Neurologi
Stroke adalah kondisi medis darurat yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, baik karena sumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).
Kekurangan oksigen dan nutrisi ini menyebabkan kematian sel-sel otak dalam hitungan menit, sehingga penanganan segera sangat kritis.
Fase pemulihan pasca-stroke merupakan proses panjang yang melibatkan rehabilitasi fisik, terapi wicara, dan dukungan nutrisi.
Bahan-bahan herbal berikut memiliki potensi sebagai terapi komplementer untuk mendukung pemulihan pasca-stroke melalui mekanisme neuroprotektif, anti-inflamasi, antioksidan, serta peningkatan sirkulasi darah dan plastisitas otak.
Ekstrak Ginkgo biloba secara signifikan meningkatkan skor fungsi neurologis (NIHSS) dan mengurangi volume infark pada pasien stroke iskemik akut. Tidak ditemukan peningkatan risiko perdarahan yang signifikan.
Advertisement
Suplementasi kayu manis secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 4,2 mmHg dan diastolik 2,8 mmHg. Efek ini lebih nyata pada subjek dengan tekanan darah awal tinggi.
Konsumsi chamomile secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik (rata-rata -5.2 mmHg) dan diastolik (-3.1 mmHg). Efek ini diduga melalui aktivitas antioksidan dan vasodilatasi.