Advertisement
Symphytum officinale atau yang lebih dikenal sebagai comfrey adalah tanaman herbal tahunan dari famili Boraginaceae, berasal dari Eropa dan Asia. Tanaman ini memiliki akar tunggang yang dalam serta daun besar, kasar, dan berbulu halus. Bunga comfrey berbentuk lonceng kecil yang biasanya berwarna ungu, merah muda, atau krem, dan mekar di musim semi hingga musim panas. Ciri khasnya adalah kemampuan regenerasi yang cepat serta pertumbuhan yang subur, sehingga sering dimanfaatkan sebagai tanaman penutup tanah atau pupuk hijau dalam pertanian organik.
Tanaman ini suka banget tumbuh di tempat yang lembap dan tanahnya subur, kayak di pinggir sungai atau padang rumput yang agak basah. Dia tipe tanaman yang tahan banting dan bisa tumbuh subur di iklim sedang. Karakteristik/ciri-ciri Kompring (Symphytum officinale):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Punya akar tunggang yang bentuknya tebal, berdaging, dan warnanya agak gelap (hitam di luar, putih di dalam). |
| Batang | Batangnya tegak, bisa tumbuh cukup tinggi, dan permukaannya tertutup bulu-bulu halus yang agak kasar kalau disentuh. |
| Daun | Daunnya lebar dengan bentuk lonjong ke arah ujung. Tekstur permukaannya kasar dan berbulu, serta punya tulang daun yang sangat menonjol. |
| Bunga | Bunganya berbentuk lonceng kecil yang menggantung, warnanya bervariasi mulai dari ungu muda, merah muda, sampai putih kekuningan. |
| Buah Dan Biji | Buahnya tipe kacang (nutlet) kecil yang pecah jadi empat bagian saat sudah matang. |
8 Manfaat Kompring untuk kesehatan.
Ekstrak akar komprei mengandung senyawa anti-inflamasi seperti asam rosmarinat dan allantoin. Allantoin merangsang fibroblas dan sintesis kolagen, sementara asam rosmarinat menghambat siklooksigenase (COX-1/COX-2) dan lipooksigenase (5-LOX), menurunkan produksi prostaglandin dan leukotrien serta mengurangi sitokin pro-inflamasi (IL-1β, TNF-α). Efek ini diperkuat melalui penghambatan jalur NF-κB.
Efek anti-inflamasi dan dekongestan dari allantoin dan flavonoid (misalnya quercetin) mengurangi edema lokal dengan menghambat eksudasi kapiler dan meningkatkan drainase limfatik. Asam rosmarinat menekan aktivitas metalloproteinase matriks (MMP) yang merusak jaringan ligamen.
Allantoin mempercepat proliferasi keratinosit dan fibroblas melalui aktivasi reseptor TGF-β, sementara mucilago dan polisakarida membentuk lapisan pelindung yang mempertahankan kelembaban luka. Tanin dan asam fenolik menghambat pertumbuhan bakteri patogen pada permukaan luka.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kompring.
Interaksi & Kontraindikasi Kompring dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Kompreng (Symphytum officinale) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk pengobatan luar seperti memar, nyeri otot, dan osteoarthritis. Meskipun demikian, tanaman ini mengandung senyawa aktif yang disebut alkaloid pirolizidin (PA), yang memiliki sifat hepatotoksik. Penggunaan kompreng, terutama jika diserap melalui kulit yang rusak atau dikonsumsi secara oral, dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius, termasuk penyakitveno-oklusif hati (HVOD), sirosis, bahkan gagal hati. Toksisitas ini terjadi karena metabolit reaktif dari alkaloid pirolizidin merusak sel-sel hati secara progresif dari waktu ke waktu.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Kompring.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kompring.