Advertisement
Perilla frutescens, yang dikenal luas sebagai shiso (Jepang) atau perilla, adalah tanaman herba tahunan dari keluarga Lamiaceae (mint). Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan Tenggara, namun kini telah menyebar ke berbagai belahan dunia. Secara botani, shiso memiliki daun yang lebar dan bergerigi, dengan dua varietas utama: daun hijau (ao-shiso) dan daun ungu kemerahan (aka-shiso). Daunnya kaya akan minyak atsiri yang memberikan aroma unik, mirip campuran basil, mint, dan kayu manis, dengan sedikit rasa pedas. Bunganya kecil, berwarna putih atau ungu, dan muncul di batang terminal. Tanaman ini tumbuh subur di iklim hangat dan sering dibudidayakan di kebun rumah tangga sebagai bumbu dapur.
Advertisement
Dalam kuliner Asia, shiso memiliki tempat istimewa. Di Jepang, daun hijau sering digunakan sebagai hiasan sashimi, pembungkus sushi, atau salad, sementara daun ungu digunakan untuk memberi warna merah muda pada acar umeboshi dan minuman shiso-ju. Di Korea, perilla disebut "kkaennip" dan menjadi pendamping setia daging panggang (samgyeopsal), juga dijadikan kimchi atau bubuk perilla untuk taburan. Di Vietnam dan Tiongkok, daunnya dicampur ke dalam sup atau digoreng. Rasa unik shiso juga menembus gastronomi modern, digunakan dalam koktail, es krim, dan pasta. Biji perilla kaya akan minyak yang sering di ekstrak menjadi minyak perilla, yang memiliki titik asap rendah tetapi kaya akan asam lemak omega-3.
Selain penggunaan kuliner, Perilla frutescens memiliki nilai kesehatan dan budaya yang kaya. Dalam pengobatan tradisional Asia, shiso digunakan untuk mengatasi alergi, asma, dan masalah pencernaan. Penelitian modern menunjukkan bahwa perilla memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri berkat senyawa seperti asam rosmarinat dan luteolin. Minyak perilla juga bermanfaat bagi kesehatan jantung. Secara budaya, di Jepang, shiso sering dikaitkan dengan pengusir roh jahat dan dipakai dalam upacara keagamaan. Daunnya juga digunakan sebagai pewarna alami dalam acar dan kue tradisional. Tanaman ini mudah ditanam dari biji, menyukai matahari penuh, dan tahan terhadap cuaca hangat, menjadikannya pilihan populer bagi pecinta kebun herbal.
Manfaat Shiso / Perilla untuk kesehatan.
Penghambatan aktivasi NF-κB dan jalur COX-2, penurunan produksi IgE, serta supresi degranulasi sel mast melalui inhibisi aktivitas fosfolipase A2. Asam rosmarinic menghambat sintesis leukotrien dan prostaglandin pro-inflamasi, sementara luteolin memodulasi respons Th2.
Peningkatan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, GPx, katalase) melalui aktivasi Nrf2/ARE pathway. Senyawa polifenol mengkelat ion logam transisi dan memadamkan radikal bebas secara langsung. Luteolin dan asam rosmarinic juga menghambat produksi ROS yang dimediasi NADPH oksidase.
Disrupsi membran sel bakteri melalui interaksi dengan lipid bilayer, menyebabkan kebocoran ion dan lisis sel. Perillaldehyde dan asam rosmarinic menghambat sintesis protein bakteri dan biofilm formation. Pada jamur, senyawa mengganggu ergosterol dan dinding sel.
Advertisement
Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Shiso / Perilla.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Shiso / Perilla.