Perilla

Shiso | Perilla frutescens
Perilla
Nama
Perilla (Shiso)
Nama Latin/Ilmiah
Perilla frutescens
Bagian Digunakan
Daun, Biji
Rasa
Mint, basil, cinnamon

Nama Lain
Kkaennip (Korea), tía tô (Vietnam), zisu (Tiongkok), beefsteak plant (Inggris), shiso (Jepang)
Asal
Cina, Jepang, Korea, India, Nepal
Kandungan Utama
Perillaldehyde, asam rosmarinat, luteolin, apigenin

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Perilla

Perilla frutescens, yang dikenal luas sebagai shiso (Jepang) atau perilla, adalah tanaman herba tahunan dari keluarga Lamiaceae (mint). Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan Tenggara, namun kini telah menyebar ke berbagai belahan dunia. Secara botani, shiso memiliki daun yang lebar dan bergerigi, dengan dua varietas utama: daun hijau (ao-shiso) dan daun ungu kemerahan (aka-shiso). Daunnya kaya akan minyak atsiri yang memberikan aroma unik, mirip campuran basil, mint, dan kayu manis, dengan sedikit rasa pedas. Bunganya kecil, berwarna putih atau ungu, dan muncul di batang terminal. Tanaman ini tumbuh subur di iklim hangat dan sering dibudidayakan di kebun rumah tangga sebagai bumbu dapur.

Baca Lebih Lanjut
Update: 10 Agu 2026 - 19:00:04
 

II. Ciri-ciri Perilla

Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan biasanya tumbuh subur di area yang lembap, agak teduh, serta menyukai tanah yang kaya unsur hara dan memiliki drainase yang baik. Karakteristik/ciri-ciri Perilla (Perilla frutescens):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Tumbuhan herba semusim yang bisa tumbuh tegak hingga tinggi 60–90 cm.
Batang Berbentuk kotak (persegi), berbulu halus, dan kadang memiliki semburat warna ungu atau hijau terang.
Daun Bentuknya seperti jantung (ovate) dengan pinggiran bergerigi kasar, teksturnya sedikit berkerut, dan aromanya sangat khas jika diremas.
Bunga Muncul dalam bentuk tandan (raceme) di ujung batang, ukurannya kecil, berwarna putih hingga keunguan.
Akar Sistem perakaran tunggang yang tidak terlalu dalam, memudahkan tanaman untuk dipindahkan atau ditanam di pot.
Warna Khas Sangat variatif, ada yang hijau segar, ungu gelap (perilla merah), atau kombinasi keduanya tergantung kultivarnya.

III. Manfaat Perilla

8 Manfaat Perilla untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada penyakit alergi (rinitis alergi, asma alergi)

    Penghambatan aktivasi NF-κB dan jalur COX-2, penurunan produksi IgE, serta supresi degranulasi sel mast melalui inhibisi aktivitas fosfolipase A2. Asam rosmarinic menghambat sintesis leukotrien dan prostaglandin pro-inflamasi, sementara luteolin memodulasi respons Th2.

    Senyawa Aktif: Asam Rosmarinat, Luteolin, Perillaldehyde
    Tampilkan
  2. Antioksidan dan perlindungan terhadap stres oksidatif

    Peningkatan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, GPx, katalase) melalui aktivasi Nrf2/ARE pathway. Senyawa polifenol mengkelat ion logam transisi dan memadamkan radikal bebas secara langsung. Luteolin dan asam rosmarinic juga menghambat produksi ROS yang dimediasi NADPH oksidase.

    Tampilkan
  3. Antimikroba spektrum luas

    Disrupsi membran sel bakteri melalui interaksi dengan lipid bilayer, menyebabkan kebocoran ion dan lisis sel. Perillaldehyde dan asam rosmarinic menghambat sintesis protein bakteri dan biofilm formation. Pada jamur, senyawa mengganggu ergosterol dan dinding sel.

    Senyawa Aktif: Perillaldehyde, Asam Rosmarinat, Limonen
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Perilla

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Perilla.

  1. Perillaldehyde

    Golongan: Monoterpenoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Antimikroba, Sedatif Ringan, Dan Antispasmodik. Menghambat Mediator Inflamasi Seperti TNF-α Dan IL-6 Pada Studi In Vitro Dan Hewan..
    Tampilkan
  2. Golongan: Asam fenolat
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Kuat, Antiinflamasi, Antialergi (menghambat Degranulasi Sel Mast), Dan Neuroprotektif. Didukung Uji Klinis Kecil Pada Manusia Untuk Gejala Alergi..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi (menghambat COX-2 Dan INOS), Antikanker (induksi Apoptosis), Dan Neuroprotektif. Sebagian Besar Bukti Dari Studi In Vitro Dan Hewan; Uji Klinis Manusia Masih Terbatas..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Perilla

Interaksi & Kontraindikasi Perilla dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Kehamilan dan menyusui

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan karena belum ada data keamanan yang memadai; potensi efek stimulasi uterus belum dapat dikesampingkan.

  2. Penggunaan pada penderita Penggunaan antikoagulan (warfarin, heparin, aspirin dosis tinggi) atau gangguan perdarahan

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan bersamaan karena shiso memiliki efek antiplatelet dan antikoagulan ringan yang dapat meningkatkan risiko perdarahan. Konsultasi dokter wajib.

  3. Operasi elektif atau prosedur invasif

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hentikan konsumsi minimal 2 minggu sebelum jadwal operasi untuk mengurangi risiko perdarahan berlebihan.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Perilla

Perilla (Perilla frutescens) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah moderat sebagai makanan. Namun, penggunaan ekstrak, biji, atau minyak perilla dalam dosis tinggi atau jangka panjang dapat menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi gangguan pencernaan ringan seperti diare, kembung, dan mual. Minyak perilla yang kaya akan asam alfa-linolenat (ALA) juga dapat memperlambat pembekuan darah, sehingga meningkatkan risiko memar atau perdarahan, terutama pada individu yang memiliki gangguan perdarahan atau sedang mengonsumsi obat antikoagulan.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Perilla

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Perilla.

  1. Suplementasi minyak biji perilla memperbaiki profil lipid pada subjek dislipidemia ringan: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Suplementasi minyak biji perilla menurunkan LDL dan trigliserida secara bermakna dibandingkan plasebo. Tidak ada perubahan signifikan pada HDL kolesterol dan fungsi hati.
    Tampilkan
  2. Perilla frutescens untuk rinitis alergi: tinjauan sistematis dan meta-analisis uji klinis acak

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Ekstrak daun perilla mengurangi skor gejala bersin dan hidung tersumbat dibandingkan plasebo. Efek samping yang dilaporkan ringan dan tidak berbeda bermakna dengan plasebo.
    Tampilkan
  3. Ekstrak daun Perilla frutescens melindungi kerusakan kulit akibat sinar UVB pada mencit tanpa bulu

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Pemberian topikal ekstrak perilla menurunkan ketebalan epidermis dan ekspresi MMP-1 serta meningkatkan kadar kolagen kulit. Efek anti-fotoaging terutama dikaitkan dengan kandungan asam rosmarinat.
    Tampilkan

VIII. FAQ Perilla

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Perilla.

Apa itu Shiso (Perilla frutescens) dan bagaimana penggunaannya dalam konsumsi sehari-hari?
Shiso (Perilla frutescens) adalah tanaman herbal dari keluarga Lamiaceae yang banyak digunakan dalam masakan Asia, terutama Jepang, Korea, dan Cina. Daunnya dikonsumsi segar sebagai lalapan, acar, atau sebagai bumbu dalam sup, salad, dan hidangan nasi. Bijinya juga digunakan untuk menghasilkan minyak yang kaya akan asam lemak omega-3. Secara tradisional, shiso juga dijadikan teh herbal. (Journal of Ethnopharmacology, 2018)
Apa saja kandungan fitokimia utama dalam daun Shiso dan manfaatnya bagi kesehatan?
Daun Shiso mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid (luteolin, apigenin), asam fenolat (asam rosmarinic, asam caffeic), dan minyak atsiri (perillaldehyde, limonene). Komponen ini berkontribusi pada aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba. Asam rosmarinic khususnya telah terbukti memiliki efek anti-alergi dengan menghambat pelepasan histamin. (Phytochemistry Reviews, 2020)
Apakah Shiso aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak ada studi klinis yang memadai mengenai keamanan Shiso pada ibu hamil dan menyusui. Secara tradisional, konsumsi dalam jumlah makanan dianggap aman, namun dosis tinggi sebagai suplemen atau ekstrak tidak dianjurkan karena belum ada data toksisitas reproduksi. Beberapa senyawa seperti perillaldehyde dapat memengaruhi sistem saraf pada dosis tinggi. Sebaiknya konsultasi dengan tenaga medis sebelum menggunakan Shiso dalam bentuk pekat selama kehamilan dan menyusui. (Drugs and Lactation Database, 2021)
Bagaimana penggunaan Shiso untuk anak-anak dan bayi?
Penggunaan Shiso pada anak-anak dan bayi belum diteliti secara luas. Dalam jumlah kecil sebagai bahan makanan (misalnya daun segar dalam sup) umumnya dianggap aman untuk anak di atas usia 2 tahun. Namun, karena potensi efek alergi dan kandungan minyak atsiri yang kuat, tidak disarankan memberikan Shiso dalam bentuk ekstrak pekat atau suplemen kepada bayi. Untuk anak dengan riwayat alergi, perkenalkan dengan hati-hati. (Pediatric Allergy and Immunology, 2019)
Apa efek samping potensial dari konsumsi Shiso?
Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan, seperti gangguan pencernaan, mual, atau reaksi alergi pada individu sensitif. Konsumsi minyak biji Shiso dalam dosis tinggi dapat menyebabkan diare. Senyawa perillaldehyde dalam minyak atsiri dapat bersifat iritan pada kulit atau mukosa jika digunakan secara topikal tanpa pengenceran. Pada dosis sangat tinggi (ekstrak), potensi hepatotoksisitas telah terlihat pada studi hewan, namun belum ada kasus pada manusia. (Food and Chemical Toxicology, 2017)
Apakah Shiso memiliki efek obat tradisional yang didukung bukti ilmiah?
Ya, beberapa efek obat tradisional telah dikonfirmasi secara ilmiah. Ekstrak Shiso menunjukkan aktivitas anti-alergi pada rinitis alergi melalui penghambatan IgE dan histamin. Efek anti-inflamasi juga didukung oleh penurunan sitokin pro-inflamasi (IL-6, TNF-α). Studi pada hewan dan in vitro juga menunjukkan potensi antidepresan dan neuroprotektif, meskipun uji klinis pada manusia masih terbatas. (Journal of Medicinal Food, 2021)
Bagaimana dosis atau takaran yang dianjurkan untuk konsumsi Shiso?
Tidak ada dosis standar yang ditetapkan secara resmi. Untuk konsumsi sehari-hari, 3-5 lembar daun segar per hari dianggap aman. Dalam bentuk teh, 1-2 sendok teh daun kering diseduh dalam air panas. Suplemen ekstrak biasanya mengandung 500-1000 mg per hari, namun disarankan mengikuti petunjuk produk dan berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter. Penggunaan minyak biji Shiso sebagai sumber omega-3 umumnya 1-2 sendok teh per hari. (Natural Medicines Comprehensive Database, 2022)
Apakah Shiso berinteraksi dengan obat-obatan tertentu?
Shiso dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan (warfarin) karena memiliki efek antiplatelet ringan yang dapat meningkatkan risiko perdarahan. Senyawa rosmarinic acid juga dapat mempengaruhi metabolisme obat melalui enzim CYP450, meskipun data klinis masih terbatas. Hindari penggunaan Shiso dosis tinggi bersamaan dengan obat penurun tekanan darah atau obat diabetes karena potensi efek aditif. Konsultasi dengan dokter jika Anda mengonsumsi obat-obatan resep. (Phytotherapy Research, 2019)

Ketumbar Bolivia

Porophyllum ruderale

Curry Plant

Helichrysum italicum

Cari: