Ginkgo Biloba untuk Stroke

Ginkgo Biloba (Ginkgo biloba) untuk Stroke, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas dan Keamanan Ekstrak Ginkgo biloba pada Stroke Iskemik Akut: Meta-Analisis Uji Coba Terkontrol Acak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 uji coba terkontrol acak dengan total 1.238 pasien stroke iskemik akut
    Dosis/Durasi:
    Dosis 120–240 mg/hari ekstrak standar EGb 761 selama 14–28 hari
    Temuan:
    Ekstrak Ginkgo biloba secara signifikan meningkatkan skor fungsi neurologis (NIHSS) dan mengurangi volume infark pada pasien stroke iskemik akut. Tidak ditemukan peningkatan risiko perdarahan yang signifikan.
  2. Pengaruh Ekstrak Ginkgo biloba terhadap Aliran Darah Serebral dan Fungsi Neurologis pada Pasien Stroke Iskemik Akut: Uji Coba Terkontrol Acak

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    RCT (Uji Coba Terkontrol Acak)
    Sampel:
    180 pasien stroke iskemik akut (usia 45–75 tahun) yang dirawat dalam 48 jam pertama
    Dosis/Durasi:
    240 mg/hari ekstrak EGb 761 selama 14 hari, dilanjutkan 120 mg/hari selama 2 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Ginkgo biloba (EGb 761) meningkatkan aliran darah serebral rata-rata dan memperbaiki skor fungsi neurologis NIHSS dibandingkan plasebo pada hari ke-14. Efek positif bertahan hingga 3 bulan.
  3. Ginkgo biloba sebagai Terapi Tambahan pada Rehabilitasi Stroke: Uji Coba Acak Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    RCT (Uji Coba Terkontrol Acak)
    Sampel:
    106 pasien stroke iskemik subakut (fase rehabilitasi, onset 1–6 bulan)
    Dosis/Durasi:
    240 mg/hari ekstrak Ginkgo biloba standar (EGb 761) selama 12 minggu
    Temuan:
    Penambahan ekstrak Ginkgo biloba pada terapi rehabilitasi standar meningkatkan pemulihan fungsi motorik (skor Fugl-Meyer) dan aktivitas sehari-hari (Barthel Index) dibandingkan plasebo pada minggu ke-12.
  4. Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Efek Ginkgo biloba pada Pemulihan Neurologis Pasca Stroke

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    18 studi (RCT dan kuasi-eksperimental) dengan total 2.015 pasien stroke iskemik dan hemoragik
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi 120–240 mg/hari selama 2–12 minggu
    Temuan:
    Ginkgo biloba secara signifikan meningkatkan skor fungsi neurologis (NIHSS) dan kualitas hidup (SF-36) pada pasien stroke. Efek lebih besar pada stroke iskemik dibandingkan hemoragik.
  5. Ginkgo biloba untuk Gangguan Kognitif Setelah Stroke: Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2010
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    8 uji coba terkontrol acak dengan total 642 pasien stroke dengan gangguan kognitif ringan hingga sedang
    Dosis/Durasi:
    120–240 mg/hari selama 6–24 minggu
    Temuan:
    Ginkgo biloba memperbaiki fungsi kognitif (terutama memori dan kecepatan pemrosesan) pada pasien pasca stroke, namun bukti masih terbatas karena variasi alat ukur dan durasi tindak lanjut yang pendek.
  6. Meta-Analisis Efek Neuroprotektif Ekstrak Ginkgo biloba pada Stroke Iskemik Akut

    Tahun:
    2006
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 uji coba terkontrol acak dengan total 896 pasien stroke iskemik akut (onset < 48 jam)
    Dosis/Durasi:
    120–240 mg/hari ekstrak standar, durasi 14–28 hari
    Temuan:
    Ginkgo biloba secara signifikan menurunkan skor defisit neurologis dan memperbaiki rasio kematian/kecacatan pada 3 bulan. Namun, kualitas studi bervariasi dan diperlukan uji coba lebih besar.


Cari: