Passionflower

Maypop | Passiflora incarnata
Passionflower
Nama
Passionflower (Maypop)
Nama Latin/Ilmiah
Passiflora incarnata
Bagian Digunakan
Daun, Bunga, Buah
Rasa
Bitter, sweet

Nama Lain
Granadilla (Spanyol), Fleischfarbene Passionsblume (Jerman), Pasiflora (Italia), Mburucuyá (Paraguay)
Asal
Amerika Serikat bagian tenggara, Meksiko, Amerika Tengah
Kandungan Utama
Flavonoid, alkaloid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Passionflower

Passiflora incarnata, yang lebih dikenal sebagai markisa ungu atau passionflower, adalah tanaman merambat abadi yang berasal dari Amerika Serikat bagian tenggara hingga Amerika Tengah. Tanaman ini telah digunakan selama berabad-abad oleh penduduk asli Amerika sebagai obat penenang dan obat tradisional. Secara morfologi, Passiflora incarnata memiliki sulur yang melilit, daun yang menjari tiga hingga lima lobus, dan ciri khas bunga yang rumit dengan struktur yang menarik perhatian. Bunga ini terdiri dari lima sepal dan lima kelopak berwarna putih hingga ungu muda, serta mahkota benang sari yang spektakuler (corona) berwarna ungu dan putih, yang konon melambangkan instrumen penyaliban Kristus, sehingga dijuluki "passion flower".

Baca Lebih Lanjut
Update: 28 Agu 2026 - 00:41:24
 

II. Ciri-ciri Passionflower

Tanaman merambat ini asalnya dari Amerika Serikat bagian tenggara. Dia suka banget tumbuh di area yang kena sinar matahari penuh, biasanya di pinggiran hutan, padang rumput, atau area semak belukar yang tanahnya cukup subur dan lembap. Karakteristik/ciri-ciri Passionflower (Passiflora incarnata):

Bagian Ciri-Ciri
Batang Batang berbentuk silinder atau agak bersudut yang punya sulur (tendril) buat merambat ke mana-mana.
Daun Daunnya punya bentuk unik dengan tiga lobus (tiga jari), teksturnya halus dengan pinggiran yang bergerigi kecil.
Bunga Bunga yang paling ikonik! Ukurannya besar, warnanya putih keunguan dengan mahkota bunga berbentuk jumbai (corona) yang sangat kompleks dan mencolok.
Buah Buahnya berbentuk bulat sampai lonjong, warnanya bakal berubah dari hijau jadi kuning atau oranye kalau sudah matang, dan isinya banyak biji yang dibungkus selaput berair.
Akar Punya sistem perakaran yang kuat dengan rimpang (rizoma) yang bikin dia bisa menyebar luas di bawah tanah.

III. Manfaat Passionflower

8 Manfaat Passionflower untuk kesehatan.

  1. Gangguan Kecemasan Umum (GAD)

    Peningkatan aktivitas asam gamma-aminobutyric (GABA) melalui agonisme reseptor GABA-A dan penghambatan pengambilan kembali GABA, serta modulasi serotonin (5-HT) dan norepinefrin di sistem saraf pusat. Senyawa flavonoid (seperti vitexin, isovitexin, dan apigenin) bertindak sebagai ligan pada benzodiazepine site GABA-A.

    Senyawa Aktif: Viteksin, Isoviteksin, Apigenin
    Tampilkan
  2. Insomnia

    Efek sedatif melalui peningkatan tonus GABAergik, penurunan aktivitas glutamat, dan penghambatan reseptor NMDA. Senyawa harman alkaloid (seperti harmine dan harmol) juga menunjukkan afinitas terhadap reseptor MAO-A, yang berkontribusi pada efek relaksasi.

    Senyawa Aktif: Viteksin, harmine, harmol
    Tampilkan
  3. Anti-inflamasi (Model Osteoarthritis)

    Penghambatan jalur COX-2, iNOS, dan NF-κB, serta penurunan produksi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-1β, IL-6). Flavonoid seperti apigenin menghambat aktivitas fosfolipase A2 dan jalur MAPK.

    Senyawa Aktif: Apigenin, Chrysin, Kuersetin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Passionflower

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Passionflower.

  1. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Herba (daun dan batang)
    Aktivitas Farmakologis:
    Ansiolitik, Sedatif, Dan Antispasmodik Melalui Modulasi Reseptor GABA-A.
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Herba (daun dan batang)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Neuroprotektif; Juga Berkontribusi Pada Efek Ansiolitik.
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Herba dan bunga
    Aktivitas Farmakologis:
    Ansiolitik, Sedatif, Dan Antikonvulsan Melalui Pengikatan Pada Reseptor Benzodiazepin.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Passionflower

Interaksi & Kontraindikasi Passionflower dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Suplemen zat besi (misalnya ferrous sulfate, ferrous fumarate)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Passionflower mengandung tanin yang dapat menurunkan absorpsi zat besi. Gunakan dengan jarak waktu minimal 2 jam dari suplemen zat besi. Referensi: Natural Medicines Comprehensive Database; WHO Monographs on Selected Medicinal Plants.

  2. Antikoagulan dan antiplatelet (warfarin, clopidogrel, aspirin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Passionflower dapat memperlambat pembekuan darah dan meningkatkan risiko perdarahan. Bila digunakan bersamaan, lakukan pemantauan INR dan tanda-tanda perdarahan. Referensi: MedlinePlus (NIH/NLM); Natural Medicines Comprehensive Database.

  3. Antidepresan SSRI/SNRI (fluoxetine, sertraline, venlafaxine)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Kombinasi berpotensi menimbulkan sindrom serotonin. Awasi munculnya agitasi, tremor, hipertermia, atau diare; gunakan hanya atas pengawasan tenaga kesehatan. Referensi: Drugs.com Herbal Database; Natural Medicines Comprehensive Database.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+7)

VI. Efek Samping Passionflower

Passionflower (Passiflora incarnata) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah sedang sebagai suplemen makanan atau teh herbal. Namun, beberapa individu dapat mengalami efek samping ringan, terutama ketika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi kantuk, pusing, kebingungan, dan koordinasi motorik yang buruk. Karena sifat sedatifnya yang dimediasi oleh peningkatan aktivitas asam gamma-aminobutyric (GABA) di otak, konsumsi tanaman ini dapat menurunkan kewaspadaan mental, sehingga pengguna disarankan untuk tidak mengemudi atau mengoperasikan mesin berat setelah mengonsumsinya.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Passionflower

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Passionflower.

  1. Efektivitas dan Keamanan Passiflora incarnata dalam Mengurangi Kecemasan: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Uji Acak Terkontrol

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Passiflora incarnata secara signifikan menurunkan skor kecemasan dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan; efek samping ringan berupa sakit kepala dan mual.
    Tampilkan
  2. Pengaruh Passiflora incarnata terhadap Kualitas Tidur pada Insomnia Kronis: Tinjauan Sistematis

    Tahun: 2023
    Temuan:
    Suplementasi Passiflora incarnata dapat memperbaiki latensi tidur dan menurunkan gangguan tidur secara keseluruhan. Efeknya lebih optimal bila diberikan pada insomnia ringan-sedang.
    Tampilkan
  3. Passionflower (Passiflora incarnata) dalam Mengurangi Kecemasan dan Stres pada Pasien Preoperasi: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda Terkontrol Plasebo

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Pasien yang menerima Passiflora incarnata menunjukkan skor kecemasan yang lebih rendah 90 menit sebelum induksi anestesi dibandingkan plasebo. Tekanan darah dan denyut jantung juga lebih stabil.
    Tampilkan

VIII. FAQ Passionflower

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Passionflower.

Apa itu Passiflora incarnata dan kandungan fitokimia utamanya?
Passiflora incarnata dikenal sebagai passionflower atau bunga gairah. Bagian yang digunakan adalah herba di atas tanah (daun, batang, dan bunga). Kandungan fitokimia utamanya meliputi flavonoid C-glikosida seperti vitexin, isovitexin, orientin, serta flavon chrysin, alkaloid harman, dan glikosida sianogenik. Komponen-komponen ini diduga berkontribusi terhadap efek menenangkan pada sistem saraf. European Medicines Agency. Community herbal monograph on Passiflora incarnata L., herba; 2014.
Apa manfaat yang paling didukung bukti ilmiah untuk kesehatan umum?
Manfaat yang paling didukung adalah meredakan kecemasan ringan dan membantu kualitas tidur. Sebuah uji klinis menunjukkan pemberian 500 mg kapsul Passiflora incarnata sebelum operasi dapat menurunkan kecemasan dibandingkan plasebo. Movafegh A, et al. Anesth Analg. 2008;106(6):1728-1732. Pada gangguan kecemasan menyeluruh, hasilnya serupa dengan oxazepam dalam uji kecil. Akhondzadeh S, et al. J Clin Pharm Ther. 2001;26(5):363-367. Namun, herbal ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan terapi medis gangguan kecemasan berat.
Bagaimana cara konsumsi dan dosis harian yang umum untuk orang dewasa?
Untuk seduhan teh, seduh sekitar 0,5–2 g herba kering Passiflora incarnata dalam 150–250 ml air panas, dapat diminum 1–3 kali sehari. Untuk sediaan kapsul atau ekstrak, ikuti petunjuk produk karena kadar ekstrak berbeda-beda; dalam uji klinis sering digunakan 500 mg ekstrak kering per hari. Mulailah dari dosis rendah dan hindari pemakaian terus-menerus berbulan-bulan tanpa pemantauan tenaga kesehatan. European Medicines Agency. Community herbal monograph on Passiflora incarnata L., herba; 2014.
Apa efek samping yang perlu diwaspadai?
Pada dosis lazim, Passiflora incarnata umumnya toleransi baik, tetapi dapat menyebabkan kantuk, pusing, mual, kebingungan ringan, atau reaksi alergi. Karena dapat menyebabkan sedasi, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsinya. Jika muncul kantuk berlebihan, palpitasi, muntah, atau gejala alergi, hentikan penggunaan dan segera cari pertolongan medis. European Medicines Agency. Community herbal monograph on Passiflora incarnata L., herba; 2014.
Apakah aman untuk bayi dan anak-anak?
Tidak direkomendasikan untuk bayi dan anak tanpa pengawasan dokter karena belum ada data keamanan yang memadai untuk usia tersebut. Memang pernah ada uji klinis kecil yang meneliti Passiflora incarnata pada anak dengan ADHD sebagai tambahan terapi, tetapi hasilnya belum cukup untuk menjadi rekomendasi penggunaan umum. Akhondzadeh S, et al. J Clin Pharm Ther. 2005;30(3):263-268.
Apakah aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui karena data keamanan tidak tersedia. Beberapa sumber menyebutkan adanya potensi efek stimulasi pada uterus, sehingga lebih baik dihindari. Untuk ibu menyusui, belum ada bukti cukup bahwa senyawa aktifnya aman masuk ke dalam ASI. European Medicines Agency. Community herbal monograph on Passiflora incarnata L., herba; 2014.
Obat apa saja yang dapat berinteraksi dengan Passiflora incarnata?
Passiflora incarnata berpotensi meningkatkan efek obat penenang, seperti benzodiazepin, barbiturat, obat tidur, opioid, dan alkohol. Ada juga potensi interaksi dengan obat antidepresan, terutama SSRI dan MAOI, karena efeknya pada sistem saraf. Beri tahu dokter bila Anda menggunakan herbal ini sebelum menjalani operasi atau prosedur yang memerlukan anestesi. Williamson E, Driver S, Baxter K. Stockley's Herbal Medicines Interactions. 2nd ed. Pharmaceutical Press; 2013.
Siapa saja yang sebaiknya menghindari penggunaan herbal ini?
Pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap Passiflora, sedang hamil, menyusui, serta bayi dan anak-anak sebaiknya menghindari penggunaan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Orang yang sudah menggunakan obat penenang atau antidepresan juga sebaiknya berkonsultasi dulu karena risiko sedasi berlebihan dan interaksi obat. Pastikan produk yang digunakan adalah Passiflora incarnata, bukan tumbuhan passiflora jenis lain, dan berasal dari produsen yang terstandarisasi. European Medicines Agency. Community herbal monograph on Passiflora incarnata L., herba; 2014.

Semanggi Merah

Trifolium pratense

Skullcap

Scutellaria lateriflora

Cari: