Sikorai

Chicory | Cichorium intybus
Sikorai
Nama
Sikorai (Chicory)
Nama Latin/Ilmiah
Cichorium intybus
Bagian Digunakan
Daun, Akar
Rasa
Bitter

Nama Lain
Endive (Prancis), radicchio (Italia), witloof (Belgia), Belgian endive (Amerika Serikat), chicory (Inggris)
Asal
Eropa, Asia Barat, Afrika Utara
Kandungan Utama
Inulin, intybin, flavonoid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Sikorai

Chicory, yang dikenal secara ilmiah sebagai Cichorium intybus, adalah tanaman herbal tahunan atau dua tahunan dari famili Asteraceae. Tanaman ini berasal dari Eropa, Asia Barat, dan Afrika Utara, tetapi kini telah menyebar luas ke berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Secara morfologi, chicory memiliki batang tegak yang dapat mencapai tinggi 1,5 meter, daun-daun bergerigi yang membentuk roset basal, serta bunga berwarna biru cerah mirip bunga aster yang mekar di pagi hari. Akar tunggangnya yang panjang dan tebal merupakan bagian yang paling bernilai, karena mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti inulin, seskuiterpen lakton, dan asam fenolik. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang gembur dan berdrainase baik, serta sering ditemukan di tepi jalan, padang rumput, atau lahan pertanian yang terabaikan.

Baca Lebih Lanjut
Update: 01 Sep 2026 - 00:41:44
 

II. Ciri-ciri Sikorai

Sikorai suka tumbuh di pinggir jalan, padang rumput, dan lahan terbuka yang tanahnya agak berpasir. Tanaman ini tangguh banget, bisa adaptasi di cuaca dingin maupun panas selama dapat sinar matahari yang cukup. Karakteristik/ciri-ciri Sikorai (Cichorium intybus):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Punya akar tunggang yang panjang dan besar, mirip wortel tapi warnanya agak kecokelatan. Akarnya ini sering dikeringkan dan disangrai buat jadi pengganti kopi.
Batang Batangnya tegak, berbulu kasar, dan bisa tumbuh cukup tinggi (sampai 1 meter lebih). Kalau dipotong, bakal keluar getah putih mirip susu.
Daun Daun bagian bawah bentuknya agak panjang dan bergerigi (mirip daun dandelion), sementara daun yang nempel di batang ukurannya lebih kecil dan bentuknya lebih simpel.
Bunga Ini bagian paling ikoniknya: bunganya warna biru cerah (kadang ada yang putih atau pink), bentuknya kayak bintang, dan cuma mekar pas hari lagi cerah atau pagi hari aja.
Buah Dan Biji Buahnya kecil, kering, dan gampang banget kesebar ditiup angin karena punya semacam 'rambut-rambut' halus di ujungnya.

III. Manfaat Sikorai

8 Manfaat Sikorai untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada Osteoarthritis

    Senyawa seskuiterpen lakton (laktukopikrin) dan asam kafeoilkuinat menghambat aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, dan sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6). Efek ini menekan degradasi tulang rawan dan nyeri sendi.

    Senyawa Aktif: Laktukopikrin, Asam kafeoilkuinat, Asam sikorat
    Tampilkan
  2. Antidiabetes (Kontrol Glukosa Darah)

    Inulin dan oligofruktosa meningkatkan sensitivitas insulin melalui modulasi mikrobiota usus dan produksi asam lemak rantai pendek. Asam klorogenat menghambat α-glukosidase dan α-amilase, memperlambat absorpsi glukosa. Asam sikorat mengaktifkan AMPK dan meningkatkan penyerapan glukosa di otot.

    Senyawa Aktif: Inulin, Asam Klorogenat, Asam sikorat
    Tampilkan
  3. Antioksidan dan Perlindungan Oksidatif

    Polifenol (asam sikorat, asam kaflar, flavonoid) secara langsung menangkap radikal bebas (DPPH, ABTS), meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE.

    Senyawa Aktif: Asam sikorat, Asam kaflar, Sianidin-3-glukosida
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Sikorai

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sikorai.

  1. Inulin

    Golongan: Fruktan (Polisakarida)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Prebiotik, Meningkatkan Kesehatan Usus, Modulasi Glukosa Darah (belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Yang Konklusif Untuk Efek Antidiabetes).
    Tampilkan
  2. Asam Cichoric (Chicoric acid)

    Golongan: Asam Fenolik (Derivat Asam Kafeat)
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Kuat, Aktivitas Antiviral (in Vitro Terhadap HIV Dan HSV; Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia).
    Tampilkan
  3. Laktukopikrin (Lactucopicrin)

    Golongan: Seskuiterpen Lakton
    Bagian Tanaman: Akar dan daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Analgesik, Dan Antimalaria (in Vitro Dan Studi Hewan; Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia).
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Sikorai

Interaksi & Kontraindikasi Sikorai dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Menyusui / Laktasi

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Konsumsi chicory dalam jumlah makanan umumnya tidak masalah. Hindari dosis terapeutik/ekstrak herbal karena data keamanan pada ibu menyusui masih tidak memadai.

  2. Levotiroksin

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Beri jarak 1–2 jam antara konsumsi chicory dosis tinggi/suplemen inulin dengan levotiroksin karena serat larut dapat mengganggu absorpsi obat.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (insulin dan obat hipoglikemik oral)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Pantau kadar glukosa darah secara berkala. Chicory dapat meningkatkan efek penurun gula darah sehingga berisiko menyebabkan hipoglikemia.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+10)

VI. Efek Samping Sikorai

Sikorai atau chicory (Cichorium intybus) secara umum dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan. Namun, konsumsi dalam bentuk suplemen atau ekstrak dosis tinggi dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama pada saluran pencernaan. Senyawa inulin dan frukto-oligosakarida yang terkandung di dalamnya dapat memicu gangguan pencernaan seperti kembung, peningkatan produksi gas (flatulensi), kram perut, dan diare pada individu yang sensitif atau yang belum terbiasa mengonsumsi serat tinggi.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Sikorai

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Sikorai.

  1. Pengaruh Cichorium intybus terhadap kadar glukosa dan lipid darah: tinjauan sistematis dan meta-analisis dari uji klinis acak

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Suplementasi Cichorium intybus secara signifikan menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, kolesterol total, dan LDL. Efek lebih nyata pada pemberian dosis lebih tinggi dan durasi lebih dari 8 minggu.
    Tampilkan
  2. Efek Cichorium intybus terhadap enzim hati dan steatosis pada penyakit hati berlemak non-alkohol: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Cichorium intybus secara konsisten menurunkan ALT, AST, dan GGT pada pasien NAFLD. Sebagian studi juga menunjukkan perbaikan derajat steatosis hati dan penurunan penanda inflamasi.
    Tampilkan
  3. Efek ekstrak biji Cichorium intybus terhadap kadar asam urat serum pada pasien hiperurisemia: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Pemberian ekstrak biji chicory selama 12 minggu menurunkan kadar asam urat serum secara signifikan dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan perubahan bermakna pada fungsi ginjal atau efek samping serius.
    Tampilkan

VIII. FAQ Sikorai

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Sikorai.

Apa kandungan fitokimia utama chicory dan apa fungsinya?
Akar chicory kaya akan inulin, oligofruktosa, dan serat larut; daun dan akar juga mengandung seskuiterpen lakton (laktusin, laktukopikrin), asam fenolat (asam klorogenat, asam sikorat, asam kaftarat), flavonoid, dan kumarin. Inulin berfungsi sebagai prebiotik dan substrat fermentasi mikrobiota usus; seskuiterpen lakton memberikan rasa pahit serta memiliki aktivitas antiinflamasi; asam fenolat mendukung aktivitas antioksidan. Referensi: Al-Snafi (2016); Bischoff et al. (2004); Gibson et al. (2017).
Bagaimana cara mengonsumsi chicory sehari-hari?
Daun muda chicory dapat dimakan sebagai lalapan atau salad; akar dapat direbus atau dipanggang menjadi pengganti kopi tanpa kafein. Untuk serat inulin, mulailah dengan 2–3 gram per hari, lalu tingkatkan bertahap ke 5–10 gram per hari sesuai toleransi. Serat ini sebaiknya dikonsumsi bersama air dan makanan agar mengurangi risiko kembung. Standar dosis tidak sama untuk semua produk, jadi ikuti petunjuk label dan konsultasikan jika Anda memiliki gangguan pencernaan. Referensi: Bone dan Mills (2013); EFSA (2015).
Apakah chicory membantu melancarkan buang air besar?
Ya. Inulin asli dari akar chicory merupakan prebiotik yang difermentasi bakteri usus dan menarik air ke lumen usus sehingga feses lebih lunak dan frekuensi defekasi meningkat. EFSA dalam opininya tahun 2015 menyimpulkan ada hubungan sebab-akibat antara konsumsi native chicory inulin 12 gram per hari dan pemeliharaan defekasi normal. Dosis rendah dianjurkan untuk menghindari kembung. Referensi: EFSA (2015); Gibson et al. (2017).
Apa efek samping yang perlu diwaspadai?
Efek samping paling umum adalah kembung, gas berlebih, dan ketidaknyamanan perut, terutama karena fruktan/FODMAP dalam chicory; dosis tinggi dapat menyebabkan diare. Reaksi alergi jarang tetapi dapat terjadi pada individu yang alergi terhadap Asteraceae (misalnya ragweed, krisan, bunga matahari). Kontak langsung dengan getah chicory juga dapat menyebabkan dermatitis kontak. Bila gejala menetap, hentikan dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan. Referensi: Bone dan Mills (2013); Bischoff et al. (2004).
Apakah chicory aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Dalam jumlah yang lazim ditemukan dalam makanan (misalnya salad atau kopi chicory) umumnya dianggap aman. Namun produk herbal konsentrat untuk tujuan pengobatan belum memiliki data keamanan yang memadai pada kehamilan; oleh karena itu sebaiknya dihindari kecuali atas pengawasan tenaga kesehatan. LactMed mencatat tidak ada data yang memadai mengenai ekskresi senyawa chicory dalam ASI, sehingga ibu menyusui disarankan mengonsumsi hanya dalam jumlah makanan biasa. Referensi: LactMed (2021); Bone dan Mills (2013).
Bolehkah chicory digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Khasiat dan dosis sediaan herbal chicory untuk bayi dan anak belum terdokumentasi cukup. Serat inulin dalam produk pangan dapat ditoleransi oleh sebagian besar anak, tetapi penggunaan daun, akar, atau ekstrak kental sebagai obat tidak direkomendasikan tanpa pengawasan dokter. Pada bayi di bawah satu tahun, hindari penggunaan herbal apa pun di luar makanan yang memang dirancang untuk usianya, karena sistem pencernaan dan imunitas yang belum matang. Referensi: EFSA (2015); Bone dan Mills (2013).
Apa manfaat chicory untuk kesehatan hati dan peradangan?
Studi in vitro dan hewan menunjukkan ekstrak Cichorium intybus memiliki aktivitas hepatoprotektif, antiinflamasi, dan antioksidan yang dikaitkan dengan asam sikorat, asam klorogenat, dan seskuiterpen lakton. Meski demikian, bukti klinis pada manusia untuk klaim organ masih terbatas; manfaat yang paling konsisten adalah pada kesehatan saluran cerna. Jangan menggantikan obat medis tanpa saran ahli. Referensi: Al-Snafi (2016); Bischoff et al. (2004).
Apakah chicory berinteraksi dengan obat-obatan?
Data interaksi klinis masih terbatas. Karena chicory dapat memengaruhi glukosa darah, diuresis, dan motilitas usus, penggunaannya bersama obat antidiabetes, diuretik, atau laksansia perlu dipantau. Beberapa senyawa pahit juga berpotensi memengaruhi enzim metabolisme obat (CYP450), tetapi besarnya belum jelas pada dosis kuliner. Untuk keamanan, beri tahu apoteker atau dokter jika Anda menggunakan ekstrak chicory dosis tinggi. Referensi: Bone dan Mills (2013); LactMed (2021).
Apakah chicory bisa dikonsumsi jangka panjang?
Dosis kuliner seperti sayur dan minuman akar panggang umumnya dapat dikonsumsi rutin sebagai bagian pola makan. Untuk suplemen serat inulin, penggunaan jangka panjang umumnya aman bila dosis disesuaikan dan tidak menimbulkan gangguan pencernaan. Namun, riset keamanan jangka panjang untuk ekstrak atau obat herbal chicory belum lengkap, terutama pada rentang usia dan kondisi khusus; gunakan secara bijak dan tidak melebihi dosis rekomendasi. Referensi: EFSA (2015); Bone dan Mills (2013).

Self-Heal

Prunella vulgaris

Bilberry

Vaccinium myrtillus

Cari: