• Herbapedia.id

Shiso / Perilla

Perilla frutescens

Info

Nama: Shiso / Perilla
Nama Ilmiah: Perilla frutescens
Famili: Lamiaceae

Nama Lain:
Kkaennip (Korea), tía tô (Vietnam), zisu (Tiongkok), beefsteak plant (Inggris), shiso (Jepang)
Asal:
Cina, Jepang, Korea, India, Nepal
Bagian Utama:
Daun, Biji
Rasa:
Mint, basil, cinnamon

Advertisement


I. Tentang Shiso / Perilla

Perilla frutescens, yang dikenal luas sebagai shiso (Jepang) atau perilla, adalah tanaman herba tahunan dari keluarga Lamiaceae (mint). Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan Tenggara, namun kini telah menyebar ke berbagai belahan dunia. Secara botani, shiso memiliki daun yang lebar dan bergerigi, dengan dua varietas utama: daun hijau (ao-shiso) dan daun ungu kemerahan (aka-shiso). Daunnya kaya akan minyak atsiri yang memberikan aroma unik, mirip campuran basil, mint, dan kayu manis, dengan sedikit rasa pedas. Bunganya kecil, berwarna putih atau ungu, dan muncul di batang terminal. Tanaman ini tumbuh subur di iklim hangat dan sering dibudidayakan di kebun rumah tangga sebagai bumbu dapur.

Advertisement

Dalam kuliner Asia, shiso memiliki tempat istimewa. Di Jepang, daun hijau sering digunakan sebagai hiasan sashimi, pembungkus sushi, atau salad, sementara daun ungu digunakan untuk memberi warna merah muda pada acar umeboshi dan minuman shiso-ju. Di Korea, perilla disebut "kkaennip" dan menjadi pendamping setia daging panggang (samgyeopsal), juga dijadikan kimchi atau bubuk perilla untuk taburan. Di Vietnam dan Tiongkok, daunnya dicampur ke dalam sup atau digoreng. Rasa unik shiso juga menembus gastronomi modern, digunakan dalam koktail, es krim, dan pasta. Biji perilla kaya akan minyak yang sering di ekstrak menjadi minyak perilla, yang memiliki titik asap rendah tetapi kaya akan asam lemak omega-3.

Selain penggunaan kuliner, Perilla frutescens memiliki nilai kesehatan dan budaya yang kaya. Dalam pengobatan tradisional Asia, shiso digunakan untuk mengatasi alergi, asma, dan masalah pencernaan. Penelitian modern menunjukkan bahwa perilla memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri berkat senyawa seperti asam rosmarinat dan luteolin. Minyak perilla juga bermanfaat bagi kesehatan jantung. Secara budaya, di Jepang, shiso sering dikaitkan dengan pengusir roh jahat dan dipakai dalam upacara keagamaan. Daunnya juga digunakan sebagai pewarna alami dalam acar dan kue tradisional. Tanaman ini mudah ditanam dari biji, menyukai matahari penuh, dan tahan terhadap cuaca hangat, menjadikannya pilihan populer bagi pecinta kebun herbal.

Update: 28 Jul 2026 - 02:38:17

 

II. Manfaat Shiso / Perilla

Manfaat Shiso / Perilla untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada penyakit alergi (rinitis alergi, asma alergi)

    Penghambatan aktivasi NF-κB dan jalur COX-2, penurunan produksi IgE, serta supresi degranulasi sel mast melalui inhibisi aktivitas fosfolipase A2. Asam rosmarinic menghambat sintesis leukotrien dan prostaglandin pro-inflamasi, sementara luteolin memodulasi respons Th2.

    Senyawa Aktif: Asam rosmarinic, Luteolin, Perillaldehyde
    Tampilkan
  2. Antioksidan dan perlindungan terhadap stres oksidatif

    Peningkatan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, GPx, katalase) melalui aktivasi Nrf2/ARE pathway. Senyawa polifenol mengkelat ion logam transisi dan memadamkan radikal bebas secara langsung. Luteolin dan asam rosmarinic juga menghambat produksi ROS yang dimediasi NADPH oksidase.

    Senyawa Aktif: Asam rosmarinic, Luteolin, Apigenin
    Tampilkan
  3. Antimikroba spektrum luas

    Disrupsi membran sel bakteri melalui interaksi dengan lipid bilayer, menyebabkan kebocoran ion dan lisis sel. Perillaldehyde dan asam rosmarinic menghambat sintesis protein bakteri dan biofilm formation. Pada jamur, senyawa mengganggu ergosterol dan dinding sel.

    Senyawa Aktif: Perillaldehyde, Asam rosmarinic, Limonene
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Shiso / Perilla

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Shiso / Perilla.

  1. Perillaldehyde

    Golongan: Monoterpenoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Anti-inflamasi, Antimikroba, Sedatif Ringan, Dan Antispasmodik. Menghambat Mediator Inflamasi Seperti TNF-α Dan IL-6 Pada Studi In Vitro Dan Hewan.
    Tampilkan
  2. Asam rosmarinat

    Golongan: Asam fenolat
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Kuat, Anti-inflamasi, Antialergi (menghambat Degranulasi Sel Mast), Dan Neuroprotektif. Didukung Uji Klinis Kecil Pada Manusia Untuk Gejala Alergi.
    Tampilkan
  3. Luteolin

    Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Anti-inflamasi (menghambat COX-2 Dan INOS), Antikanker (induksi Apoptosis), Dan Neuroprotektif. Sebagian Besar Bukti Dari Studi In Vitro Dan Hewan; Uji Klinis Manusia Masih Terbatas.
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

IV. Interaksi & Kontraindikasi Shiso / Perilla

Kehamilan dan menyusui

Tingkat Resiko: Tinggi
Rekomendasi:
Hindari penggunaan karena belum ada data keamanan yang memadai; potensi efek stimulasi uterus belum dapat dikesampingkan.

Penggunaan antikoagulan (warfarin, heparin, aspirin dosis tinggi) atau gangguan perdarahan

Tingkat Resiko: Tinggi
Rekomendasi:
Hindari penggunaan bersamaan karena shiso memiliki efek antiplatelet dan antikoagulan ringan yang dapat meningkatkan risiko perdarahan. Konsultasi dokter wajib.

Operasi elektif atau prosedur invasif

Tingkat Resiko: Tinggi
Rekomendasi:
Hentikan konsumsi minimal 2 minggu sebelum jadwal operasi untuk mengurangi risiko perdarahan berlebihan.
Tampilkan Semua Kontraindikasi

V. FAQ Shiso / Perilla

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Shiso / Perilla.

Apa itu Shiso (Perilla frutescens) dan bagaimana penggunaannya dalam konsumsi sehari-hari?
Shiso (Perilla frutescens) adalah tanaman herbal dari keluarga Lamiaceae yang banyak digunakan dalam masakan Asia, terutama Jepang, Korea, dan Cina. Daunnya dikonsumsi segar sebagai lalapan, acar, atau sebagai bumbu dalam sup, salad, dan hidangan nasi. Bijinya juga digunakan untuk menghasilkan minyak yang kaya akan asam lemak omega-3. Secara tradisional, shiso juga dijadikan teh herbal. (Journal of Ethnopharmacology, 2018)
Apa saja kandungan fitokimia utama dalam daun Shiso dan manfaatnya bagi kesehatan?
Daun Shiso mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid (luteolin, apigenin), asam fenolat (asam rosmarinic, asam caffeic), dan minyak atsiri (perillaldehyde, limonene). Komponen ini berkontribusi pada aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba. Asam rosmarinic khususnya telah terbukti memiliki efek anti-alergi dengan menghambat pelepasan histamin. (Phytochemistry Reviews, 2020)
Apakah Shiso aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak ada studi klinis yang memadai mengenai keamanan Shiso pada ibu hamil dan menyusui. Secara tradisional, konsumsi dalam jumlah makanan dianggap aman, namun dosis tinggi sebagai suplemen atau ekstrak tidak dianjurkan karena belum ada data toksisitas reproduksi. Beberapa senyawa seperti perillaldehyde dapat memengaruhi sistem saraf pada dosis tinggi. Sebaiknya konsultasi dengan tenaga medis sebelum menggunakan Shiso dalam bentuk pekat selama kehamilan dan menyusui. (Drugs and Lactation Database, 2021)
Bagaimana penggunaan Shiso untuk anak-anak dan bayi?
Penggunaan Shiso pada anak-anak dan bayi belum diteliti secara luas. Dalam jumlah kecil sebagai bahan makanan (misalnya daun segar dalam sup) umumnya dianggap aman untuk anak di atas usia 2 tahun. Namun, karena potensi efek alergi dan kandungan minyak atsiri yang kuat, tidak disarankan memberikan Shiso dalam bentuk ekstrak pekat atau suplemen kepada bayi. Untuk anak dengan riwayat alergi, perkenalkan dengan hati-hati. (Pediatric Allergy and Immunology, 2019)
Apa efek samping potensial dari konsumsi Shiso?
Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan, seperti gangguan pencernaan, mual, atau reaksi alergi pada individu sensitif. Konsumsi minyak biji Shiso dalam dosis tinggi dapat menyebabkan diare. Senyawa perillaldehyde dalam minyak atsiri dapat bersifat iritan pada kulit atau mukosa jika digunakan secara topikal tanpa pengenceran. Pada dosis sangat tinggi (ekstrak), potensi hepatotoksisitas telah terlihat pada studi hewan, namun belum ada kasus pada manusia. (Food and Chemical Toxicology, 2017)
Apakah Shiso memiliki efek obat tradisional yang didukung bukti ilmiah?
Ya, beberapa efek obat tradisional telah dikonfirmasi secara ilmiah. Ekstrak Shiso menunjukkan aktivitas anti-alergi pada rinitis alergi melalui penghambatan IgE dan histamin. Efek anti-inflamasi juga didukung oleh penurunan sitokin pro-inflamasi (IL-6, TNF-α). Studi pada hewan dan in vitro juga menunjukkan potensi antidepresan dan neuroprotektif, meskipun uji klinis pada manusia masih terbatas. (Journal of Medicinal Food, 2021)
Bagaimana dosis atau takaran yang dianjurkan untuk konsumsi Shiso?
Tidak ada dosis standar yang ditetapkan secara resmi. Untuk konsumsi sehari-hari, 3-5 lembar daun segar per hari dianggap aman. Dalam bentuk teh, 1-2 sendok teh daun kering diseduh dalam air panas. Suplemen ekstrak biasanya mengandung 500-1000 mg per hari, namun disarankan mengikuti petunjuk produk dan berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter. Penggunaan minyak biji Shiso sebagai sumber omega-3 umumnya 1-2 sendok teh per hari. (Natural Medicines Comprehensive Database, 2022)
Apakah Shiso berinteraksi dengan obat-obatan tertentu?
Shiso dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan (warfarin) karena memiliki efek antiplatelet ringan yang dapat meningkatkan risiko perdarahan. Senyawa rosmarinic acid juga dapat mempengaruhi metabolisme obat melalui enzim CYP450, meskipun data klinis masih terbatas. Hindari penggunaan Shiso dosis tinggi bersamaan dengan obat penurun tekanan darah atau obat diabetes karena potensi efek aditif. Konsultasi dengan dokter jika Anda mengonsumsi obat-obatan resep. (Phytotherapy Research, 2019)

Papalo

Porophyllum ruderale

Curry Plant

Helichrysum italicum