Konnyaku

Konjac | Amorphophallus konjac
Nama
Konnyaku (Konjac)
Nama Latin/Ilmiah
Amorphophallus konjac
Famili
Bagian Digunakan
Umbi
Rasa
Hambar, netral
Nama Lain
Konnyaku (Jepang), moyu (Cina), gonyak (Korea), khoai nưa (Vietnam)
Asal
Konjac berasal dari Tiongkok, Jepang, dan Asia Tenggara.
Kandungan Utama
Glucomannan

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Konnyaku

Konnyaku, atau yang dikenal dengan nama ilmiah Amorphophallus konjac, adalah tumbuhan herbal dari famili Araceae yang berasal dari kawasan Asia Timur dan Tenggara, terutama tumbuh subur di daerah beriklim tropis dan subtropis seperti Indonesia, Tiongkok, dan Jepang. Tanaman ini memiliki ciri khas berupa umbi batang yang bulat besar dengan daging berwarna putih atau kekuningan, serta satu daun majemuk besar yang tumbuh dari batang tegak. Meskipun sekilas mirip dengan bunga bangkai karena masih satu genus, konnyaku tidak menghasilkan bunga yang mencolok, melainkan justru dibudidayakan untuk diambil umbinya yang kaya akan serat pangan.

Baca Lebih Lanjut
Update: 03 Agu 2026 - 15:50:11
 

II. Manfaat Konnyaku

6 Manfaat Konnyaku untuk kesehatan.

  1. Hiperkolesterolemia dan dislipidemia

    Glucomannan (KGM) membentuk gel viskos dalam usus halus sehingga meningkatkan viskositas luminal, mengikat asam empedu, dan meningkatkan ekskresi asam empedu melalui feses. Hati lalu meningkatkan konversi kolesterol menjadi asam empedu dan mengekspresikan LDL-reseptor, sehingga menurunkan kolesterol-LDL plasma. Produk fermentasi di kolon, terutama propionat, menghambat HMG-CoA reduktase serta menekan lipogenesis hepatik.

    Senyawa Aktif: Glucomannan, Asetil-glucomannan, Beta-(1→4)-D-manosa/glukosa heteropolisakarida
    Tampilkan
  2. Diabetes melitus tipe 2 – kontrol glukosa darah dan HbA1c

    KGM memperlambat pengosongan lambung dan membentuk matriks gel yang menghalangi difusi glukosa ke enterosit, sehingga menurunkan lonjakan glukosa postprandial. Di kolon, fermentasi KGM menghasilkan SCFA (butirat, propionat) yang mengaktifkan FFA2/FFA3 pada sel L, meningkatkan sekresi GLP-1 dan PYY, lalu memperbaiki sensitivitas insulin dan sekresi insulin yang responsif.

    Senyawa Aktif: Glucomannan, Glucomannan-oligosakarida (KOS) hasil fermentasi, D-manosa (sebagai monomer penyusun)
    Tampilkan
  3. Obesitas dan pengelolaan berat badan

    KGM yang higroskopis mengembang di lambung, meningkatkan distensi lambung dan menstimulasi reseptor regang vagal → sinyal satiety ke hipotalamus. Viskositas menunda pengosongan lambung dan absorpsi nutrisi, memperlambat lonjakan insulin, serta fermentasi kolon menghasilkan SCFA yang menstimulasi GLP-1/PYY dan menekan ghrelin.

    Senyawa Aktif: Glucomannan, Serat pangan larut konjak/KGM asetat, Beta-mannan
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


III. Kandungan Konnyaku

5 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Konnyaku.

  1. Glucomannan (β-1,4-D-glukosa-D-mannosa)

    Golongan: Polisakarida (serat larut)
    Bagian Tanaman: Umbi (corm)
    Aktivitas Farmakologis:
    Menurunkan LDL-kolesterol; Menurunkan Glukosa Postprandial; Meningkatkan Rasa Kenyang; Prebiotik Dan Laksatif..
    Tampilkan
  2. Konjac oligosakarida (KOS; hasil hidrolisis KGM, DP 2–10)

    Golongan: Oligosakarida
    Bagian Tanaman: Umbi (corm) setelah hidrolisis KGM
    Aktivitas Farmakologis:
    Prebiotik; Meningkatkan Populasi Bifidobacterium; Meningkatkan Produksi Asam Lemak Rantai Pendek (SCFA); Imunomodulator Usus..
    Tampilkan
  3. Konjac ceramide (glikosilseramida)

    Golongan: Sfingolipid
    Bagian Tanaman: Umbi (corm)
    Aktivitas Farmakologis:
    Memperbaiki Fungsi Barier Kulit; Mengurangi Transepidermal Water Loss; Efek Antiinflamasi Pada Dermatitis Atopik..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+2)

Umbi Garut

Maranta arundinacea

Spirulina

Arthrospira platensis

Cari: