama
Flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan asam fenolat

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Rumput Fatimah

Rumput Fatimah (Labisia pumila) adalah tumbuhan herba menahun yang termasuk dalam famili Primulaceae. Tumbuhan ini berasal dari hutan hujan tropis Asia Tenggara, terutama ditemukan di Semenanjung Malaysia, Sumatra, Kalimantan, dan Thailand bagian selatan. Secara morfologi, Labisia pumila memiliki daun tunggal berbentuk lonjong hingga lanset dengan permukaan mengilap, serta batang yang menjalar atau tegak pendek. Bagian akar dan daunnya sering dimanfaatkan secara tradisional. Tumbuhan ini dikenal dalam pengobatan herbal Nusantara sebagai inang atau penawar untuk kesehatan wanita.

Baca Lebih Lanjut
Update: 15 Agu 2026 - 06:41:32
 

II. Ciri-ciri Rumput Fatimah

Tanaman ini asli dari hutan hujan tropis Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan Indonesia. Mereka suka tumbuh di bawah naungan pohon yang rindang, di area yang lembap, dan tanah yang banyak mengandung humus atau seresah daun. Karakteristik/ciri-ciri Rumput Fatimah (Labisia pumila):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Tumbuhan herba kecil yang merayap di permukaan tanah dengan batang yang pendek atau hampir tidak terlihat.
Daun
  • Bentuk: Lonjong atau elips dengan tepian yang bergerigi halus atau bergelombang.
  • Tekstur: Permukaan daun bagian atas biasanya berwarna hijau gelap dan agak mengilap, sementara bagian bawahnya cenderung berwarna kemerahan atau ungu.
  • Panjang: Bisa mencapai 20-30 cm tergantung varietasnya.
Akar Memiliki sistem perakaran rimpang (rizoma) yang menjalar di dalam tanah dan membentuk tunas-tunas baru.
Bunga Bunga berukuran sangat kecil, berwarna putih kemerahan atau merah jambu, yang tumbuh berkelompok dalam rangkaian bulir (spikes) yang tegak.
Buah Buah berbentuk bulat kecil (seperti beri), berwarna merah cerah saat sudah matang dan berisi satu biji di dalamnya.

III. Manfaat Rumput Fatimah

8 Manfaat Rumput Fatimah untuk kesehatan.

  1. Antioksidan

    Meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) dan menangkal radikal bebas melalui gugus hidroksil pada senyawa fenolik, menghambat peroksidasi lipid dengan mengkhelat ion logam transisi.

    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi

    Menghambat jalur NF-κB dan MAPK, menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, dan IL-6 melalui modulasi aktivitas enzim lipoksigenase dan siklooksigenase.

    Senyawa Aktif: Kaempferol, Kuersetin, Asam elagat, Saponin triterpenoid
    Tampilkan
  3. Antimikroba (spektrum luas)

    Mengganggu integritas membran sel bakteri dan jamur melalui interaksi senyawa fenolik dengan lipid bilayer, serta menghambat enzim esensial seperti DNA girase dan dihidrofolat reduktase.

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Rumput Fatimah

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Rumput Fatimah.

  1. Golongan: Phenolic Acid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Kuat, Antiinflamasi, Antimikroba, Dan Hepatoprotektif..
    Tampilkan
  2. Golongan: Phenolic Acid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antikarsinogenik, Dan Modulator Imun..
    Tampilkan
  3. Golongan: Phenolic Acid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antimikroba, Antidiabetes, Dan Antikanker..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Rumput Fatimah

Interaksi & Kontraindikasi Rumput Fatimah dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Kehamilan (terutama trimester pertama dan kedua)

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan karena dapat merangsang kontraksi rahim dan meningkatkan risiko keguguran atau persalinan prematur.

  2. Penggunaan antikoagulan (warfarin, clopidogrel, aspirin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Konsultasikan dengan dokter karena Rumput Fatimah dapat meningkatkan efek antikoagulan dan risiko perdarahan.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat diabetes (insulin, sulfonilurea, metformin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Pantau kadar gula darah secara ketat karena potensi efek hipoglikemik tambahan dari Rumput Fatimah.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Rumput Fatimah

Rumput Fatimah (Labisia pumila) secara tradisional sering digunakan oleh wanita di Asia Tenggara untuk memperlancar persalinan dan meningkatkan kesehatan reproduksi. Namun, konsumsi tanaman ini menyimpan berbagai efek samping yang signifikan karena adanya kandungan senyawa fitoestrogen dan aktivitas oksitosik yang kuat. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Rumput Fatimah dapat merangsang kontraksi rahim secara berlebihan. Pada ibu hamil, hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan ruptur uteri (robeknya rahim), gawat janin, persalinan prematur, atau keguguran spontan jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis yang ketat menjelang hari perkiraan lahir.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Rumput Fatimah

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Rumput Fatimah.

  1. Pengaruh ekstrak terstandar Labisia pumila terhadap gejala menopause dan kualitas hidup wanita pascamenopause

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Labisia pumila secara signifikan menurunkan gejala menopause, terutama hot flush dan gangguan tidur. Kualitas hidup terkait gejala menopause juga membaik dibandingkan kelompok plasebo.
    Tampilkan
  2. Tinjauan sistematis dan meta-analisis efikasi Labisia pumila terhadap kepadatan mineral tulang pada wanita pascamenopause

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Suplementasi Labisia pumila menunjukkan efek positif dalam memperlambat penurunan kepadatan mineral tulang tulang punggung bawah. Namun, heterogenitas antar studi tergolong cukup tinggi sehingga diperlukan uji dengan durasi lebih panjang.
    Tampilkan
  3. Efek Labisia pumila terhadap fungsi seksual wanita pascamenopause: Studi double-blind acak

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Kelompok intervensi mengalami peningkatan skor gairah dan kepuasan seksual dibandingkan kelompok plasebo. Perbaikan fungsi seksual terjadi tanpa perubahan signifikan pada kadar estradiol serum.
    Tampilkan

VIII. FAQ Rumput Fatimah

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Rumput Fatimah.

Apa kandungan fitokimia utama dalam Rumput Fatimah (Labisia pumila)?
Rumput Fatimah kaya akan flavonoid (seperti quercetin dan kaempferol), saponin triterpenoid, fenolik, dan asam galat. Senyawa ini berkontribusi pada aktivitas antioksidan dan estrogeniknya (Ahmad et al., 2015, Journal of Ethnopharmacology).
Bagaimana cara konsumsi Rumput Fatimah yang aman untuk penggunaan sehari-hari?
Konsumsi umum adalah dalam bentuk rebusan 3–5 gram daun kering dalam 200 ml air, diminum 1–2 kali sehari. Suplemen standar dosis 500–1000 mg per hari juga tersedia. Penggunaan jangka panjang lebih dari 3 bulan sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan (Burdock, 1998, Food and Chemical Toxicology).
Apakah Rumput Fatimah aman dikonsumsi oleh ibu hamil?
Tidak disarankan. Rumput Fatimah memiliki efek uterotonik yang dapat merangsang kontraksi rahim, sehingga berisiko menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur. Studi pada hewan menunjukkan peningkatan tonus uterus (Hassan et al., 2010, Journal of Obstetrics and Gynaecology Research). Ibu hamil harus menghindari konsumsinya.
Apakah Rumput Fatimah aman digunakan saat menyusui?
Belum ada data keamanan yang cukup pada ibu menyusui. Senyawa aktif dapat diekskresikan ke dalam ASI dan memengaruhi bayi. Oleh karena itu, sebaiknya dihindari selama menyusui kecuali atas saran dokter (Ernawati et al., 2018, Indonesian Journal of Pharmacy).
Apa efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan Rumput Fatimah?
Efek samping ringan meliputi gangguan pencernaan, pusing, dan reaksi alergi pada individu sensitif. Dosis tinggi dapat menyebabkan mual, diare, atau kontraksi rahim yang tidak diinginkan. Interaksi dengan obat pengencer darah juga perlu diwaspadai (Saiful Yazan et al., 2016, BMC Complementary and Alternative Medicine).
Bolehkah Rumput Fatimah diberikan kepada bayi atau anak-anak?
Tidak dianjurkan. Produk ini diformulasikan untuk wanita dewasa dan belum ada studi keamanan pada populasi pediatrik. Kandungan saponin dan fitoestrogen dapat mengganggu keseimbangan hormon anak yang sedang berkembang (Kumala et al., 2019, Journal of Applied Pharmaceutical Science).
Bagaimana pengaruh Rumput Fatimah terhadap kesehatan reproduksi wanita?
Secara tradisional digunakan untuk memperkuat rahim pasca melahirkan dan meningkatkan kesuburan. Penelitian menunjukkan efek antiinflamasi dan estrogenik ringan yang dapat membantu mengatasi dismenore dan sindrom pramenstruasi (Jamal et al., 2011, Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine). Namun bukti klinis masih terbatas.
Apakah Rumput Fatimah berinteraksi dengan obat-obatan tertentu?
Ya. Karena efek estrogeniknya, herbal ini dapat berinteraksi dengan terapi hormon kontrasepsi atau pengganti hormon. Juga berpotensi memperkuat efek antikoagulan (warfarin) dan antihipertensi. Konsultasi dokter sangat diperlukan jika Anda sedang menjalani pengobatan rutin (Chan et al., 2012, Journal of Herbal Medicine).

Alang-Alang

Imperata cylindrica

Daun Insulin

Costus igneus

Cari: