Adas untuk Maag

Adas (Foeniculum vulgare) untuk Maag, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Gastroprotektif Ekstrak Etanol Biji Adas (Foeniculum vulgare) pada Tikus yang Diinduksi Etanol

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental (In Vivo)
    Sampel:
    30 ekor tikus putih jantan galur Wistar, berat 200-250 g
    Dosis/Durasi:
    Dosis 200 dan 400 mg/kg BB diberikan secara oral 1 jam sebelum induksi etanol 96% (dosis tunggal)
    Temuan:
    Pemberian ekstrak etanol biji adas dosis 200-400 mg/kg BB secara signifikan mengurangi luas ulkus lambung dan meningkatkan produksi mukus dibandingkan kontrol. Efek gastroprotektif diduga melalui aktivitas antioksidan dan peningkatan prostaglandin.
  2. Uji Klinis Efek Minyak Atsiri Adas (Foeniculum vulgare) pada Pasien Dispepsia Fungsional

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    60 pasien dispepsia fungsional (30 per kelompok), usia 18-60 tahun, tanpa lesi organik
    Dosis/Durasi:
    Minyak atisiri adas (0,05 mL/tetes) 3 tetes dicampur air hangat, 2 kali sehari setelah makan, selama 4 minggu
    Temuan:
    Kelompok yang menerima minyak atsiri adas 3 tetes dua kali sehari selama 4 minggu menunjukkan perbaikan skor gejala dispepsia (nyeri epigastrium, kembung, mual) yang signifikan dibandingkan plasebo (p<0,05). Tidak ada efek samping serius dilaporkan.
  3. Efek Antimikroba Ekstrak Biji Adas (Foeniculum vulgare) terhadap Helicobacter pylori Secara In Vitro

    Tahun:
    2012
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    10 isolat klinis Helicobacter pylori dari pasien gastritis di RSUD Dr. Soetomo
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak diuji pada konsentrasi 6,25-400 µg/mL, inkubasi 48 jam pada mikroaerofilik
    Temuan:
    Ekstrak etanol 70% biji adas menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap semua isolat H. pylori dengan konsentrasi hambat minimum (MIC) berkisar 50-100 µg/mL. Aktivitas ini lebih kuat dibandingkan ekstrak air dan terkait dengan kandungan anetol serta fenolik.
  4. Meta-Analisis Efektivitas Tanaman Herbal (Termasuk Adas) pada Pengobatan Gastritis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi terkontrol acak dengan total 1.250 pasien gastritis (2 studi spesifik tentang adas melibatkan 180 pasien)
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi: ekstrak adas 200-500 mg/hari selama 2-8 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa tanaman herbal, termasuk adas, secara signifikan mengurangi risiko kekambuhan gastritis dan memperbaiki skor gejala (RR=0,65; 95% CI 0,52-0,81). Subanalisis untuk adas menunjukkan efek protektif yang sebanding dengan antagonis H2 pada dosis tertentu.
  5. Aktivitas Antiulkus Ekstrak Air Biji Adas (Foeniculum vulgare) pada Tikus yang Diinduksi Aspirin

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    Studi Eksperimental (In Vivo)
    Sampel:
    24 ekor tikus Sprague-Dawley jantan, dibagi 4 kelompok (kontrol, aspirin, ekstrak adas + aspirin, omeprazol + aspirin)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak air diberikan 500 mg/kg BB/hari oral selama 7 hari sebelum induksi aspirin dosis tunggal
    Temuan:
    Pra-perlakuan ekstrak air biji adas dosis 500 mg/kg BB selama 7 hari secara signifikan mengurangi indeks ulkus dan perdarahan mukosa akibat aspirin (300 mg/kg). Efek protektif setara dengan omeprazol 20 mg/kg, diduga melalui peningkatan sekresi mukus dan penurunan peroksidasi lipid.
  6. Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Adas (Foeniculum vulgare) terhadap Sekresi Asam Lambung Tikus yang Distimulasi Histamin

    Tahun:
    2014
    Tipe:
    Studi Eksperimental (In Vivo)
    Sampel:
    20 ekor tikus Wistar jantan, metode ligasi pilorus (pylorus ligation model)
    Dosis/Durasi:
    Dosis tunggal 250 mg/kg BB oral 1 jam sebelum ligasi pilorus, pengukuran setelah 4 jam
    Temuan:
    Pemberian ekstrak etanol daun adas dosis 250 mg/kg BB secara signifikan menurunkan volume sekresi asam lambung (p<0,01) dan meningkatkan pH lambung dari 2,1 menjadi 4,3. Efek ini diduga melalui antagonisme reseptor H2 atau efek antikolinergik.


Cari: