Tapak Kuda

Beach Morning Glory | Ipomoea pes-caprae
Tapak Kuda
Nama
Tapak Kuda (Beach Morning Glory)
Nama Latin/Ilmiah
Ipomoea pes-caprae
Bagian Digunakan
Daun Muda, Pucuk
Rasa
Pahit, sepat

Nama Lain
Katang-Katang (Indonesia), Railroad vine (US), Goat's foot (Australia), Kangkung laut (Malaysia)
Asal
Daerah pesisir tropis dan subtropis di seluruh dunia
Kandungan Utama
Resin glikosida, flavonoid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Tapak Kuda

Ipomoea pes-caprae, yang dikenal sebagai Beach Morning Glory atau Tapak Kuda, adalah tumbuhan merambat pantai yang memiliki adaptasi luar biasa terhadap lingkungan pesisir yang keras. Daunnya yang khas berbentuk seperti tapak kuda (menyerupai jejak kaki kuda) menjadi asal usul nama lokalnya. Tumbuhan ini memiliki sistem perakaran yang dalam dan menyebar luas untuk menambat pasir, serta batang yang lentur dan tahan terhadap hembusan angin laut dan semprotan garam. Permukaan daunnya yang tebal dan berlilin membantu mengurangi penguapan, sementara bunga ungu cerahnya mekar di pagi hari dan menutup menjelang siang, menarik penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu.

Baca Lebih Lanjut
Update: 17 Agu 2026 - 18:41:31
 

II. Ciri-ciri Tapak Kuda

Tanaman ini adalah 'penghuni setia' area pesisir pantai. Dia suka tumbuh di hamparan pasir yang panas, tahan terhadap kadar garam yang tinggi, dan sering jadi tanaman perintis yang membantu menstabilkan gundukan pasir supaya nggak gampang tererosi angin. Karakteristik/ciri-ciri Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Tumbuh merambat (menjalar) di atas permukaan tanah dengan batang yang panjang dan bisa mencapai puluhan meter.
Akar Punya sistem akar yang keluar dari buku-buku batangnya (akar adventif), bikin dia bisa mencengkeram pasir dengan kuat.
Batang Batangnya fleksibel, agak tebal, dan mengandung air. Kalau patah, biasanya keluar getah putih.
Daun Bentuknya unik banget, mirip jejak kaki kambing (itu kenapa namanya 'pes-caprae'). Daunnya tebal, agak berdaging, dan permukaannya licin mengkilap untuk mengurangi penguapan.
Bunga Bentuknya seperti terompet atau corong khas keluarga Convolvulaceae, warnanya cantik antara ungu kemerahan sampai merah muda cerah.
Buah Dan Biji Buahnya berbentuk kapsul bulat kecil. Bijinya punya lapisan luar yang tahan air dan bisa mengapung di laut, jadi bisa menyebar ke pantai lain terbawa arus.

III. Kandungan Tapak Kuda

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Tapak Kuda.

  1. Quercetin-3-O-rutinoside (Rutin)

    Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Vasoprotektif.
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antimikroba, Antikanker (in Vitro).
    Tampilkan
  3. Golongan: Asam Fenolat
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antihiperglikemik, Antimikroba.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

IV. Interaksi & Kontraindikasi Tapak Kuda

Interaksi & Kontraindikasi Tapak Kuda dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (misal metformin, insulin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Pantau kadar gula darah secara ketat karena potensi efek hipoglikemik. Konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antikoagulan atau antiplatelet (misal warfarin, aspirin, clopidogrel)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan bersamaan karena risiko perdarahan akibat efek anti-inflamasi. Evaluasi pembekuan darah jika perlu.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS) (misal ibuprofen, diklofenak)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Potensi efek aditif pada saluran cerna dan fungsi ginjal. Gunakan dengan hati-hati dan dalam pengawasan.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+7)

V. Efek Samping Tapak Kuda

Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae) adalah tanaman pantai yang secara tradisional sering digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan seperti nyeri rematik, sengatan ubur-ubur, dan peradangan kulit. Meskipun memiliki potensi sebagai agen antiinflamasi dan analgetik berdasarkan kandungan fitokimianya seperti flavonoid, saponin, dan tanin, konsumsi atau penggunaan tanaman ini tanpa takaran yang tepat dapat memicu berbagai efek samping merugikan. Efek samping yang paling umum dilaporkan berkaitan dengan gangguan saluran pencernaan apabila tanaman ini dikonsumsi secara oral, seperti mual, muntah, kram perut, dan diare akibat sifat laksatif ringan dari beberapa senyawa aktifnya.

Baca Semua Efek Samping

VI. Studi Klinis & Meta-Analisis Tapak Kuda

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Tapak Kuda.

  1. Efikasi dan keamanan ekstrak Ipomoea pes-caprae terhadap hemoroid kronis: uji acak tersamar ganda terkendali plasebo

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Ekstrak Tapak Kuda menurunkan skor nyeri, perdarahan, dan rasa gatal secara bermakna dibandingkan plasebo pada minggu ke-4. Tidak ditemukan efek samping sistemik yang serius selama periode penelitian.
    Tampilkan
  2. Aktivitas antiinflamasi dan analgetik ekstrak etanol daun Tapak Kuda pada model nyeri dan edema tikus

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Pemberian ekstrak dosis 200 dan 400 mg/kg menurunkan edema kaki secara signifikan dibandingkan kontrol. Efek analgetik pada dosis 400 mg/kg setara dengan natrium diklofenak.
    Tampilkan
  3. Ekstrak Ipomoea pes-caprae menghambat ekspresi iNOS dan COX-2 pada makrofag RAW264.7 yang distimulasi lipopolisakarida

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Ekstrak menurunkan produksi nitrit oksida dan TNF-α serta menurunkan ekspresi iNOS dan COX-2 secara bergantung dosis. Senyawa aktif utama diduga adalah klorogenat dan kuersetin.
    Tampilkan

VII. FAQ Tapak Kuda

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Tapak Kuda.

Apa itu Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae) dan bagaimana penggunaannya dalam pengobatan tradisional?
Tapak Kuda adalah tanaman merambat pantai yang digunakan secara tradisional di Asia Tenggara dan Pasifik untuk mengobati gigitan serangga, sengatan ubur-ubur, luka, diare, dan peradangan. Daunnya sering ditumbuk dan dioleskan topikal atau direbus untuk diminum. Penggunaan ini didukung oleh studi etnofarmakologi yang mendokumentasikan aktivitas antiinflamasi dan analgesiknya (Journal of Ethnopharmacology, 2005, Vol. 99, hal. 307-312).
Apa saja senyawa fitokimia utama yang terkandung dalam Tapak Kuda?
Tapak Kuda mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk resin glikosida seperti pescaproside dan stoloniferoide, flavonoid (misalnya kuersetin, kamferol), alkaloid, tanin, dan terpenoid. Komponen-komponen ini bertanggung jawab atas aktivitas antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan yang dilaporkan dalam Phytotherapy Research (2006, Vol. 20, hal. 821-826).
Apakah Tapak Kuda aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak dianjurkan. Tapak Kuda diketahui memiliki efek stimulan pada otot polos uterus berdasarkan penelitian pada hewan, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kontraksi prematur atau keguguran. Studi pada Journal of Natural Medicines (2007, Vol. 61, hal. 243-247) mencatat aktivitas oksitosik dari ekstraknya. Ibu menyusui juga harus menghindari karena belum ada data keamanan mengenai ekskresi dalam ASI.
Bagaimana cara penggunaan Tapak Kuda untuk mengatasi gigitan serangga atau sengatan ubur-ubur?
Daun segar Tapak Kuda ditumbuk hingga halus lalu dioleskan langsung pada area yang terkena gigitan atau sengatan. Praktik ini didasarkan pada bukti bahwa ekstrak daun memiliki aktivitas antiinflamasi dan analgetik yang signifikan, serta dapat menghambat enzim fosfolipase A2 dari bisa ubur-ubur. Penelitian dalam Toxicon (2008, Vol. 52, hal. 507-514) menunjukkan efek perlindungan terhadap nekrosis kulit akibat sengatan ubur-ubur.
Apakah Tapak Kuda dapat digunakan untuk mengatasi diare?
Ya, penggunaan tradisional untuk diare didukung oleh studi farmakologis. Ekstrak daun Tapak Kuda menunjukkan aktivitas antidiare pada tikus dengan menghambat motilitas usus dan mengurangi akumulasi cairan intestinal. Senyawa seperti resin glikosida dan flavonoid diduga berperan. Temuan ini dilaporkan dalam Journal of Ethnopharmacology (2010, Vol. 128, hal. 522-527). Namun, konsumsi internal harus dilakukan dengan hati-hati karena dosis tinggi dapat menyebabkan efek laksatif sebaliknya.
Apa efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan Tapak Kuda?
Efek samping yang dilaporkan terutama terkait dengan penggunaan oral berlebihan, antara lain mual, muntah, diare, dan iritasi lambung karena kandungan resin glikosida yang bersifat purgatif. Penggunaan topikal umumnya aman, namun pada individu sensitif dapat menyebabkan iritasi kulit ringan. Studi toksisitas akut pada mencit menunjukkan LD50 yang relatif tinggi, tetapi penggunaan jangka panjang belum banyak diteliti (Pharmaceutical Biology, 2012, Vol. 50, hal. 670-676).
Apakah Tapak Kuda aman untuk anak-anak?
Keamanan Tapak Kuda pada anak-anak belum ditetapkan melalui uji klinis. Penggunaan topikal untuk gigitan serangga mungkin dapat diterima dalam jumlah kecil, namun konsumsi oral tidak disarankan karena potensi efek pencahar dan kurangnya data dosis yang tepat. Penelitian pada hewan muda juga masih terbatas. Orang tua disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan (Traditional Medicine Research, 2017, Vol. 2, hal. 45-52).

Sisik Naga

Drymoglossum piloselloides

Bawang Putih

Allium sativum

Cari: