Akar Kuning

Yellow Root | Arcangelisia flava
Akar Kuning
Nama
Akar Kuning (Yellow Root)
Nama Latin/Ilmiah
Arcangelisia flava
Bagian Digunakan
Batang, Akar
Rasa
pahit

Nama Lain
Akar kuning (Indonesia), akar kuning (Malaysia), Khamin Khao (Thailand), Hoàng đằng (Vietnam), Huang gen (China)
Asal
Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina
Kandungan Utama
Berberin, palmatin, jatrorrhizin

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Akar Kuning

Arcangelisia flava, yang dikenal luas sebagai Akar Kuning atau Yellow Root, adalah tumbuhan merambat berkayu dari famili Menispermaceae yang tersebar di wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Tumbuhan ini mendapatkan namanya dari warna kuning terang pada batang dan akarnya, yang berasal dari kandungan senyawa alkaloid berberin dan flavonoid. Akar Kuning sering ditemukan tumbuh liar di hutan primer dan sekunder, memanjat pohon inang dengan batang yang dapat mencapai panjang hingga 20 meter. Keunikan morfologinya terletak pada daun yang berbentuk hati dengan tepi rata, serta buah berbentuk bulat berwarna oranye kemerahan yang matang pada musim tertentu.

Baca Lebih Lanjut
Update: 17 Agu 2026 - 10:41:18
 

II. Ciri-ciri Akar Kuning

Tanaman ini adalah jenis liana atau tumbuhan merambat yang suka banget tumbuh di hutan tropis primer maupun sekunder, biasanya ditemukan merambat pada pohon-pohon besar di dataran rendah sampai pegunungan dengan kelembapan tinggi. Karakteristik/ciri-ciri Akar Kuning (Arcangelisia flava):

Bagian Ciri-Ciri
Batang Batangnya berkayu, bisa tumbuh cukup besar dan panjang. Ciri khas paling menonjol adalah warna kuning cerah pada bagian dalam batang (kayu), yang jadi alasan kenapa tanaman ini disebut Akar Kuning.
Daun Bentuk daunnya melebar seperti jantung (cordate) atau bulat telur, permukaannya halus, kaku seperti kulit, dan punya tulang daun yang menjari dengan pangkal daun yang sering kali berbentuk lekukan.
Bunga Bunganya berukuran kecil, biasanya muncul dalam tandan atau kelompok yang menjuntai keluar dari batang, warnanya kuning kehijauan dan tidak terlalu mencolok.
Buah Buahnya berbentuk bulat atau agak lonjong, saat masih muda berwarna hijau dan akan berubah menjadi kuning atau oranye saat sudah matang, dengan ukuran yang kecil-kecil.
Akar Sistem perakarannya kuat dan bercabang, bagian dalamnya mengandung zat warna kuning pekat (berberin) yang sangat dominan, itulah kenapa bagian akar ini sering dijadikan bahan obat tradisional.

III. Manfaat Akar Kuning

8 Manfaat Akar Kuning untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada kondisi peradangan akut

    Penghambatan aktivasi NF-κB dan penurunan ekspresi COX-2, iNOS, serta sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) melalui efek alkaloid berberin yang memodulasi jalur MAPK dan PI3K/Akt.

    Senyawa Aktif: Berberin, Palmatin, Jatrorrhizin
    Tampilkan
  2. Antibakteri spektrum luas

    Gangguan integritas membran sel bakteri melalui interaksi dengan fosfolipid, penghambatan enzim DNA girase dan topoisomerase IV oleh alkaloid berberin, serta efek sinergis dengan palmatin terhadap efluks pompa.

    Senyawa Aktif: Berberin, Palmatin, Kolumbamin
    Tampilkan
  3. Antioksidan dan penangkal radikal bebas

    Aktivasi jalur Nrf2/ARE dan peningkatan enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) serta kemampuan langsung menangkap radikal DPPH, ABTS, dan hidroksil melalui gugus fenolat pada alkaloid dan flavonoid.

    Senyawa Aktif: Berberin, Jatrorrhizin, Flavonoid (kuersetin, kamferol)
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Akar Kuning

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Akar Kuning.

  1. Golongan: Alkaloid
    Bagian Tanaman: Akar dan batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba (bakteri, Jamur, Protozoa), Antiinflamasi, Antidiabetes, Antihiperlipidemia, Antikanker.
    Tampilkan
  2. Golongan: Alkaloid
    Bagian Tanaman: Akar dan batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba, Antiinflamasi, Hepatoprotektif, Sedatif Ringan, Antihiperglikemik.
    Tampilkan
  3. Golongan: Alkaloid
    Bagian Tanaman: Akar dan batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba (khususnya Terhadap Staphylococcus Aureus), Antioksidan, Antiinflamasi, Vasodilator Koroner.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Akar Kuning

Interaksi & Kontraindikasi Akar Kuning dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Kehamilan dan menyusui

    Tingkat Resiko: Sangat Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan Akar Kuning selama kehamilan dan menyusui. Berberin dapat merangsang kontraksi rahim dan berpotensi menyebabkan keguguran, serta dapat diekskresikan ke dalam ASI dan membahayakan bayi.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antikoagulan (warfarin, heparin, aspirin, clopidogrel)

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan bersamaan. Berberin dalam Akar Kuning memiliki efek antiplatelet dan dapat meningkatkan risiko perdarahan. Jika tidak dapat dihindari, pantau INR dan waktu perdarahan secara ketat.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (metformin, sulfonilurea, insulin)

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Kombinasi dapat menyebabkan hipoglikemia berat. Pantau kadar gula darah secara intensif dan sesuaikan dosis obat diabetes jika penggunaan herbal tidak dapat dihindari.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+5)

VI. Efek Samping Akar Kuning

Akar Kuning (Arcangelisia flava) adalah tanaman herbal yang secara tradisional sering digunakan di Indonesia untuk mengobati berbagai penyakit seperti malaria, diabetes, dan gangguan hati. Tanaman ini kaya akan kandungan alkaloid, terutama berberin, yang memiliki aktivitas farmakologis tinggi. Namun, konsumsi ekstrak Akar Kuning tanpa takaran yang tepat dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama pada sistem pencernaan dan kardiovaskular. Beberapa keluhan gastrointestinal yang sering dilaporkan meliputi mual, muntah, kram perut, diare, serta iritasi pada mukosa lambung akibat sifat alkaloidnya yang poten dalam dosis tinggi.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Akar Kuning

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Akar Kuning.

  1. Pengaruh Ekstrak Etanol Batang Akar Kuning (Arcangelisia flava) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Tikus Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Ekstrak etanol batang Akar Kuning menurunkan glukosa darah puasa dan memperbaiki toleransi glukosa oral pada tikus diabetes. Aktivitas antidiabetes diduga melalui penghambatan enzim α-glukosidase dan mekanisme antioksidan.
    Tampilkan
  2. Aktivitas Antibakteri dan Antibiofilm Ekstrak Akar Kuning (Arcangelisia flava) terhadap Staphylococcus aureus Resisten Methicillin (MRSA)

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Ekstrak Akar Kuning menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap MRSA dengan MIC 31,25–62,50 μg/mL serta menghambat pembentukan biofilm. Kandungan alkaloid seperti berberin berperan dalam mekanisme antibakteri.
    Tampilkan
  3. Efek Hepatoprotektif Ekstrak Batang Akar Kuning (Arcangelisia flava) terhadap Cedera Hati Akibat Parasetamol pada Tikus

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Pemberian ekstrak dengan dosis 150 dan 300 mg/kgBB menurunkan kadar serum ALT/AST serta mencegah nekrosis sentrilobular. Efek hepatoprotektif berkaitan dengan peningkatan aktivitas katalase dan penurunan kadar MDA.
    Tampilkan

VIII. FAQ Akar Kuning

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Akar Kuning.

Apa senyawa aktif utama dalam Akar Kuning?
Akar Kuning mengandung senyawa alkaloid terutama berberin, palmatin, dan jatrorrhizin. Berberin adalah senyawa utama yang bertanggung jawab atas aktivitas farmakologisnya. (Referensi: Studi fitokimia menunjukkan kandungan berberin tinggi pada Arcangelisia flava, misalnya dalam Journal of Ethnopharmacology, 2014.)
Bagaimana cara konsumsi Akar Kuning yang aman?
Secara tradisional, Akar Kuning direbus dan air rebusannya diminum. Dosis yang dianjurkan umumnya 3-5 gram akar kering dalam 200 ml air, diminum 1-2 kali sehari. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping karena toksisitas berberin. (Referensi: Penggunaan tradisional di Indonesia, namun perlu kewaspadaan; lihat WHO Monographs on Selected Medicinal Plants.)
Apa manfaat kesehatan yang terbukti secara ilmiah?
Penelitian menunjukkan Akar Kuning memiliki aktivitas antimikroba, antiinflamasi, antioksidan, dan hepatoprotektif. Berberin juga dikenal dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol. Namun, sebagian besar studi bersifat in vitro atau pada hewan. (Referensi: Uji aktivitas antibakteri ekstrak Akar Kuning terhadap Staphylococcus aureus dalam Jurnal Farmasi Indonesia, 2017; efek hepatoprotektif pada tikus dalam Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 2015.)
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi Akar Kuning?
Efek samping meliputi gangguan pencernaan seperti mual, diare, dan sakit perut. Dosis tinggi berberin dapat menyebabkan toksisitas hati dan ginjal. Pada bayi, berberin dapat menyebabkan kernikterus (kerusakan otak akibat bilirubin tinggi). (Referensi: Toksisitas berberin dilaporkan dalam Toxicology Letters, 2006; peringatan pada neonatus dalam Pediatrics, 1960.)
Apakah Akar Kuning aman untuk anak-anak?
Tidak dianjurkan untuk bayi dan anak-anak, terutama di bawah usia 2 tahun, karena risiko kernikterus akibat berberin. Pada anak yang lebih besar, penggunaan hanya boleh di bawah pengawasan tenaga kesehatan karena belum ada data keamanan yang memadai. (Referensi: Pediatric Drugs, 2004, merekomendasikan hindari berberin pada neonatus.)
Apakah Akar Kuning aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak aman. Berberin dapat merangsang kontraksi rahim dan berpotensi menyebabkan keguguran. Pada ibu menyusui, berberin dapat diekskresikan ke ASI dan membahayakan bayi. Oleh karena itu, hindari penggunaan selama kehamilan dan menyusui. (Referensi: Journal of Ethnopharmacology, 2008, melaporkan efek uterotonik berberin; Drug Safety, 2010.)
Apakah Akar Kuning dapat berinteraksi dengan obat-obatan?
Ya, berberin dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan (warfarin) meningkatkan risiko perdarahan, dengan obat antidiabetes dapat menyebabkan hipoglikemia, dan dengan obat antihipertensi menurunkan tekanan darah berlebihan. Juga mempengaruhi metabolisme obat di hati melalui enzim CYP450. (Referensi: Interaksi berberin dengan warfarin dalam Pharmacognosy Magazine, 2015; efek pada CYP3A4 dalam Journal of Natural Products, 2013.)
Bagaimana penggunaan Akar Kuning untuk pengobatan diabetes dan kolesterol?
Beberapa studi menunjukkan berberin memiliki efek hipoglikemik dan hipolipidemik yang sebanding dengan metformin atau statin, namun dosis yang efektif pada manusia sekitar 500 mg berberin 2-3 kali sehari. Namun, Akar Kuning sebagai tanaman utuh memiliki konsentrasi berberin bervariasi. Penggunaan untuk tujuan ini harus dengan pengawasan dokter dan tidak menggantikan obat resmi. (Referensi: Metabolism, 2008, uji klinis berberin pada diabetes tipe 2; Phytomedicine, 2012.)

Bajakah

Spatholobus littoralis

Randu

Ceiba pentandra

Cari: