Pleurisy Root

Asclepias tuberosa
Nama: Pleurisy Root
Nama Latin/Ilmiah: Asclepias tuberosa
Famili: Apocynaceae

Kandungan:
Asclepin, kalotropin, flavonoid
Nama Lain:
Butterfly weed (Amerika Serikat), Pleurisy root (Kanada), Chigger flower (Amerika Serikat), Orange milkweed (Amerika Serikat), Hierba de la pleuresía (Meksiko)
Asal:
Amerika Serikat, Kanada
Bagian Utama:
Akar
Rasa:
Pahit, pedas

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Pleurisy Root

Pleurisy Root, yang dikenal secara ilmiah sebagai *Asclepias tuberosa*, adalah tumbuhan herba tahunan yang termasuk dalam famili Apocynaceae. Tanaman ini memiliki ciri khas batang yang kokoh, daun lanset yang tersusun spiral, serta umbi akar yang dalam dan menyerupai ubi. Yang paling mencolok adalah kumpulan bunganya yang berwarna oranye hingga kuning cerah, tersusun dalam payung bunga majemuk, menjadikannya salah satu spesies milkweed yang berbeda dari jenis lainnya karena getahnya tidak terlalu pekat dan tidak lengket.

Advertisement

Secara alami, *Asclepias tuberosa* banyak ditemukan di padang rumput, lereng terbuka, serta daerah berpasir atau berbatu di Amerika Utara bagian tengah dan timur. Tanaman ini sangat adaptif terhadap tanah berpasir dan drainase baik, serta membutuhkan sinar matahari penuh untuk tumbuh optimal. Habitat terbuka ini mendukung siklus hidupnya yang erat kaitannya dengan penyerbuk, terutama kupu-kupu monarch yang menjadikan tumbuhan ini sebagai inang larva. Bunganya yang kaya nektar juga menjadi sumber makanan penting bagi berbagai serangga penyerbuk.

Dalam pengobatan tradisional, Pleurisy Root telah lama dimanfaatkan oleh penduduk asli Amerika, khususnya untuk mengatasi gangguan pernapasan seperti radang selaput dada (pleuritis), bronkitis, dan batuk rejan. Akar yang dikeringkan biasanya dijadikan teh atau ramuan untuk membantu mengeluarkan dahak dan meredakan peradangan. Senyawa aktif seperti glikosida kardenolida berperan sebagai ekspektoran dan diuretik, meskipun juga memerlukan kehati-hatian karena dapat bersifat toksik dalam dosis berlebih. Saat ini, genus *Asclepias* tetap penting dalam konservasi ekologi, namun penggunaannya sebagai tanaman obat membutuhkan pendekatan yang lebih modern dan berbasis bukti.

Update: 31 Jul 2026 - 08:52:11

 

II. Manfaat Pleurisy Root

Manfaat Pleurisy Root untuk kesehatan.

  1. Ekspektoran pada batuk produktif dan bronkitis

    Tidak ada jalur molekuler yang terkonfirmasi untuk A. tuberosa. Secara klasik, resin pahit/asclepiadin dan kardenolida dapat merangsang refleks sekretolitik melalui iritasi mukosa lambung dan aktivasi jalur vagal, sehingga meningkatkan sekresi mukus bronkial. Hipotesis lain adalah kardenolida memodulasi kontraktilitas otot polos bronkus melalui Na+/K+-ATPase dan perubahan konsentrasi Ca2+ intraseluler, tetapi belum diuji pada tanaman ini.

    Senyawa Aktif: asclepiadin, kardenolida, resin
    Tampilkan
  2. Diaforesis pada demam (terapi suportif tradisional)

    Tidak ada data farmakologis eksperimental untuk efek diaforetik A. tuberosa. Diduga kardenolida memengaruhi respons otonom/vaskular perifer sehingga terjadi vasodilatasi kulit dan keringat, tetapi mekanisme ini masih teoretis dan belum diuji.

    Senyawa Aktif: asclepiadin, minyak atsiri, resin
    Tampilkan
  3. Penggunaan tradisional untuk radang/nyeri pleura dan gangguan muskuloskeletal inflamasi

    Hipotesis berdasarkan kelas kardenolida: kardenolida dapat berikatan dengan subunit α Na+/K+-ATPase, mengaktifkan jalur Src/ERK, dan menekan aktivasi NF-κB, sehingga menurunkan produksi mediator proinflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan COX-2. Belum ada studi mekanistik langsung pada A. tuberosa.

    Senyawa Aktif: asclepiadin, kardenolida, flavonoid kuersetin dan glikosidanya
    Tampilkan

Advertisement

III. Kandungan Pleurisy Root

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Pleurisy Root.

  1. Asclepiadin (resin glikosida kardenolida)

    Golongan: Cardenolida (glikosida jantung)
    Bagian Tanaman: Akar/rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Menghambat Na+/K+-ATPase; Pada Dosis Sub-toksik Meningkatkan Kontraktilitas Miokard; Efek Iritan Mukosa Secara Tradisional Digunakan Untuk Membantu Ekspektorasi.
    Tampilkan
  2. Coroglaucigenin

    Golongan: Cardenolida (aglikon)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Penghambat Na+/K+-ATPase; Efek Inotropik Dan Antiproliferatif Pada Sel Tumor Secara In Vitro.
    Tampilkan
  3. Uzarigenin

    Golongan: Cardenolida (aglikon)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Kardioaktif; Menghambat Na+/K+-ATPase Dan Menunjukkan Efek Sitotoksik Pada Lini Sel Tumor Dalam Studi Preklinis.
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

Boneset

Eupatorium perfoliatum

Sarsaparilla

Smilax officinalis