Kunyit untuk Maag

Kunyit (Curcuma longa) untuk Maag, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efikasi Kurkumin untuk Dispepsia Fungsional: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    10 studi dengan total 1.245 pasien dispepsia fungsional
    Dosis/Durasi:
    500–1000 mg/hari selama 4–8 minggu
    Temuan:
    Kurkumin secara signifikan mengurangi skor gejala dispepsia dibandingkan plasebo. Efek kurkumin setara dengan omeprazole dalam mengurangi nyeri epigastrium.
  2. Perbandingan Kurkumin dan Omeprazole pada Pasien Dispepsia Fungsional: Uji Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    150 pasien dispepsia fungsional (75 per kelompok)
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin dua kali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Kurkumin tidak kalah efektif dibanding omeprazole dalam memperbaiki gejala dispepsia setelah 8 minggu. Kelompok kurkumin menunjukkan efek samping lebih sedikit.
  3. Kurkumin untuk Pengobatan Gastritis Kronis: Uji Acak Terkontrol

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 pasien gastritis kronis yang dikonfirmasi endoskopi
    Dosis/Durasi:
    600 mg kurkumin per hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian kurkumin selama 8 minggu menurunkan skor inflamasi mukosa lambung secara signifikan. Kadar prostaglandin E2 meningkat dibandingkan kelompok kontrol.
  4. Kurkumin dan Eradikasi Helicobacter pylori: Uji Acak Tersamar Ganda Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2014
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien positif H. pylori (30 kurkumin + terapi standar, 30 plasebo + terapi standar)
    Dosis/Durasi:
    300 mg kurkumin dua kali sehari selama 2 minggu bersamaan dengan terapi triple
    Temuan:
    Penambahan kurkumin pada terapi triple standar meningkatkan angka eradikasi H. pylori dari 70% menjadi 88%. Kurkumin juga mengurangi dispepsia terkait infeksi.
  5. Kunyit (Curcuma longa) untuk Dispepsia: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2006
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    5 studi klinis (total 307 pasien dispepsia)
    Dosis/Durasi:
    1–3 gram kunyit bubuk per hari selama 1–3 bulan
    Temuan:
    Kunyit efektif mengurangi gejala dispepsia seperti nyeri ulu hati dan kembung. Dosis harian 1–3 gram kunyit bubuk aman dan setara dengan antasida ringan.
  6. Efikasi Kurkumin dalam Pengobatan Ulkus Peptikum: Uji Acak Terkontrol

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 pasien ulkus peptikum aktif (40 kurkumin, 40 omeprazole, 40 kombinasi)
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin dua kali sehari (tunggal) atau dikombinasikan dengan omeprazole 20 mg/hari selama 6 minggu
    Temuan:
    Kombinasi kurkumin dan omeprazole mempercepat penyembuhan ulkus lebih cepat dibanding omeprazole saja. Kurkumin tunggal juga menunjukkan penyembuhan ulkus pada 65% pasien setelah 6 minggu.


Cari: