Minuman hangat yang memadukan parutan wasabi asli dengan jahe dan serai, terinspirasi jamu Nusantara. Sensasi pedasnya ringan dan aromatik, cocok dinikmati saat cuaca dingin atau setelah beraktivitas.
| 200 ml air |
| 1 cm (±2 g) umbi wasabi segar (Eutrema japonicum), parut halus |
| 2 cm jahe, memarkan |
| 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan |
| 1 sdm madu |
| 1 sdt air jeruk nipis |
Wasabi mengandung senyawa isothiocyanate yang dalam penelitian laboratorium berperan sebagai antioksidan dan pendukung pertahanan tubuh. Jahe dan serai secara tradisional digunakan untuk menghangatkan tubuh dan meredakan mual ringan.
Advertisement
Satu porsi 200 ml mengandung ±2 g wasabi segar. Minum maksimal 2 gelas/hari, dan batasi total wasabi segar harian maksimal 5 g.
Secara teoritis dapat memperkuat efek obat antikoagulan/antiplatelet seperti warfarin, aspirin, dan klopidogrel, serta memengaruhi terapi tiroid. Konsultasikan dengan dokter jika sedang menjalani pengobatan tersebut.
Hindari jika sedang mengalami tukak lambung aktif, GERD berat, alergi terhadap tanaman Brassicaceae, atau pada anak di bawah 2 tahun.
Resep Herbal: #0510