Advertisement
Annatto atau Kesumba, yang memiliki nama ilmiah Bixa orellana, adalah tanaman perdu tropis yang berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini dikenal terutama karena bijinya yang dilapisi pulp merah pekat, yang sejak zaman pra-Kolumbus telah digunakan oleh suku asli sebagai pewarna alami untuk tubuh, tekstil, dan kosmetik. Pigmen utama yang terkandung dalam pulp tersebut adalah bixin dan norbixin, dua senyawa karotenoid yang memberikan warna jingga hingga merah terang. Selain sebagai pewarna, biji Bixa orellana juga memiliki nilai tradisional sebagai rempah dan bahan pengawet makanan, serta secara historis digunakan dalam ritual adat di berbagai budaya Amazon.
Advertisement
Secara botanis, Bixa orellana termasuk dalam famili Bixaceae dan dapat tumbuh hingga setinggi 6–10 meter. Bunganya berwarna putih atau merah muda dengan lima kelopak, menyerupai bunga mawar mini, dan menghasilkan buah berbentuk kapsul berduri lunak yang berisi banyak biji kecil berwarna merah. Tanaman ini tumbuh subur di daerah beriklim tropis dengan curah hujan tinggi dan sinar matahari penuh. Di Indonesia, Bixa orellana sudah lama dikenal dengan nama Kesumba dan dibudidayakan di beberapa pulau, terutama di Jawa dan Sumatera, meskipun tidak sepopuler di negara asalnya. Bagian yang paling bernilai adalah biji yang telah dikeringkan, yang dapat langsung digunakan atau diolah menjadi pasta, bubuk, maupun ekstrak cair.
Dalam industri modern, ekstrak Bixa orellana menjadi pewarna makanan alami yang aman dan disetujui secara global, sering diberi label E160b. Pewarna ini memberikan warna oranye keemasan pada produk seperti keju, mentega, es krim, daging olahan, hingga snack. Selain itu, kandungan antioksidannya juga menarik minat peneliti untuk pengembangan kosmetik dan suplemen kesehatan, meskipun klaim medis tradisional seperti pengobatan luka dan demam masih perlu dikaji lebih lanjut. Keunikan annatto tidak hanya terletak pada warnanya yang cerah dan stabil terhadap panas, tetapi juga pada jejak sejarahnya yang kaya sebagai penghubung antara budaya kuno dan industri pangan masa kini.
Manfaat Annatto / Kesumba untuk kesehatan.
Senyawa bixin dan norbixin bekerja sebagai pemulung radikal bebas langsung, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase (SOD), katalase, dan glutation peroksidase melalui aktivasi faktor transkripsi Nrf2. Tokotrienol (terutama gamma-tokotrienol) juga menstabilkan membran sel dan menghambat peroksidasi lipid.
Gamma-tokotrienol menghambat aktivitas HMG-CoA reduktase melalui degradasi protein secara proteasomal, menurunkan sintesis kolesterol hepatik. Selain itu, meningkatkan ekspresi reseptor LDL di hati dan mengurangi oksidasi LDL.
Bixin dan norbixin menghambat jalur NF-κB, menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, dan sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-6) pada makrofag dan kondrosit. Tokotrienol juga memodulasi aktivasi mikroglia dan meredakan nyeri melalui jalur TRPV1.
Senyawa bixin dan geranylgeraniol mengganggu integritas membran bakteri dengan berikatan pada lipid bilayer, menyebabkan kebocoran ion dan sitoplasma. Pada jamur, menghambat sintesis ergosterol.
Advertisement
Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Annatto / Kesumba.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Annatto / Kesumba.