Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Konsumsi Hibiscus sabdariffa terhadap Tekanan Darah: Meta-Analisis Uji Acak Terkendali

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 uji acak terkendali dengan total 725 partisipan dewasa yang mengalami hipertensi atau prahipertensi
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak kering 250–500 mg/hari atau teh rosela 1–2 cangkir/hari selama 4–12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Hibiscus sabdariffa secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik dibandingkan plasebo. Penurunan tekanan darah lebih besar pada partisipan dengan tekanan darah sistolik awal lebih dari 140 mmHg.
  2. Pengaruh Rosela (Hibiscus sabdariffa) terhadap Profil Lipid pada Dewasa: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji acak terkendali dengan total 510 partisipan yang mengalami dislipidemia atau berisiko kardiovaskular
    Dosis/Durasi:
    Teh rosela 3 g/hari atau ekstrak kering 750 mg/hari selama 8–12 minggu.
    Temuan:
    Rosela menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL secara signifikan serta meningkatkan HDL. Efek terbaik terlihat pada intervensi dengan durasi minimal 8 minggu.
  3. Efek Hibiscus sabdariffa terhadap Kontrol Glikemik dan Tekanan Darah pada Diabetes Tipe 2: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    80 pasien diabetes tipe 2 berusia 35–65 tahun dengan HbA1c 7–10%
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak Hibiscus sabdariffa 500 mg/hari dibagi dalam dua kali pemberian, selama 12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi rosela selama 12 minggu menurunkan glukosa puasa, HbA1c, dan tekanan darah sistolik dibandingkan plasebo. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada fungsi ginjal dan hati.
  4. Hibiscus sabdariffa Memperbaiki Komponen Sindrom Metabolik: Uji Klinis Acak Tersamar

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji Klinis Acak Tersamar
    Sampel:
    60 orang dewasa dengan sindrom metabolik sesuai kriteria NCEP ATP III
    Dosis/Durasi:
    Teh rosela dari 10 g bunga kering dalam 300 ml air, diminum dua kali sehari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Konsumsi teh rosela selama 12 minggu mengurangi lingkar pinggang, tekanan darah, dan trigliserida. Kadar HDL meningkat secara bermakna dibandingkan kelompok plasebo.
  5. Efek Minuman Rosela terhadap Tekanan Darah dan Fungsi Endotel pada Prahipertensi: RCT Plasebo

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    54 partisipan dewasa dengan prahipertensi (tekanan darah 120–139/80–89 mmHg)
    Dosis/Durasi:
    Minuman ekstrak rosela 250 ml mengandung 250 mg antosianin, dikonsumsi satu kali sehari selama 6 minggu.
    Temuan:
    Minuman rosela selama 6 minggu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik serta meningkatkan vasodilatasi yang dimediasi endotel. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  6. Ekstrak Rosela Memperbaiki Perlemakan Hati pada Pasien NAFLD: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    45 pasien non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD) dengan diagnosis ultrasonografi
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak Hibiscus sabdariffa 450 mg dua kali sehari (total 900 mg/hari) selama 12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi ekstrak rosela selama 12 minggu menurunkan kadar ALT, AST, dan derajat steatosis hati. Profil lipid pasien juga membaik dibandingkan plasebo.
  7. Keamanan dan Efektivitas Hibiscus sabdariffa pada Penyakit Ginjal Kronik: Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Tinjauan Sistematis
    Sampel:
    5 uji acak terkendali dengan total 312 pasien penyakit ginjal kronik (stadium 2–4)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak rosela 250–500 mg/hari atau teh rosela 1 cangkir/hari selama 4–24 minggu.
    Temuan:
    Ekstrak rosela dapat menurunkan tekanan darah tanpa memperburuk fungsi ginjal pada pasien penyakit ginjal kronik. Bukti masih terbatas sehingga diperlukan studi jangka panjang untuk memastikan keamanan.

Advertisement


Studi Klinis Lainnya

  1. Rosella dan Hipertensi

    Penilitian Rosella (Hibiscus sabdariffa) untuk Hipertensi:
    • Teh Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) menurunkan tekanan darah pada dewasa prehipertensi dan hipertensi ringan
    • Efek teh asam (Hibiscus sabdariffa) pada hipertensi pada pasien diabetes tipe II
    • Pengaruh teh asam (Hibiscus sabdariffa L.) pada hipertensi arteri: tinjauan sistematis dan meta-analisis uji coba terkontrol secara acak

Cari: