Akar Pleurisy

Butterfly Weed | Asclepias tuberosa
Nama
Akar Pleurisy (Butterfly Weed)
Nama Latin/Ilmiah
Asclepias tuberosa
Bagian Digunakan
Akar
Rasa
Pahit, pedas
Nama Lain
Pleurisy root (Kanada), Chigger flower (Amerika Serikat), Orange milkweed (Amerika Serikat), Hierba de la pleuresía (Meksiko)
Asal
Amerika Serikat, Kanada
Kandungan Utama
Asclepin, kalotropin, flavonoid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Akar Pleurisy

Pleurisy Root, yang dikenal secara ilmiah sebagai Asclepias tuberosa, adalah tumbuhan herba tahunan yang termasuk dalam famili Apocynaceae. Tanaman ini memiliki ciri khas batang yang kokoh, daun lanset yang tersusun spiral, serta umbi akar yang dalam dan menyerupai ubi. Yang paling mencolok adalah kumpulan bunganya yang berwarna oranye hingga kuning cerah, tersusun dalam payung bunga majemuk, menjadikannya salah satu spesies milkweed yang berbeda dari jenis lainnya karena getahnya tidak terlalu pekat dan tidak lengket.

Baca Lebih Lanjut
Update: 05 Sep 2026 - 00:41:25
 

II. Ciri-ciri Akar Pleurisy

Tanaman ini asli Amerika Utara. Mereka suka banget sama area yang kena sinar matahari penuh dan tanah yang punya drainase bagus alias nggak becek. Tahan kekeringan dan sering jadi magnet buat kupu-kupu, terutama kupu-kupu Monarch. Karakteristik/ciri-ciri Akar Pleurisy (Asclepias tuberosa):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Punya sistem perakaran tunggang yang besar, berdaging, dan bentuknya mirip umbi. Akar ini berfungsi menyimpan cadangan makanan biar tanaman tetap hidup meski musim kering.
Batang Batangnya tegak, berbulu halus, dan bercabang di bagian atas. Tingginya bisa mencapai 30-90 cm. Kalau batangnya dipatahkan, keluar getah putih mirip susu.
Daun Bentuk daunnya memanjang (lanset), warnanya hijau tua, dan tersusun berselang-seling sepanjang batang. Tekstur permukaannya sedikit berbulu.
Bunga Ini daya tarik utamanya! Bunganya bergerombol rapat membentuk payung (umbel) dengan warna oranye cerah atau kuning keemasan yang sangat mencolok.
Buah Dan Biji Buahnya berbentuk polong (folikel) yang memanjang. Pas sudah matang, polongnya bakal pecah dan ngeluarin biji yang punya serabut halus (seperti kapas) supaya bisa terbang kebawa angin.

III. Manfaat Akar Pleurisy

3 Manfaat Akar Pleurisy untuk kesehatan.

  1. Ekspektoran pada batuk produktif dan bronkitis

    Tidak ada jalur molekuler yang terkonfirmasi untuk A. tuberosa. Secara klasik, resin pahit/asclepiadin dan kardenolida dapat merangsang refleks sekretolitik melalui iritasi mukosa lambung dan aktivasi jalur vagal, sehingga meningkatkan sekresi mukus bronkial. Hipotesis lain adalah kardenolida memodulasi kontraktilitas otot polos bronkus melalui Na+/K+-ATPase dan perubahan konsentrasi Ca2+ intraseluler, tetapi belum diuji pada tanaman ini.

    Senyawa Aktif: asclepiadin, kardenolida, resin
    Tampilkan
  2. Diaforesis pada demam (terapi suportif tradisional)

    Tidak ada data farmakologis eksperimental untuk efek diaforetik A. tuberosa. Diduga kardenolida memengaruhi respons otonom/vaskular perifer sehingga terjadi vasodilatasi kulit dan keringat, tetapi mekanisme ini masih teoretis dan belum diuji.

    Senyawa Aktif: asclepiadin, minyak atsiri, resin
    Tampilkan
  3. Penggunaan tradisional untuk radang/nyeri pleura dan gangguan muskuloskeletal inflamasi

    Hipotesis berdasarkan kelas kardenolida: kardenolida dapat berikatan dengan subunit α Na+/K+-ATPase, mengaktifkan jalur Src/ERK, dan menekan aktivasi NF-κB, sehingga menurunkan produksi mediator proinflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan COX-2. Belum ada studi mekanistik langsung pada A. tuberosa.

    Senyawa Aktif: asclepiadin, kardenolida, flavonoid kuersetin dan glikosidanya
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+0)

Advertisement


IV. Kandungan Akar Pleurisy

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Akar Pleurisy.

  1. Asclepiadin (resin glikosida kardenolida)

    Golongan: Cardenolida (glikosida jantung)
    Bagian Tanaman: Akar/rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Menghambat Na+/K+-ATPase; Pada Dosis Sub-toksik Meningkatkan Kontraktilitas Miokard; Efek Iritan Mukosa Secara Tradisional Digunakan Untuk Membantu Ekspektorasi.
    Tampilkan
  2. Coroglaucigenin

    Golongan: Cardenolida (aglikon)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Penghambat Na+/K+-ATPase; Efek Inotropik Dan Antiproliferatif Pada Sel Tumor Secara In Vitro.
    Tampilkan
  3. Uzarigenin

    Golongan: Cardenolida (aglikon)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Kardioaktif; Menghambat Na+/K+-ATPase Dan Menunjukkan Efek Sitotoksik Pada Lini Sel Tumor Dalam Studi Preklinis.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Akar Pleurisy

Interaksi & Kontraindikasi Akar Pleurisy dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Kontak kulit dengan getah/akar segar pada kulit sensitif

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Hindari kontak langsung karena dapat menyebabkan dermatitis kontak iritan. Jika terkena, cuci dengan sabun dan air. (Brinker, 2001)

  2. Gastritis atau riwayat ulkus peptikum

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan oral karena akar pleurisy bersifat emetik dan dapat mengiritasi mukosa lambung, sehingga dapat memperburuk kondisi lambung. (Brinker, 2001)

  3. Diuretik tiazid atau loop

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Kombinasi harus dihindari karena diuretik dapat menyebabkan hipokalemia, yang meningkatkan sensitivitas terhadap toksisitas kardenolida dalam akar pleurisy. (Brinker, 2001)

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+8)

VI. Efek Samping Akar Pleurisy

Akar Pleurisy (Asclepias tuberosa), yang juga dikenal sebagai pleurisy root atau butterfly weed, adalah tanaman herbal tradisional yang sering digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan seperti bronkitis, pleuritis, dan batuk. Namun, penggunaan tanaman ini membawa risiko efek samping yang signifikan karena kandungan glikosida jantung (seperti asclepiadin) dan resin beracun di dalamnya. Dalam dosis sedang hingga tinggi, efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi gangguan pencernaan seperti mual, muntah berat, kram perut, dan diare akibat iritasi langsung pada mukosa lambung dan usus.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Akar Pleurisy

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Akar Pleurisy.

Apa yang dimaksud dengan akar pleurisy dan bagaimana penggunaannya secara tradisional?
Akar pleurisy adalah akar dari tanaman Asclepias tuberosa L. atau butterfly weed, anggota famili Apocynaceae. Dalam pengobatan tradisional Amerika Utara, akar ini digunakan sebagai ekspektoran, diaforetik, dan antispasmodik untuk gangguan pernapasan seperti pleuritis, bronkitis, dan pneumonia. Namun, karena mengandung glikosida kardioaktif, tanaman ini berpotensi toksik dan tidak boleh digunakan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Referensi: Moerman, D.E., 1998, Native American Ethnobotany, Timber Press.
Apa kandungan fitokimia utama pada akar pleurisy?
Kandungan fitokimia yang paling penting adalah glikosida kardenolida, yaitu senyawa sejenis digitalis yang dapat menghambat enzim Na+/K+-ATPase pada sel otot jantung. Tanaman ini juga dilaporkan mengandung resin, tanin, dan saponin. Efek ekspektoran tradisionalnya mungkin berkaitan dengan efek iritan ringan pada saluran cerna yang merangsang refleks pengeluaran mukus, tetapi zat aktif utamanya justru dapat menyebabkan keracunan serius. Referensi: Tyler, V.E., Brady, L.R., Robbers, J.E., 1981, Pharmacognosy, 8th ed., Lea & Febiger.
Bagaimana cara konsumsi atau dosis harian akar pleurisy yang benar?
Tidak ada dosis harian yang baku dan aman yang diakui secara ilmiah. Berbagai buku herbal lama memberikan kisaran dosis yang tidak konsisten, namun kadar kardenolida dalam setiap tanaman sangat bervariasi sehingga risiko overdosis sangat tinggi. Penggunaan modern sebagai suplemen atau obat tidak disarankan tanpa kajian keamanan yang jelas. Referensi: Barceloux, D.G., 2008, Medical Toxicology of Natural Substances, Wiley.
Apakah akar pleurisy aman dikonsumsi setiap hari sebagai suplemen?
Tidak aman. Tidak ada bukti keamanan untuk penggunaan jangka panjang. Glikosida kardioaktif dari akar pleurisy dapat terakumulasi dalam tubuh dan menyebabkan gangguan irama jantung, terutama jika dikonsumsi berulang. Oleh karena itu, akar pleurisy tidak boleh dijadikan suplemen harian. Referensi: Burrows, G.E., Tyrl, R.J., 2001, Toxic Plants of North America, Iowa State University Press.
Apa efek samping dan tanda-tanda keracunan akar pleurisy?
Gejala keracunan dapat muncul dalam beberapa jam setelah konsumsi, meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, berkeringat, bradikardia, tekanan darah rendah, aritmia, kejang, dan depresi pernapasan. Karena efeknya mirip overdosis digitalis, keracunan akar pleurisy adalah keadaan darurat medis. Jika terjadi, segera cari pertolongan medis. Referensi: Kingsbury, J.M., 1964, Poisonous Plants of the United States and Canada, Prentice-Hall.
Apakah akar pleurisy aman untuk bayi, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui?
Tidak aman. Kelompok bayi, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui tidak boleh menggunakan akar pleurisy karena risiko toksisitas jantung yang tinggi. Pada ibu hamil, keracunan kardenolida dapat menyebabkan gangguan serius pada jantung ibu yang berdampak pada janin, dan belum ada data keamanan yang memadai. Ibu menyusui juga harus menghindari bahan ini karena keamanan senyawa aktifnya terhadap bayi melalui ASI tidak diketahui. Referensi: Gardner, Z., McGuffin, M., 2013, American Herbal Products Association's Botanical Safety Handbook, 2nd ed., CRC Press.
Apakah akar pleurisy efektif untuk batuk, pilek, atau radang selaput paru (pleuritis)?
Secara tradisional akar pleurisy memang digunakan untuk keluhan pernapasan, termasuk pleuritis, dan pernah dikenal dengan nama pleurisy root. Namun, belum ada uji klinis modern yang membuktikan efektivitasnya secara meyakinkan. Risiko keracunan dari senyawa kardenolida jauh lebih besar daripada manfaat yang belum terbukti, sehingga penggunaannya tidak dianjurkan untuk pleuritis atau gangguan pernapasan. Referensi: Duke, J.A., 2002, Handbook of Medicinal Herbs, 2nd ed., CRC Press.
Apakah akar pleurisy dapat digunakan bersamaan dengan obat jantung atau obat lain?
Tidak boleh. Karena mengandung glikosida kardioaktif, akar pleurisy dapat meningkatkan efek digoksin dan memperbesar risiko aritmia. Penggunaan bersamaan dengan diuretik yang dapat menurunkan kalium juga dapat meningkatkan kerentanan terhadap toksisitas jantung. Interaksi obat ini sangat berbahaya, sehingga pasien jantung dan pengguna obat lain harus menghindari herbal ini. Referensi: Mills, S., Bone, K., 2005, The Essential Guide to Herbal Safety, Elsevier.
Apakah akar pleurisy dapat diolah menjadi makanan atau minuman sehat?
Tidak. Asclepias tuberosa bukan merupakan bahan pangan dan tidak memiliki nilai gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Meskipun akarnya pernah digunakan dalam seduhan herbal tradisional, senyawa kardenolida di dalamnya dapat bersifat racun dan tidak mendukung kesehatan secara gizi. Tidak ada dasar ilmiah untuk menjadikan akar pleurisy sebagai makanan atau bagian dari pola makan sehat. Referensi: Frohne, D., Pfander, H.J., 2005, Poisonous Plants, 2nd ed., Manson Publishing.

Boneset

Eupatorium perfoliatum

Sarsaparilla

Smilax officinalis

Cari: