香蘇散

(Kososan)

Kategori: Common Cold / Stress


Kososan adalah formula Kampo yang digunakan untuk mengatasi gejala flu ringan yang disertai dengan stres atau ketegangan saraf. Formula ini bekerja dengan mengurangi gejala fisik dan mental dari flu ringan, sering digunakan untuk pasien dengan sensitivitas dingin dan kelelahan.

Indikasi/Manfaat:

Flu ringan, stres, ketegangan saraf, dan sensitivitas dingin.

Bahan Herbal dalam Kososan:

Perilla frutescens
Kulit Jeruk
Citrus reticulata
Glycyrrhiza uralensis
Zingiber officinale

Advertisement

Perilla / Shiso

Perilla frutescens
Perilla

Perilla frutescens, yang dikenal luas sebagai shiso (Jepang) atau perilla, adalah tanaman herba tahunan dari keluarga Lamiaceae (mint). Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan Tenggara, namun kini telah menyebar ke berbagai belahan dunia. Secara botani, shiso memiliki daun yang lebar dan bergerigi, dengan dua varietas utama: daun hijau (ao-shiso) dan daun ungu kemerahan (aka-shiso). Daunnya kaya akan minyak atsiri yang memberikan aroma unik, mirip campuran basil, mint, dan kayu manis, dengan sedikit rasa pedas. Bunganya kecil, berwarna putih atau ungu, dan muncul di batang terminal. Tanaman ini tumbuh subur di iklim hangat dan sering dibudidayakan di kebun rumah tangga sebagai bumbu dapur.

Nama Lain: Kkaennip (Korea), tía tô (Vietnam), zisu (Tiongkok), beefsteak plant (Inggris), shiso (Jepang)

Jahe / Ginger

Zingiber officinale
Jahe

Zingiber officinale, yang lebih dikenal sebagai jahe, adalah tumbuhan herba tahunan dari famili Zingiberaceae yang berasal dari Asia Tenggara. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah rimpangnya, yang memiliki bentuk gemuk, bercabang, dan berserat dengan aroma khas yang tajam. Tanaman ini tumbuh optimal di daerah tropis dengan curah hujan tinggi dan suhu hangat, biasanya mencapai ketinggian 30–100 cm dengan daun sempit memanjang. Secara botani, jahe berkembang biak secara vegetatif melalui rimpang, bukan biji, sehingga setiap segmen rimpang yang ditanam dapat tumbuh menjadi individu baru. Rimpang jahe mengandung senyawa aktif utama seperti gingerol, shogaol, dan zingeron yang bertanggung jawab atas rasa pedas dan manfaat kesehatannya.

Nama Lain: Halia (Malaysia), Adrak (India), Jiang (China), Shoga (Jepang), Khing (Thailand)

Akar Manis Cina / Chinese Licorice

Glycyrrhiza uralensis
Akar Manis Cina

Glycyrrhiza uralensis, yang dikenal luas sebagai Chinese Licorice atau Gan Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal dan berwarna cokelat kekuningan merupakan bagian yang paling bernilai secara medis. Secara morfologi, tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi satu meter, dengan daun majemuk menyirip dan bunga ungu kebiruan yang tersusun dalam tandan. Rasa manis khas dari akar licorice berasal dari senyawa glisirizin yang 50 kali lebih manis daripada gula tebu, menjadikannya salah satu tanaman obat paling ikonik dalam khazanah botanika.

Nama Lain: Gan Cao (China), Kanzo (Japan), Gamcho (South Korea), Ural licorice (Russia), Mongolian licorice (Mongolia)


Referensi:

  1. Kampo Formulations for Prescription 2024

Kikyoto

Kikyoto

Kumibinroto

Kumibinroto

Cari: