Advertisement
Arcangelisia flava, yang dikenal luas sebagai Akar Kuning atau Yellow Root, adalah tumbuhan merambat berkayu dari famili Menispermaceae yang tersebar di wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Tumbuhan ini mendapatkan namanya dari warna kuning terang pada batang dan akarnya, yang berasal dari kandungan senyawa alkaloid berberin dan flavonoid. Akar Kuning sering ditemukan tumbuh liar di hutan primer dan sekunder, memanjat pohon inang dengan batang yang dapat mencapai panjang hingga 20 meter. Keunikan morfologinya terletak pada daun yang berbentuk hati dengan tepi rata, serta buah berbentuk bulat berwarna oranye kemerahan yang matang pada musim tertentu.
Tanaman ini adalah jenis liana atau tumbuhan merambat yang suka banget tumbuh di hutan tropis primer maupun sekunder, biasanya ditemukan merambat pada pohon-pohon besar di dataran rendah sampai pegunungan dengan kelembapan tinggi. Karakteristik/ciri-ciri Akar Kuning (Arcangelisia flava):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Batang | Batangnya berkayu, bisa tumbuh cukup besar dan panjang. Ciri khas paling menonjol adalah warna kuning cerah pada bagian dalam batang (kayu), yang jadi alasan kenapa tanaman ini disebut Akar Kuning. |
| Daun | Bentuk daunnya melebar seperti jantung (cordate) atau bulat telur, permukaannya halus, kaku seperti kulit, dan punya tulang daun yang menjari dengan pangkal daun yang sering kali berbentuk lekukan. |
| Bunga | Bunganya berukuran kecil, biasanya muncul dalam tandan atau kelompok yang menjuntai keluar dari batang, warnanya kuning kehijauan dan tidak terlalu mencolok. |
| Buah | Buahnya berbentuk bulat atau agak lonjong, saat masih muda berwarna hijau dan akan berubah menjadi kuning atau oranye saat sudah matang, dengan ukuran yang kecil-kecil. |
| Akar | Sistem perakarannya kuat dan bercabang, bagian dalamnya mengandung zat warna kuning pekat (berberin) yang sangat dominan, itulah kenapa bagian akar ini sering dijadikan bahan obat tradisional. |
8 Manfaat Akar Kuning untuk kesehatan.
Penghambatan aktivasi NF-κB dan penurunan ekspresi COX-2, iNOS, serta sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) melalui efek alkaloid berberin yang memodulasi jalur MAPK dan PI3K/Akt.
Gangguan integritas membran sel bakteri melalui interaksi dengan fosfolipid, penghambatan enzim DNA girase dan topoisomerase IV oleh alkaloid berberin, serta efek sinergis dengan palmatin terhadap efluks pompa.
Aktivasi jalur Nrf2/ARE dan peningkatan enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) serta kemampuan langsung menangkap radikal DPPH, ABTS, dan hidroksil melalui gugus fenolat pada alkaloid dan flavonoid.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Akar Kuning.
Interaksi & Kontraindikasi Akar Kuning dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Akar Kuning (Arcangelisia flava) adalah tanaman herbal yang secara tradisional sering digunakan di Indonesia untuk mengobati berbagai penyakit seperti malaria, diabetes, dan gangguan hati. Tanaman ini kaya akan kandungan alkaloid, terutama berberin, yang memiliki aktivitas farmakologis tinggi. Namun, konsumsi ekstrak Akar Kuning tanpa takaran yang tepat dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama pada sistem pencernaan dan kardiovaskular. Beberapa keluhan gastrointestinal yang sering dilaporkan meliputi mual, muntah, kram perut, diare, serta iritasi pada mukosa lambung akibat sifat alkaloidnya yang poten dalam dosis tinggi.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Akar Kuning.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Akar Kuning.