Bakso Ayam Katuk Kukus

Bakso ayam katuk kukus tinggi protein, folat, dan antioksidan; praktis untuk bekal ibu menyusui dan menu keluarga.

Deskripsi:

Bakso ayam lembut dengan potongan daun katuk yang dikukus, bukan digoreng. Hidangan ini praktis sebagai lauk sehat keluarga dan bekal ibu menyusui.

Resep:

Bahan:
250 g daging ayam giling tanpa kulit
75 g daun katuk muda
1 butir putih telur
30 g tepung sagu
1 siung bawang putih, parut
1 sdm bawang merah goreng, haluskan
1/2 sdt lada putih bubuk
1/2 sdt garam
1 sdt minyak zaitun

Manfaat:

Menyediakan protein hewani, zat besi, dan folat yang mendukung perbaikan jaringan dan produksi sel darah. Daun katuk menambahkan antioksidan dan serat, sehingga bakso lebih mengenyangkan.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Rebus daun katuk selama 1-2 menit, tiriskan, peras airnya, lalu iris halus.
  2. Dalam wadah, campur ayam giling, putih telur, tepung sagu, bawang putih, bawang merah goreng, lada, garam, dan minyak zaitun.
  3. Tambahkan irisan daun katuk, aduk adonan searah hingga rata dan terasa lengket.
  4. Basahi tangan, bentuk adonan menjadi bola-bola berdiameter sekitar 4 cm.
  5. Kukus dalam dandang panas selama 15-20 menit sampai matang. Angkat dan sajikan hangat.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Satu porsi 5–6 butir sekitar 100–120 g mengandung sekitar 20 g daun katuk. Konsumsi cukup 1 porsi per hari.

Interaksi:

Konsumsi berdekatan dengan obat dapat terhambat oleh protein dan serat; beri jeda 2 jam. Jika memakai warfarin, perhatikan jumlah katuk karena kaya vitamin K.

Kontraindikasi:

Tidak dianjurkan bagi penderita alergi telur atau ayam; porsi protein perlu disesuaikan pada penyakit ginjal kronis.

Resep Herbal: #0508



Resep Herbal Lainnya

Cari: