Kayu Manis untuk Stroke

Kayu Manis (Cinnamomum verum) untuk Stroke, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Suplementasi Kayu Manis terhadap Tekanan Darah: Sebuah Meta-Analisis Uji Acak Terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    20 studi dengan total 1.250 partisipan (hipertensi ringan hingga sedang)
    Dosis/Durasi:
    Dosis 1–3 gram per hari selama 8–12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kayu manis secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 4,2 mmHg dan diastolik 2,8 mmHg. Efek ini lebih nyata pada subjek dengan tekanan darah awal tinggi.
  2. Potensi Neuroprotektif Ekstrak Cinnamomum verum pada Model Tikus Stroke Iskemik

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Eksperimental Hewan
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan yang diinduksi oklusi arteri serebral tengah
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kgBB per oral selama 7 hari sebelum induksi stroke
    Temuan:
    Pemberian ekstrak kayu manis mengurangi volume infark serebral hingga 35% dan edema otak secara signifikan. Efek neuroprotektif diduga melalui aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.
  3. Pengaruh Kayu Manis terhadap Profil Lipid pada Pasien Diabetes Tipe 2: Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    12 studi dengan total 780 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    Dosis 1–6 gram per hari selama 4–16 minggu
    Temuan:
    Konsumsi kayu manis secara konsisten menurunkan kolesterol total dan LDL, sementara efek pada HDL dan trigliserida bervariasi. Perbaikan profil lipid ini berpotensi menurunkan risiko aterosklerosis dan stroke.
  4. Uji Klinis Acak Efek Kayu Manis terhadap Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien diabetes tipe 2 dengan HbA1c >7%
    Dosis/Durasi:
    2 gram per hari dalam bentuk kapsul selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kayu manis 2 gram per hari selama 12 minggu menurunkan HbA1c sebesar 0,8% dan glukosa puasa sebesar 25 mg/dL dibandingkan plasebo. Perbaikan glikemik ini dapat mengurangi risiko makrovaskular termasuk stroke.
  5. Efek Antioksidan dan Anti-Inflamasi Cinnamomum verum pada Pasien Sindrom Metabolik: Studi Pilot

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Klinis Pilot
    Sampel:
    40 subjek dengan sindrom metabolik (usia 35–60 tahun)
    Dosis/Durasi:
    1,5 gram per hari dalam bentuk bubuk selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian 1,5 gram kayu manis per hari selama 8 minggu menurunkan kadar C-reactive protein (CRP) sebesar 30% dan malondialdehid (MDA) sebesar 22%. Penurunan penanda inflamasi dan oksidatif ini relevan dengan pencegahan stroke.
  6. Review Sistematis dan Meta-Analisis: Efek Kayu Manis pada Faktor Risiko Kardiovaskular

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    31 studi dengan total 2.100 partisipan (berbagai kondisi metabolik)
    Dosis/Durasi:
    Dosis 1–6 gram per hari selama 4–24 minggu
    Temuan:
    Kayu manis secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik, glukosa darah puasa, kolesterol total, dan trigliserida. Analisis subkelompok menunjukkan efek terbesar pada subjek dengan gangguan metabolik awal.


Cari: