Kunyit untuk Stroke

Kunyit (Curcuma longa) untuk Stroke, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Kurkumin dan Stroke Iskemik: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Studi Praklinis dan Klinis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    15 studi praklinis (450 hewan) dan 3 uji klinis (200 pasien stroke iskemik akut)
    Dosis/Durasi:
    Dosis 200-1000 mg/hari selama 4-12 minggu pada studi klinis
    Temuan:
    Kurkumin secara signifikan mengurangi volume infark pada model hewan dan memperbaiki skor NIHSS pada pasien stroke iskemik. Efek neuroprotektif ini terkait dengan penurunan stres oksidatif dan respons inflamasi.
  2. Suplementasi Kurkumin pada Pasien Stroke Iskemik Akut: Sebuah Uji Coba Acak Tersamar Ganda Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien stroke iskemik akut (30 kurkumin, 30 plasebo)
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Kelompok kurkumin menunjukkan perbaikan signifikan pada skor NIHSS dan penurunan kadar CRP dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  3. Peran Kurkumin dalam Pencegahan dan Pengobatan Stroke: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi (termasuk studi in vitro, in vivo, dan klinis)
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi (200-1500 mg/hari, 4-24 minggu)
    Temuan:
    Kurkumin memiliki efek neuroprotektif melalui mekanisme antioksidan, anti-inflamasi, dan anti-apoptosis. Namun, uji klinis lebih lanjut dengan desain yang lebih ketat diperlukan untuk memvalidasi efektivitasnya pada manusia.
  4. Hubungan Konsumsi Kunyit dengan Risiko Stroke pada Populasi Asia: Studi Kohort Prospektif

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Kohort
    Sampel:
    2.000 subjek dewasa berusia 40-70 tahun dari China
    Dosis/Durasi:
    Konsumsi rutin setara 3-5 gram kunyit segar per hari selama masa follow-up 10 tahun
    Temuan:
    Konsumsi kunyit secara teratur (setara 1 sendok teh/hari) dikaitkan dengan penurunan risiko stroke sebesar 20% setelah disesuaikan dengan faktor perancu. Efek protektif lebih kuat pada wanita dan non-perokok.
  5. Efek Kurkumin terhadap Faktor Risiko Kardiovaskular pada Pasien Stroke: Sebuah Meta-Analisis Uji Coba Acak Terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji coba acak terkontrol dengan total 420 pasien stroke
    Dosis/Durasi:
    500-1500 mg/hari selama 4-24 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kurkumin secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, serta kadar kolesterol LDL pada pasien stroke. Tidak ada efek signifikan pada HDL atau trigliserida.
  6. Kurkumin sebagai Terapi Tambahan pada Rehabilitasi Stroke: Sebuah Uji Coba Acak Terkontrol

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 pasien stroke iskemik dalam fase rehabilitasi (20 kurkumin, 20 plasebo)
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin per hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Penambahan kurkumin pada rehabilitasi standar meningkatkan pemulihan fungsi motorik (skor Fugl-Meyer) dan kognitif (MoCA) secara signifikan dibandingkan plasebo. Kadar BDNF serum juga meningkat.


Cari: