Lidah Buaya untuk Maag

Lidah Buaya (Aloe vera) untuk Maag, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Lidah Buaya (Aloe vera) dalam Pengobatan Tukak Lambung: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 studi klinis acak terkontrol dengan total 452 pasien tukak lambung
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi antara 100–300 mg ekstrak kering Aloe vera per hari selama 4–8 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa pemberian Aloe vera secara signifikan mempercepat penyembuhan tukak lambung dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan dalam studi-studi yang dianalisis.
  2. Gel Lidah Buaya untuk Dispepsia Fungsional: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    RCT (Uji Klinis Acak Terkontrol)
    Sampel:
    120 pasien dengan dispepsia fungsional (usia 18–65 tahun)
    Dosis/Durasi:
    30 mL gel Aloe vera murni dua kali sehari selama 4 minggu
    Temuan:
    Gel Aloe vera 30 mL dua kali sehari secara signifikan mengurangi skor keparahan gejala dispepsia setelah 4 minggu dibandingkan plasebo. Kelompok Aloe vera juga menunjukkan perbaikan kualitas hidup terkait gangguan pencernaan.
  3. Pengaruh Lidah Buaya terhadap Penyembuhan Tukak Lambung pada Pasien Penyakit Tukak Peptik

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT (Uji Klinis Acak Terkontrol)
    Sampel:
    80 pasien dengan tukak lambung aktif (dikonfirmasi endoskopi)
    Dosis/Durasi:
    100 mL jus Aloe vera (dari gel segar) dua kali sehari selama 6 minggu
    Temuan:
    Pemberian jus Aloe vera 100 mL per hari selama 6 minggu menghasilkan tingkat penyembuhan tukak yang lebih tinggi (85%) dibandingkan kelompok kontrol yang mendapat antasida (60%). Terjadi penurunan signifikan kadar asam lambung dan peningkatan sitokin anti-inflamasi.
  4. Lidah Buaya dalam Gangguan Gastrointestinal: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi klinis dan pra-klinis (9 pada manusia, 9 pada hewan) dengan total 1.230 subjek
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi, dosis umum setara dengan 200–600 mg ekstrak kering per hari selama 2–8 minggu
    Temuan:
    Tinjauan sistematis menyimpulkan bahwa Aloe vera memiliki efek gastroprotektif yang kuat melalui mekanisme antioksidan, anti-inflamasi, dan stimulasi produksi mukus lambung. Sebagian besar studi pada manusia menunjukkan perbaikan gejala maag dan dispepsia.
  5. Perbandingan Lidah Buaya dengan Ranitidin dalam Pengobatan Tukak Lambung: Sebuah Studi Komparatif

    Tahun:
    2009
    Tipe:
    RCT (Uji Klinis Acak Terkontrol)
    Sampel:
    60 pasien dengan tukak lambung yang dikonfirmasi endoskopi
    Dosis/Durasi:
    400 mg ekstrak kering Aloe vera dua kali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Aloe vera (400 mg ekstrak kering per hari) menunjukkan efektivitas yang setara dengan ranitidin 300 mg per hari dalam menyembuhkan tukak lambung setelah 8 minggu. Kelompok Aloe vera memiliki efek samping lebih sedikit dibandingkan ranitidin.


Cari: