Wood Ear Mushroom / Jamur Kuping

Auricularia auricula-judae
Nama: Wood Ear Mushroom / Jamur Kuping
Nama Latin/Ilmiah: Auricularia auricula-judae


Advertisement


I. Tentang Wood Ear Mushroom / Jamur Kuping

Jamur Kuping (Auricularia auricula-judae) adalah salah satu jenis jamur pangan yang mudah dikenali dari bentuknya yang menyerupai daun telinga manusia, dengan tekstur kenyal dan licin. Jamur ini tumbuh secara alami pada kayu lapuk, terutama pohon-pohon berdaun lebar seperti sengon atau karet, dan banyak ditemukan di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Secara ilmiah, jamur ini termasuk dalam divisi Basidiomycota, kelas Agaricomycetes, ordo Auriculariales, dan famili Auriculariaceae. Keunikan morfologinya—berwarna cokelat kehitaman hingga abu-abu, dengan permukaan yang berbulu halus—menjadikannya mudah dibedakan dari jenis jamur lainnya, serta memiliki daya adaptasi tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Advertisement

Dalam dunia kuliner, jamur kuping (Auricularia auricula-judae) sangat populer karena teksturnya yang renyah dan kenyal, serta kemampuannya menyerap bumbu masakan. Jamur ini kerap digunakan dalam berbagai hidangan Asia, seperti sup, tumisan, capcay, dan lumpia. Kandungan nutrisinya cukup lengkap: kaya serat, rendah kalori, serta mengandung mineral seperti zat besi, kalsium, dan kalium. Selain itu, jamur ini juga mengandung polisakarida, terutama β-glukan, yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh. Dalam pengolahan, jamur kering harus direndam terlebih dahulu hingga mengembang sebelum dimasak, sementara jamur segar cukup dicuci bersih dan langsung diolah.

Dari segi manfaat kesehatan, Auricularia auricula-judae telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai tonik untuk meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi kolesterol, dan menjaga kesehatan jantung. Penelitian modern menunjukkan bahwa ekstrak jamur ini memiliki aktivitas antikoagulan (pengencer darah alami) serta sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang potensial. Selain itu, kandungan β-glukan di dalamnya dapat merangsang respons imun dan membantu menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu. Meskipun demikian, konsumsi jamur kuping harus tetap dalam jumlah wajar, terutama bagi individu yang mengonsumsi obat pengencer darah, karena efek antikoagulannya dapat berinteraksi dengan obat-obatan tersebut.

Update: 31 Jul 2026 - 00:47:27

 

Advertisement

Tea / Teh

Camellia sinensis