Cleavers

Galium aparine
Nama: Cleavers
Nama Latin/Ilmiah: Galium aparine
Famili: Rubiaceae

Kandungan:
Asperuloside, iridoid glikosida, flavonoid, tanin
Nama Lain:
goosegrass (United Kingdom), stickyweed (United States), catchweed (Canada), klebkraut (Germany), grateron (France)
Asal:
Eropa, Afrika Utara, dan Asia
Bagian Utama:
Daun, Batang Muda, dan Biji
Rasa:
Pahit

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Cleavers

Cleavers (Galium aparine), yang juga dikenal sebagai tanaman tempel atau goosegrass, adalah tumbuhan herba tahunan dari famili Rubiaceae. Tanaman ini mudah dikenali dari batangnya yang bersegi empat dan ditutupi oleh rambut-rambut kecil yang melengkung ke belakang, memberikan tekstur yang lengket dan kasar. Daunnya tersusun dalam lingkaran (whorls) sebanyak 6–8 helai di setiap buku, berbentuk lanset hingga linear, dengan ujung meruncing. Ciri paling khas adalah buahnya yang kecil, berbentuk seperti kancing, dan tertutup oleh rambut kait (glochids) yang membuatnya mudah menempel pada pakaian atau bulu hewan sebagai mekanisme penyebaran biji.

Advertisement

Tanaman ini tumbuh subur di daerah beriklim sedang hingga subtropis, sering ditemukan di tepi hutan, semak belukar, lahan pertanian, dan area terganggu. Galium aparine memiliki kemampuan memanjat dengan cepat menggunakan batangnya yang lentur dan rambut perekat, sehingga sering kali membentuk gulma yang invasif di kebun atau ladang. Meskipun dianggap sebagai gulma, cleavers memiliki nilai ekologis sebagai sumber makanan bagi beberapa serangga dan burung. Dalam pengobatan tradisional, tanaman ini digunakan untuk meredakan peradangan, membersihkan getah bening, dan diuretik ringan, meskipun perlu penelitian lebih lanjut untuk memvalidasi klaim tersebut.

Reproduksi cleavers terjadi secara seksual melalui biji yang tersebar secara epizoochory, yakni dengan menempel pada hewan atau manusia. Satu tanaman dapat menghasilkan ratusan biji yang tetap viabel di dalam tanah selama beberapa tahun. Strategi penyebaran ini sangat efektif sehingga Galium aparine dapat dengan cepat mengkolonisasi area baru. Selain itu, tanaman ini juga mampu beregenerasi dari fragmen batang jika kondisi lembab, menambah sifat invasifnya. Meskipun demikian, daun mudanya dapat dimakan setelah dimasak dan sering ditambahkan ke dalam salad atau sup di beberapa budaya, memberikan rasa segar dan kaya akan nutrisi seperti vitamin C dan flavonoid.

Update: 31 Jul 2026 - 02:16:10

 

II. Manfaat Cleavers

Manfaat Cleavers untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada Edema dan Nyeri Sendi

    Penghambatan aktivasi jalur NF-κB dan penurunan ekspresi COX-2 serta produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) melalui modulasi jalur MAPK. Senyawa iridoid seperti asperuloside menghambat fosforilasi p38 dan ERK1/2, sementara flavonoid quercetin menekan aktivitas lipoksigenase.

    Senyawa Aktif: Asperuloside, Kuersetin, Monotropein
    Tampilkan
  2. Diuretik dan Pembersih Saluran Kemih

    Peningkatan ekskresi natrium dan klorida melalui inhibisi kotransporter Na+-K+-2Cl- di segmen asenden Henle, serta peningkatan aliran darah ginjal akibat efek vasodilatasi dari flavonoid dan kalium organik.

    Senyawa Aktif: Kaempferol, Kuersetin, Kalium sitrat
    Tampilkan
  3. Antioksidan dan Penangkal Radikal Bebas

    Donasi elektron dari gugus hidroksil fenolik flavonoid dan asam fenolat untuk menetralkan radikal bebas (DPPH, ABTS, ROS), mengaktifkan enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) melalui jalur Keap1/Nrf2.

    Senyawa Aktif: Quercetin-3-O-glukosida, Asam Klorogenat, Kaempferol-3-O-rutinosida
    Tampilkan
  4. Antimikroba Spektrum Luas

    Gangguan integritas membran bakteri melalui interaksi dengan lipid bilayer dan inhibisi sintesis protein ribosom, serta pengkelatan ion besi yang esensial bagi pertumbuhan mikroba. Iridoid asperuloside menginhibisi enzim sortase A pada Staphylococcus aureus.

    Senyawa Aktif: Asperuloside, Asam Galat, Kuersetin
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Cleavers

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Cleavers.

  1. Asperuloside

    Golongan: Iridoid Glikosida
    Bagian Tanaman: Herba (seluruh bagian)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Analgesik, Antipiretik, Dan Laksatif Ringan.
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun dan batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Kuat, Antiinflamasi, Antikanker, Protektif Kardiovaskular.
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Neuroprotektif, Dan Antimikroba.
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

Meadowsweet

Filipendula ulmaria

Self-Heal

Prunella vulgaris