Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Ekstrak Etanol Batang Akar Kuning (Arcangelisia flava) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Tikus Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental (acak terkontrol pada hewan)
    Sampel:
    24 tikus Sprague-Dawley jantan yang diinduksi streptozotocin
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kgBB per oral sekali sehari selama 28 hari
    Temuan:
    Ekstrak etanol batang Akar Kuning menurunkan glukosa darah puasa dan memperbaiki toleransi glukosa oral pada tikus diabetes. Aktivitas antidiabetes diduga melalui penghambatan enzim α-glukosidase dan mekanisme antioksidan.
  2. Aktivitas Antibakteri dan Antibiofilm Ekstrak Akar Kuning (Arcangelisia flava) terhadap Staphylococcus aureus Resisten Methicillin (MRSA)

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    10 isolat klinis MRSA
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 10–100 μg/mL selama 24 jam inkubasi
    Temuan:
    Ekstrak Akar Kuning menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap MRSA dengan MIC 31,25–62,50 μg/mL serta menghambat pembentukan biofilm. Kandungan alkaloid seperti berberin berperan dalam mekanisme antibakteri.
  3. Efek Hepatoprotektif Ekstrak Batang Akar Kuning (Arcangelisia flava) terhadap Cedera Hati Akibat Parasetamol pada Tikus

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental (acak terkontrol pada hewan)
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan
    Dosis/Durasi:
    150 dan 300 mg/kgBB per oral selama 14 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak dengan dosis 150 dan 300 mg/kgBB menurunkan kadar serum ALT/AST serta mencegah nekrosis sentrilobular. Efek hepatoprotektif berkaitan dengan peningkatan aktivitas katalase dan penurunan kadar MDA.
  4. Systematic Review: Pemanfaatan dan Aktivitas Farmakologi Tanaman Akar Kuning (Arcangelisia flava) sebagai Sumber Berberin

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    54 artikel terpilih dari Scopus, PubMed, dan Google Scholar
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (studi pustaka)
    Temuan:
    Akar Kuning memiliki potensi sebagai antidiabetes, antimalaria, hepatoprotektor, dan antibakteri. Berberin merupakan senyawa aktif utama yang bertanggung jawab terhadap berbagai aktivitas farmakologi tanaman ini.
  5. Potensi Berberin dari Akar Kuning (Arcangelisia flava) sebagai Inhibitor Enzim α-Glukosidase: Studi In Silico

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi in silico
    Sampel:
    Berberin dan enzim α-glukosidase (PDB ID 2DHF) serta pembanding akarbose
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (simulasi komputer)
    Temuan:
    Berberin berikatan lebih stabil dengan sisi aktif α-glukosidase dibandingkan akarbose dan memenuhi aturan Lipinski. Simulasi dinamika molekuler mengonfirmasi kompleks berberin–α-glukosidase stabil selama 100 ns.
  6. Aktivitas Antimalaria Fraksi Kaya Berberin dari Batang Akar Kuning (Arcangelisia flava) terhadap Plasmodium falciparum 3D7 Secara In Vitro

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Biakan Plasmodium falciparum strain 3D7 (sensitif klorokuin) dan Dd2 (resisten klorokuin)
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0,5–50 μM selama 72 jam
    Temuan:
    Fraksi kaya berberin menghambat pertumbuhan P. falciparum dengan IC50 8–12 μM dan menunjukkan efek sinergis dengan klorokuin. Aktivitas antimalaria diduga melalui interkalasi DNA dan inhibisi pembentukan hemozoin.
  7. Meta-Analisis: Pengaruh Berberin (Alkaloid Utama Akar Kuning) terhadap Kendali Glikemik pada Diabetes Tipe 2

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    16 RCT dengan total 1.748 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    Dosis 300–1500 mg/hari selama 8–24 minggu
    Temuan:
    Suplementasi berberin menurunkan HbA1c sebesar 0,75% dan glukosa darah puasa sebesar 22 mg/dL dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan peningkatan risiko efek samping serius pada dosis 300–1500 mg/hari.

Advertisement


Cari: