Talas

Taro Root | Colocasia esculenta
Talas
Nama
Talas (Taro Root)
Nama Latin/Ilmiah
Colocasia esculenta


Advertisement


I. Ciri-ciri Talas

Talas ini hobi banget tumbuh di tempat yang lembap, basah, atau daerah rawa-rawa. Tanaman ini butuh banyak air dan tanah yang subur kaya humus biar bisa berkembang maksimal. Karakteristik/ciri-ciri Talas (Colocasia esculenta):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Punya sistem perakaran serabut yang tumbuh dari bagian pangkal batang atau umbi.
Batang Batangnya sebenarnya adalah umbi yang ada di dalam tanah (disebut bonggol), sementara yang kelihatan di atas itu cuma tangkai daun yang tegap dan berair.
Daun Bentuknya lebar kayak hati atau perisai (peltate). Permukaan daunnya punya lapisan lilin jadi air nggak gampang nempel alias kayak daun talas (efek lotus).
Tangkai Daun Tangkainya panjang, tebal, dan warnanya bervariasi dari hijau, ungu, sampai kemerahan.
Bunga Bunganya tipe tongkol (spadix) yang diselimuti oleh seludang bunga (spatha), mirip banget sama bentuk bunga anthurium.
Umbi Bagian utamanya adalah umbi batang yang mengandung banyak pati, teksturnya padat, dan jadi cadangan makanan buat si tanaman.

II. Efek Samping Talas

Talas (Colocasia esculenta) mentah atau yang tidak dimasak dengan benar mengandung konsentrasi tinggi kalsium oksalat (dalam bentuk raphides) serta protease nabati yang dapat menyebabkan efek samping toksik lokal yang signifikan. Ketika dikonsumsi atau disentuh, kristal oksalat tajam ini bertindak seperti jarum mikroskopis yang menusuk jaringan mukosa di mulut, tenggorokan, dan saluran pencernaan, memicu sensasi terbakar yang parah, iritasi akut, pembengkakan (edema) pada bibir dan lidah, serta kesulitan menelan (disfagia). Selain itu, senyawa racun ini juga dapat menyebabkan dermatitis kontak iritan pada kulit individu yang memproses umbi atau daun talas mentah tanpa perlindungan yang memadai.

Baca Semua Efek Samping

Jamur Kuping

Auricularia auricula-judae

Teh

Camellia sinensis

Cari: