Advertisement
Aloysia citrodora, yang lebih dikenal sebagai Lemon Verbena, adalah tanaman semak abadi yang berasal dari Amerika Selatan, khususnya Argentina, Chili, dan Peru. Tanaman ini termasuk dalam famili Verbenaceae dan sangat dihargai karena aroma lemonnya yang kuat dan menyegarkan, yang berasal dari minyak atsiri yang kaya akan senyawa sitral. Aroma khas ini membuatnya populer sebagai bahan baku teh herbal, penyedap masakan, dan wewangian alami. Daunnya yang lanset dan runcing memiliki tekstur kasar serta mengeluarkan aroma paling kuat saat diremas. Meskipun sering disebut sebagai "verbena", tanaman ini berbeda dari verbena biasa (genus Verbena) yang umum di taman hias.
Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan suka banget sama sinar matahari yang cerah. Dia tumbuh subur di tanah yang punya drainase baik (nggak becek) dan iklim yang cenderung hangat sampai sejuk. Karakteristik/ciri-ciri Kerinyu Limau (Aloysia citrodora):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tumbuhan | Semak berkayu yang bisa tumbuh tinggi, biasanya terlihat rimbun. |
| Daun |
|
| Bunga |
|
| Batang | Berkayu, bercabang banyak, dan warnanya cenderung kecokelatan seiring bertambahnya usia tanaman. |
6 Manfaat Kerinyu Limau untuk kesehatan.
Senyawa polifenol seperti verbascoside dan flavanoid (luteolin, apigenin) mendonasikan elektron untuk menetralkan radikal bebas, menghambat peroksidasi lipid, dan mengaktivasi enzim antioksidan endogen (SOD, katalase) melalui jalur Nrf2/ARE.
Verbascoside dan minyak atsiri (sitratal, limonene) memodulasi reseptor GABA-A dan serotonin (5-HT1A), mengurangi aktivitas sumbu HPA, serta menurunkan kadar kortisol.
Verbascoside menghambat aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, serta sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6, IL-1β) melalui modulasi jalur MAPK dan PI3K/Akt.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kerinyu Limau.
Interaksi & Kontraindikasi Kerinyu Limau dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Kerinyu Limau (Aloysia citrodora), yang dikenal secara umum sebagai lemon verbena, umumnya dianggap aman (GRAS) bila dikonsumsi dalam jumlah moderat sebagai makanan atau teh herbal. Namun, penggunaan dalam dosis tinggi atau konsumsi ekstrak pekat dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal, seperti iritasi lambung dan mual, yang disebabkan oleh kandungan minyak atsiri yang kuat seperti sitral dan limonene. Senyawa aktif ini dapat merangsang mukosa lambung pada individu yang sensitif, memicu rasa tidak nyaman pada perut atau mulas.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Kerinyu Limau.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kerinyu Limau.