Sampel:
23 studi (16 studi hewan, 5 studi in vitro, 2 studi manusia) yang memenuhi kriteria inklusi
Dosis/Durasi:
Tidak dirangkum karena variasi dosis, rentang dosis ekstrak 50-500 mg/kg BB pada hewan dan 300-1000 mg/hari pada manusia
Temuan:
Temulawak dan senyawa aktifnya (xanthorrhizol, kurkumin) menunjukkan efek neuroprotektif melalui penghambatan NF-κB, penurunan sitokin proinflamasi, dan peningkatan enzim antioksidan. Efek ini konsisten pada berbagai model stroke.