Gastroenterologi
Maag atau dispepsia adalah istilah medis untuk gangguan pencernaan yang ditandai dengan rasa tidak nyaman atau nyeri di perut bagian atas.
Gejala umum meliputi perut terasa penuh, cepat kenyang, kembung, mual, sendawa, dan nyeri ulu hati.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti pola makan yang tidak teratur, stres, konsumsi makanan pedas atau berlemak, serta infeksi Helicobacter pylori.
Bahan-bahan herbal berikut memiliki potensi sebagai terapi komplementer untuk membantu meredakan gejala maag melalui mekanisme anti-inflamasi, melindungi lapisan lambung, mengurangi produksi asam lambung, dan melancarkan pencernaan.
Jahe secara signifikan mengurangi skor gejala dispepsia (nyeri epigastrium, rasa penuh, mual) dibandingkan plasebo setelah 4 minggu. Efek samping minimal dan tidak berbeda signifikan antar kelompok.
Ekstrak temulawak secara signifikan mengurangi skor gejala dispepsia (nyeri epigastrium, rasa penuh, mual) dibandingkan plasebo setelah 6 minggu pengobatan. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
Kurkumin secara signifikan mengurangi skor gejala dispepsia dibandingkan plasebo. Efek kurkumin setara dengan omeprazole dalam mengurangi nyeri epigastrium.
Advertisement
Kombinasi minyak peppermint dan jintan secara signifikan mengurangi skor gejala dispepsia (nyeri epigastrium, rasa penuh, mual) dibandingkan plasebo setelah 4 minggu pengobatan. Efek samping ringan dan sementara, seperti sendawa berminyak.
Pemberian ekstrak etanol biji adas dosis 200-400 mg/kg BB secara signifikan mengurangi luas ulkus lambung dan meningkatkan produksi mukus dibandingkan kontrol. Efek gastroprotektif diduga melalui aktivitas antioksidan dan peningkatan prostaglandin.
Pemberian ekstrak kayu manis dosis 200 dan 400 mg/kg secara signifikan mengurangi indeks ulkus dan luas area tukak lambung, serta meningkatkan pH lambung dan kadar mukus. Efek protektif ini sebanding dengan omeprazol pada dosis 20 mg/kg.
Pemberian ekstrak kapulaga selama 8 minggu secara signifikan menurunkan skor gejala dispepsia (nyeri epigastrium, kembung, mual) dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
Meta-analisis menunjukkan bahwa pemberian Aloe vera secara signifikan mempercepat penyembuhan tukak lambung dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan dalam studi-studi yang dianalisis.
Ekstrak daun kemangi dosis 200 dan 400 mg/kg BB secara signifikan mengurangi indeks ulkus dan meningkatkan kadar mukus lambung. Efek ini terkait dengan peningkatan aktivitas antioksidan dan penurunan sitokin pro-inflamasi.
Ekstrak licorice secara signifikan mengurangi skor dispepsia dan meningkatkan kualitas hidup dibandingkan plasebo setelah 4 minggu pengobatan. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.