Advertisement
Glycyrrhiza uralensis, yang dikenal luas sebagai Chinese Licorice atau Gan Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal dan berwarna cokelat kekuningan merupakan bagian yang paling bernilai secara medis. Secara morfologi, tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi satu meter, dengan daun majemuk menyirip dan bunga ungu kebiruan yang tersusun dalam tandan. Rasa manis khas dari akar licorice berasal dari senyawa glisirizin yang 50 kali lebih manis daripada gula tebu, menjadikannya salah satu tanaman obat paling ikonik dalam khazanah botanika.
Advertisement
Dalam kerangka Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM), Gan Cao dijuluki sebagai "harmonizer" atau pengimbang karena kemampuannya untuk memoderasi sifat keras dari ramuan lain dalam suatu formula. Sifatnya yang manis dan netral (hangat) diyakini masuk ke meridian limpa, lambung, paru-paru, dan jantung. Gan Cao secara tradisional digunakan untuk menguatkan limpa dan Qi, meredakan batuk dengan melembapkan paru-paru, meredakan nyeri akibat kejang otot, serta menetralkan racun dari tanaman atau obat-obatan tertentu. Sering kali, akar ini menjadi komponen wajib dalam formulasi seperti sheng jiang gan cao tang dan banyak dekok yang dimaksudkan untuk menyeimbangkan energi Yin dan Yang dalam tubuh pasien.
Kajian fitokimia modern mengungkap bahwa Glycyrrhiza uralensis mengandung lebih dari 400 senyawa bioaktif, dengan glisirizin dan flavonoid (seperti likuiritin dan isolikuiritigenin) sebagai yang paling menonjol. Glisirizin memiliki efek anti-inflamasi, antivirus (termasuk terhadap virus hepatitis dan influenza), serta hepatoprotektif. Namun, senyawa ini juga dapat menyebabkan retensi natrium dan kalium yang berujung pada hipertensi jika dikonsumsi dalam dosis tinggi dalam jangka panjang. Flavonoid licorice menunjukkan aktivitas antioksidan dan antimikroba yang signifikan. Penelitian terkini juga tengah menyelidiki potensi Gan Cao dalam terapi kanker dan penyakit metabolik, meskipun penggunaannya tetap harus diawasi secara ketat mengingat profil keamanannya yang kompleks.
Manfaat Chinese Licorice / Gan Cao untuk kesehatan.
Menghambat jalur NF-κB dan mengurangi ekspresi COX-2, PGE2, serta sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) melalui modulasi aktivitas glukokortikoid endogen. Glabridin dan glycyrrhizin juga menekan sinyal MAPK dan PI3K/Akt.
Meningkatkan produksi mukus lambung, menghambat sekresi asam melalui blokade reseptor H2, dan mempercepat penyembuhan mukosa dengan meningkatkan ekspresi faktor pertumbuhan (EGF, VEGF). Glycyrrhizin menghambat enzim 5-lipoksigenase dan menekan pembentukan leukotrien.
Glycyrrhizin menghambat replikasi virus dengan mengganggu fusi membran virus dan menghambat aktivitas enzim transaminase. Juga menginduksi interferon endogen dan menekan NF-κB yang dimediasi oleh protein core virus.
Glycyrrhizin dan glabridin berikatan dengan domain binding receptor ACE2 dan menghambat aktivitas protease 3CLpro. Menekan badai sitokin dengan menghambat jalur TLR4/NF-κB dan mengurangi produksi IL-6, TNF-α.
Advertisement
Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Chinese Licorice / Gan Cao.