Minuman hangat khas Nusantara yang diuji coba dengan perpaduan kayu secang, jahe, serai, dan kayu manis. Resep ini mengadaptasi Wedang Uwuh dan penggunaan secang (Su-Mu) dalam pengobatan tradisional Tiongkok.
| 10 g kayu secang kering (Caesalpinia sappan), cuci cepat |
| 2 cm jahe, memarkan |
| 1 batang serai, memarkan |
| 2 cm kayu manis batang |
| 500 ml air |
| 1-2 sdm madu atau gula aren, sesuaikan selera |
| 1 sdt air jeruk nipis (opsional) |
Brazilin dalam secang berpotensi sebagai antioksidan dan antiinflamasi yang membantu menjaga daya tahan tubuh. Secara tradisional, jahe dan serai juga dipakai untuk menghangatkan tubuh dan meredakan pegal.
Advertisement
Minum satu gelas (200-250 ml) sekali; maksimal dua gelas per hari. Setara dengan sekitar 4-8 g kayu secang kering, masih dalam rentang dosis ramuan tradisional 3-9 g per hari.
Dapat memperkuat efek obat antikoagulan/antiplatelet seperti warfarin, aspirin, atau klopidogrel. Bila sedang minum obat antidiabetes, pantau gula darah karena secang berpotensi menurunkan gula darah.
Hindari pada ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 2 tahun, gangguan perdarahan aktif, atau menstruasi dengan volume darah berlebihan.
Resep Herbal: #0803
Advertisement