Kompring

Comfrey | Symphytum officinale
Kompring
Nama
Kompring (Comfrey)
Nama Latin/Ilmiah
Symphytum officinale
Bagian Digunakan
Daun, Akar
Rasa
Manis, pahit, sepat

Nama Lain
Knitbone (Inggris), Beinwell (Jerman), Consoude (Perancis), Consuelda (Spanyol), Smeerwortel (Belanda)
Asal
Eropa, Asia Barat
Kandungan Utama
Allantoin, asam rosmarinat, alkaloid pirolizidin, tanin, lendir

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Kompring

Symphytum officinale atau yang lebih dikenal sebagai comfrey adalah tanaman herbal tahunan dari famili Boraginaceae, berasal dari Eropa dan Asia. Tanaman ini memiliki akar tunggang yang dalam serta daun besar, kasar, dan berbulu halus. Bunga comfrey berbentuk lonceng kecil yang biasanya berwarna ungu, merah muda, atau krem, dan mekar di musim semi hingga musim panas. Ciri khasnya adalah kemampuan regenerasi yang cepat serta pertumbuhan yang subur, sehingga sering dimanfaatkan sebagai tanaman penutup tanah atau pupuk hijau dalam pertanian organik.

Baca Lebih Lanjut
Update: 27 Agu 2026 - 06:41:52
 

II. Ciri-ciri Kompring

Tanaman ini suka banget tumbuh di tempat yang lembap dan tanahnya subur, kayak di pinggir sungai atau padang rumput yang agak basah. Dia tipe tanaman yang tahan banting dan bisa tumbuh subur di iklim sedang. Karakteristik/ciri-ciri Kompring (Symphytum officinale):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Punya akar tunggang yang bentuknya tebal, berdaging, dan warnanya agak gelap (hitam di luar, putih di dalam).
Batang Batangnya tegak, bisa tumbuh cukup tinggi, dan permukaannya tertutup bulu-bulu halus yang agak kasar kalau disentuh.
Daun Daunnya lebar dengan bentuk lonjong ke arah ujung. Tekstur permukaannya kasar dan berbulu, serta punya tulang daun yang sangat menonjol.
Bunga Bunganya berbentuk lonceng kecil yang menggantung, warnanya bervariasi mulai dari ungu muda, merah muda, sampai putih kekuningan.
Buah Dan Biji Buahnya tipe kacang (nutlet) kecil yang pecah jadi empat bagian saat sudah matang.

III. Manfaat Kompring

8 Manfaat Kompring untuk kesehatan.

  1. Osteoarthritis (Nyeri dan Peradangan Sendi)

    Ekstrak akar komprei mengandung senyawa anti-inflamasi seperti asam rosmarinat dan allantoin. Allantoin merangsang fibroblas dan sintesis kolagen, sementara asam rosmarinat menghambat siklooksigenase (COX-1/COX-2) dan lipooksigenase (5-LOX), menurunkan produksi prostaglandin dan leukotrien serta mengurangi sitokin pro-inflamasi (IL-1β, TNF-α). Efek ini diperkuat melalui penghambatan jalur NF-κB.

    Senyawa Aktif: Allantoin, Asam Rosmarinat, Tannin
    Tampilkan
  2. Cedera Pergelangan Kaki Akut (Ankle Sprain)

    Efek anti-inflamasi dan dekongestan dari allantoin dan flavonoid (misalnya quercetin) mengurangi edema lokal dengan menghambat eksudasi kapiler dan meningkatkan drainase limfatik. Asam rosmarinat menekan aktivitas metalloproteinase matriks (MMP) yang merusak jaringan ligamen.

    Tampilkan
  3. Penyembuhan Luka Superfisial dan Dermatitis

    Allantoin mempercepat proliferasi keratinosit dan fibroblas melalui aktivasi reseptor TGF-β, sementara mucilago dan polisakarida membentuk lapisan pelindung yang mempertahankan kelembaban luka. Tanin dan asam fenolik menghambat pertumbuhan bakteri patogen pada permukaan luka.

    Senyawa Aktif: Allantoin, Mucilago, Asam Rosmarinat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Kompring

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kompring.

  1. Symphytine

    Golongan: Alkaloid Pyrrolizidine
    Bagian Tanaman: Akar, daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Hepatotoksik, Karsinogenik, Antikolinergik Lemah.
    Tampilkan
  2. Echimidine

    Golongan: Alkaloid Pyrrolizidine
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Hepatotoksik, Pneumotoksik, Mutagenik.
    Tampilkan
  3. Lasiocarpine

    Golongan: Alkaloid Pyrrolizidine
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Hepatotoksik, Karsinogenik (terbukti Pada Hewan).
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Kompring

Interaksi & Kontraindikasi Kompring dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Produk komfrey topikal PA-free (bebas alkaloid pirolizidina) pada kulit utuh, digunakan ≤4 minggu

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Dapat digunakan dengan hati-hati. Namun, tetap hindari penggunaan pada luka terbuka dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum digunakan.

  2. Penggunaan bersamaan dengan obat penghambat CYP3A4 (misalnya ketokonazol, ritonavir, jus grapefruit)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Hindari kombinasi tanpa pengawasan medis. Obat ini dapat mengubah metabolisme alkaloid pirolizidina sehingga berpotensi meningkatkan toksisitas.

  3. Penggunaan bersamaan dengan obat penginduksi CYP3A4 (misalnya rifampisin, karbamazepin, fenitoin, St. John's Wort)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Tidak dianjurkan karena induksi CYP3A4 dapat meningkatkan pembentukan metabolit reaktif toksik dari comfrey.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+9)

VI. Efek Samping Kompring

Kompreng (Symphytum officinale) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk pengobatan luar seperti memar, nyeri otot, dan osteoarthritis. Meskipun demikian, tanaman ini mengandung senyawa aktif yang disebut alkaloid pirolizidin (PA), yang memiliki sifat hepatotoksik. Penggunaan kompreng, terutama jika diserap melalui kulit yang rusak atau dikonsumsi secara oral, dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius, termasuk penyakitveno-oklusif hati (HVOD), sirosis, bahkan gagal hati. Toksisitas ini terjadi karena metabolit reaktif dari alkaloid pirolizidin merusak sel-sel hati secara progresif dari waktu ke waktu.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Kompring

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Kompring.

  1. Efektivitas dan keamanan komprei topikal pada nyeri muskuloskeletal: meta-analisis uji acak terkontrol

    Tahun: 2023
    Temuan:
    Komprei topikal secara signifikan menurunkan skor nyeri dibandingkan plasebo dengan ukuran efek besar. Kejadian efek samping lokal tergolong ringan dan tidak berbeda bermakna dengan plasebo.
    Tampilkan
  2. Pengaruh Symphytum officinale terhadap penyembuhan luka pada model hewan: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Ekstrak komprei mempercepat penutupan luka dan meningkatkan persentase kontraksi luka dibandingkan kontrol. Efek penyembuhan luka diduga terkait dengan peningkatan proliferasi fibroblas dan neovaskularisasi.
    Tampilkan
  3. Efektivitas gel ekstrak akar komprei terhadap nyeri dan kekakuan pada pasien osteoartritis lutut: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Gel ekstrak akar komprei 10% menurunkan skor WOMAC nyeri dan kekakuan secara bermakna setelah 12 minggu dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada perbaikan fungsi fisik antar kelompok.
    Tampilkan

VIII. FAQ Kompring

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kompring.

Apa komponen aktif utama dari comfrey dan bagaimana mekanisme kerjanya?
Comfrey (Symphytum officinale) mengandung allantoin yang merangsang proliferasi sel dan penyembuhan luka, serta asam rosmarinat dan asam kafeat yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan. Namun comfrey juga mengandung alkaloid pirolizidina hepatotoksik seperti echinatine, lycopsamine, dan intermedine. Oberlies et al., 2004; Frost et al., 2014.
Apakah comfrey aman dikonsumsi sebagai teh atau suplemen oral?
Tidak aman. Alkaloid pirolizidina dalam comfrey bersifat hepatotoksik dan karsinogenik, serta dapat menyebabkan penyakit veno-oklusif hati. European Medicines Agency menetapkan bahwa penggunaan oral comfrey tidak direkomendasikan karena risikonya tidak dapat diterima. EMA, 2015; WHO, 2002.
Apa saja manfaat penggunaan topikal comfrey yang didukung bukti ilmiah?
Penggunaan topikal ekstrak comfrey dapat mengurangi nyeri dan mempercepat penyembuhan pada keseleo, memar, dan iritasi kulit. Sebuah tinjauan klinis menunjukkan manfaat untuk nyeri pergelangan kaki dan dermatitis. Namun penggunaan ini hanya aman pada kulit utuh, tidak pada luka terbuka. Frost et al., 2014; Stickel & Seitz, 2000.
Apa efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan comfrey?
Efek samping yang paling serius adalah kerusakan hati, seperti sirosis dan penyakit veno-oklusif, yang dapat berakibat fatal. Penggunaan topikal pada kulit yang rusak atau lecet juga dapat menyebabkan penyerapan sistemik alkaloid pirolizidina. Gejala awal yang mungkin muncul meliputi nyeri perut, mual, dan kelelahan. Rode, 2002; Stickel & Seitz, 2000.
Apakah comfrey dapat digunakan untuk bayi atau anak-anak?
Tidak. Bayi dan anak-anak sangat sensitif terhadap alkaloid pirolizidina karena fungsi hati mereka belum matang. Risiko hepatotoksisitas dan efek kumulatif lebih besar, sehingga comfrey tidak boleh digunakan pada populasi ini, termasuk secara topikal. WHO, 2002; EMA, 2015.
Apakah comfrey aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak aman. Alkaloid pirolizidina bersifat mutagenik, dapat melewati plasenta, dan tampaknya diekskresikan dalam ASI, sehingga berisiko menyebabkan kerusakan hati pada janin atau bayi. Oleh karena itu, penggunaan comfrey pada ibu hamil dan menyusui merupakan kontraindikasi absolut. WHO, 2002; EMA, 2015.
Apa batasan regulasi penggunaan comfrey di berbagai negara?
Banyak otoritas kesehatan, termasuk European Medicines Agency dan FDA, melarang atau membatasi produk oral comfrey. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah merekomendasikan produsen suplemen untuk menarik produk oral comfrey dari pasar. Untuk penggunaan topikal, disarankan tidak lebih dari 4–6 minggu per tahun dan hanya pada kulit utuh. EMA, 2015; FDA, 2001.
Bagaimana cara meminimalkan risiko jika tetap ingin menggunakan comfrey secara topikal?
Gunakan produk komersial yang telah distandardisasi dan bebas alkaloid pirolizidina, misalnya berlabel 'PA-free', atau gunakan ekstrak yang telah dihilangkan alkaloidnya. Namun tetap tidak boleh digunakan pada luka terbuka, kulit rusak, atau area mukosa, dan batasi durasi penggunaannya. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum digunakan, terutama jika memiliki gangguan hati. Frost et al., 2014; EMA, 2015.

Feverfew

Tanacetum parthenium

Gobo

Arctium lappa

Cari: