Kapulaga Ireng

Black Cardamom | Amomum subulatum
Kapulaga Ireng
Nama
Kapulaga Ireng (Black Cardamom)
Nama Latin/Ilmiah
Amomum subulatum
Bagian Digunakan
Biji dan Polong
Rasa
Smoky, camphoraceous, and earthy

Nama Lain
India: Badi Elaichi, Nepal: Kalo Elaichi, Bhutan: Sane, China: Hei Dou Kou, Vietnam: Hắc đậu khấu
Asal
Nepal, Bhutan, India (Sikkim, Darjeeling), Tiongkok (Tibet)
Kandungan Utama
1,8-sineol, α-terpineol, limonen, sabinen

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Kapulaga Ireng

Amomum subulatum, yang dikenal sebagai Black Cardamom atau kapulaga hitam, merupakan tumbuhan herba tahunan dari famili Zingiberaceae yang berasal dari kawasan Himalaya timur, terutama India, Nepal, dan Bhutan. Berbeda dengan kapulaga hijau (Elettaria cardamomum) yang berukuran kecil dan beraroma manis, kapulaga hitam memiliki buah polong berukuran lebih besar, berkerut, berwarna cokelat kehitaman dengan permukaan kasar. Aromanya kuat, smoky, dan kamfer karena proses pengeringan tradisional di atas api terbuka yang memberikan karakter khas pada rempah ini. Setiap polong berisi biji-biji kecil berwarna hitam yang merupakan sumber utama rasa dan aroma.

Baca Lebih Lanjut
Update: 11 Agu 2026 - 16:41:30
 

II. Ciri-ciri Kapulaga Ireng

Tumbuh subur di daerah pegunungan yang lembap dan teduh, biasanya di bawah naungan pohon hutan dengan ketinggian 600–1.200 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini sangat menyukai tanah yang kaya humus dan drainase yang baik. Karakteristik/ciri-ciri Kapulaga Ireng (Amomum subulatum):

Bagian Ciri-Ciri
Rimpang Tumbuh di bawah tanah dengan aroma yang sangat khas dan kuat, berwarna pucat hingga kecokelatan.
Batang Batang semu yang tegak, bisa tumbuh tinggi mencapai 1,5 hingga 3 meter, dan membentuk rumpun yang padat.
Daun Berbentuk lonjong memanjang dengan ujung yang runcing, permukaannya halus dan berwarna hijau tua.
Bunga Muncul dari pangkal tanaman dekat permukaan tanah, berkelompok dalam tandan yang padat dengan warna putih krem atau kemerahan.
Buah Berbentuk kapsul bulat atau lonjong, berwarna cokelat gelap hingga hitam saat sudah tua, dengan tekstur kulit yang berserat atau berkerut.
Biji Tersimpan di dalam buah, berukuran kecil dengan warna cokelat tua atau hitam, memiliki aroma yang sangat tajam dan pedas.

III. Manfaat Kapulaga Ireng

7 Manfaat Kapulaga Ireng untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi

    Ekstrak dan minyak atsiri Amomum subulatum menghambat produksi mediator pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-6, dan prostaglandin E2 melalui supresi jalur NF-κB dan COX-2. Senyawa terpenoid seperti α-terpineol dan 1,8-cineole menekan aktivasi MAPK dan ekspresi iNOS.

    Tampilkan
  2. Antioksidan

    Kandungan polifenol dan flavonoid dalam ekstrak (seperti quercetin, kaempferol) meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, GPx, CAT) dan secara langsung menangkap radikal bebas (DPPH, ABTS, OH•) melalui mekanisme donasi elektron.

    Tampilkan
  3. Antimikroba (spektrum luas)

    Minyak atsiri merusak membran sel bakteri dan jamur melalui interaksi dengan lipid bilayer, meningkatkan permeabilitas dan kebocoran ion intraseluler. 1,8-cineole dan β-pinene menghambat pembentukan biofilm dan enzim ATPase.

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Kapulaga Ireng

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kapulaga Ireng.

  1. Golongan: Terpenoid
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Antimikroba, Ekspektoran, Bronkodilator.
    Tampilkan
  2. Golongan: Terpenoid
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antimikroba, Antiinflamasi, Sedatif Ringan.
    Tampilkan
  3. Golongan: Terpenoid
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Bronkodilator, Antiinflamasi, Antimikroba, Meningkatkan Penetrasi Senyawa Lain.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Kapulaga Ireng

Interaksi & Kontraindikasi Kapulaga Ireng dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan antikoagulan (warfarin, heparin, aspirin dosis tinggi)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan bersamaan karena potensi efek antiplatelet ringan dari black cardamom dapat meningkatkan risiko perdarahan. Konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antihipertensi (ACE inhibitor, beta blocker, diuretik)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Pantau tekanan darah secara berkala karena black cardamom dapat memberikan efek penurunan tekanan darah tambahan. Penyesuaian dosis mungkin diperlukan.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat diabetes (insulin, metformin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Pantau kadar gula darah dengan ketat karena black cardamom dapat menurunkan gula darah. Risiko hipoglikemia meningkat jika digunakan bersamaan.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+6)

VI. Efek Samping Kapulaga Ireng

Kapulaga ireng (Amomum subulatum) umumnya diakui aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari makanan. Namun, konsumsi ekstrak atau suplemen dalam dosis tinggi dapat memicu beberapa efek samping pada sistem pencernaan, seperti iritasi lambung, peningkatan asam lambung, serta rasa terbakar pada ulu hati bagi individu yang memiliki sensitivitas lambung atau riwayat penyakit tukak lambung.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Kapulaga Ireng

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Kapulaga Ireng.

  1. Tinjauan Sistematis Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi Kapulaga Ireng (Amomum subulatum)

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Kajian ini mengidentifikasi senyawa fenolik dan flavonoid sebagai komponen bioaktif utama yang mendasari efek antioksidan, antiinflamasi, dan hepatoprotektif. Mekanisme kerjanya melibatkan aktivasi Nrf2 dan penghambatan NF-κB.
    Tampilkan
  2. Efek Suplementasi Ekstrak Amomum subulatum terhadap Tekanan Darah dan Profil Lipid pada Pasien Hipertensi: Uji Acak Terkontrol

    Tahun: 2023
    Temuan:
    Suplementasi ekstrak Amomum subulatum dosis 1000 mg/hari selama 8 minggu menurunkan tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, dan kadar LDL secara signifikan dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan perubahan signifikan pada HDL dan trigliserida.
    Tampilkan
  3. Ekstrak Amomum subulatum Mencegah Hepatotoksisitas akibat Parasetamol pada Tikus melalui Aktivasi Nrf2 dan Penurunan Sitokin Proinflamasi

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Pemberian ekstrak etanol dosis 200 dan 400 mg/kg BB menurunkan kadar ALT, AST, dan malondialdehid secara signifikan. Ekstrak juga meningkatkan ekspresi superoksida dismutase dan katalase melalui jalur Nrf2.
    Tampilkan

VIII. FAQ Kapulaga Ireng

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kapulaga Ireng.

Apa saja kandungan fitokimia utama dalam Black Cardamom (Amomum subulatum)?
Black Cardamom mengandung minyak atsiri (terutama 1,8-cineole, limonene, terpinene), flavonoid, fenolik, dan saponin. Menurut penelitian oleh Bhatt et al. (2018), ekstrak Black Cardamom menunjukkan aktivitas antioksidan dan antimikroba yang signifikan.
Bagaimana cara konsumsi Black Cardamom yang aman dalam masakan sehari-hari?
Black Cardamom biasa digunakan sebagai bumbu masakan seperti kari, sup, dan minuman tradisional. Penggunaan umum adalah 1-2 buah utuh per sajian, dimasak bersama bumbu lalu dibuang. Biji dapat ditumbuk halus secukupnya. Berdasarkan pedoman keamanan pangan, konsumsi dalam jumlah bumbu normal (sekitar 1-2 gram per hari) dianggap aman.
Apakah Black Cardamom memiliki efek samping jika dikonsumsi berlebihan?
Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi lambung, mulas, atau reaksi alergi. Dosis tinggi (>5 gram per hari) berpotensi toksik. Menurut laporan toksisitas dari National Center for Biotechnology Information (NCBI), konsumsi wajar tidak menimbulkan efek samping serius, namun hindari ekstrak pekat tanpa pengawasan.
Apakah aman mengonsumsi Black Cardamom selama kehamilan dan menyusui?
Penggunaan dalam jumlah bumbu masakan dianggap aman. Dosis tinggi sebagai suplemen tidak dianjurkan karena kurangnya data. Studi pada hewan oleh Agrawal et al. (2016) menunjukkan ekstrak Black Cardamom dosis rendah tidak menyebabkan efek teratogenik, namun tetap disarankan konsultasi dokter.
Bolehkah Black Cardamom diberikan kepada bayi atau anak-anak?
Tidak dianjurkan untuk bayi di bawah 2 tahun karena risiko iritasi saluran cerna. Untuk anak lebih besar, penggunaan dalam masakan dengan jumlah sangat kecil (misal sejumput bubuk) dianggap aman. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak merekomendasikan penggunaan herbal pada bayi tanpa konsultasi medis.
Apa manfaat kesehatan utama dari Black Cardamom berdasarkan penelitian ilmiah?
Black Cardamom memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, dan karminatif. Penelitian menunjukkan potensi meningkatkan pencernaan, melawan bakteri patogen, dan menurunkan gula darah. Review oleh Kumar et al. (2015) di Journal of Ethnopharmacology mengonfirmasi efek gastroprotektif dan hipoglikemik dari Amomum subulatum.
Apakah Black Cardamom dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu?
Black Cardamom berpotensi berinteraksi dengan obat pengencer darah (misal warfarin) karena mengandung kumarin alami, serta memengaruhi metabolisme obat di hati melalui enzim CYP450. Menurut monografi interaksi herbal dari University of Michigan, disarankan menghindari konsumsi berlebihan jika sedang menggunakan antikoagulan atau antidiabetes.
Bagaimana dosis aman penggunaan Black Cardamom sebagai obat herbal?
Dosis umum untuk tujuan pengobatan adalah 1-3 gram bubuk biji per hari atau 2-4 tetes minyak atsiri yang diencerkan. Belum ada standar dosis resmi. Berdasarkan studi klinis oleh Sharma et al. (2011), ekstrak etanol dosis 200-400 mg/kg pada hewan menunjukkan efek terapi tanpa toksisitas. Pada manusia, dosis harian tidak boleh melebihi 5 gram tanpa pengawasan.

Bangle

Zingiber purpureum

Temulawak

Curcuma xanthorrhiza

Cari: