Bakso ayam lembut dengan potongan daun katuk yang dikukus, bukan digoreng. Hidangan ini praktis sebagai lauk sehat keluarga dan bekal ibu menyusui.
| 250 g daging ayam giling tanpa kulit |
| 75 g daun katuk muda |
| 1 butir putih telur |
| 30 g tepung sagu |
| 1 siung bawang putih, parut |
| 1 sdm bawang merah goreng, haluskan |
| 1/2 sdt lada putih bubuk |
| 1/2 sdt garam |
| 1 sdt minyak zaitun |
Menyediakan protein hewani, zat besi, dan folat yang mendukung perbaikan jaringan dan produksi sel darah. Daun katuk menambahkan antioksidan dan serat, sehingga bakso lebih mengenyangkan.
Advertisement
Satu porsi 5–6 butir sekitar 100–120 g mengandung sekitar 20 g daun katuk. Konsumsi cukup 1 porsi per hari.
Konsumsi berdekatan dengan obat dapat terhambat oleh protein dan serat; beri jeda 2 jam. Jika memakai warfarin, perhatikan jumlah katuk karena kaya vitamin K.
Tidak dianjurkan bagi penderita alergi telur atau ayam; porsi protein perlu disesuaikan pada penyakit ginjal kronis.
Resep Herbal: #0508