Omelet lembut dengan daun katuk cincang dan kunyit segar, cocok untuk sarapan bernutrisi. Kombinasi telur, katuk, dan kunyit memberi protein berkualitas, vitamin, dan antioksidan.
| 2 butir telur ayam kampung |
| 40 g daun katuk muda, iris halus |
| 1 buah tomat kecil, potong dadu |
| 1 siung bawang putih, cincang halus |
| 1 siung bawang merah, iris tipis |
| 1/2 sdt kunyit bubuk |
| 1/4 sdt lada hitam bubuk |
| 1/2 sdt garam |
| 1 sdt minyak kelapa atau minyak zaitun |
Membantu memenuhi kebutuhan protein harian dan memberikan vitamin A, vitamin C, serta zat besi dari daun katuk. Kunyit menambahkan sifat antiradang dan memberi warna serta cita rasa hangat.
Advertisement
Satu porsi omelet mengandung sekitar 40 g daun katuk. Cukup disajikan sebagai menu sarapan, maksimal 3–4 kali seminggu.
Kunyit dapat memengaruhi efek obat pengencer darah bila dikonsumsi dalam bentuk ekstrak pekat; jumlah bumbu dapur umumnya aman. Vitamin K dari katuk juga perlu diperhatikan pada terapi antikoagulan.
Hindari jika alergi telur; bagi penderita kolesterol tinggi, batasi kuning telur dan konsultasikan dengan ahli gizi.
Resep Herbal: #0509