Advertisement
Marigold atau yang dikenal dengan nama ilmiah Tagetes erecta merupakan tumbuhan berbunga dari famili Asteraceae yang berasal dari wilayah Meksiko dan Amerika Tengah. Tumbuhan ini terkenal dengan bunga berwarna kuning hingga oranye terang yang mencolok, dengan kepala bunga majemuk yang tersusun rapat menyerupai bola. Di Indonesia, marigold sering disebut sebagai "bunga tahi ayam" dan telah lama dibudidayakan baik sebagai tanaman hias maupun tanaman industri. Secara botani, Tagetes erecta memiliki batang tegak yang dapat mencapai tinggi 30–120 cm, daun majemuk menyirip dengan tepi bergerigi, serta mengeluarkan aroma khas yang tajam akibat kandungan minyak atsiri di dalamnya.
Tanaman ini berasal dari Meksiko dan sangat suka tempat yang kena sinar matahari langsung. Cocok banget ditanam di dataran rendah sampai menengah dengan tanah yang drainasenya lancar (nggak becek). Sering dijadikan tanaman hias atau pengusir hama alami di kebun. Karakteristik/ciri-ciri Cocok Botol (Tagetes erecta):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Sistem perakarannya serabut yang cukup kuat dan berkembang di lapisan tanah atas. |
| Batang | Batangnya tegak, berkayu lunak, warnanya hijau dengan alur yang jelas, dan kalau dipatahin aromanya khas banget (agak menyengat). |
| Daun | Daunnya menyirip ganjil, tepinya bergerigi tajam, dan letaknya berhadapan. Warnanya hijau segar. |
| Bunga | Bentuknya bulat seperti bola (pom-pom), mahkotanya bertumpuk-tumpuk padat, warnanya mencolok dari kuning cerah sampai oranye tua. |
| Buah Dan Biji | Buahnya berbentuk memanjang (achene) dengan warna hitam atau kecokelatan, di ujungnya ada bulu-bulu halus untuk membantu penyebaran biji. |
8 Manfaat Cocok Botol untuk kesehatan.
Lutein dan zeaxanthin terakumulasi di makula, menyaring cahaya biru gelombang pendek, menetralkan radikal bebas dan oksigen singlet, menekan peroksidasi lipid sel epitel pigmen retina (RPE), serta menghambat sinyal NF-κB yang memicu inflamasi retina.
Karotenoid dan flavonoid bunga T. erecta menyumbang elektron kepada radikal bebas, menghambat peroksidasi lipid, meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen melalui aktivasi Nrf2/HO-1, serta menurunkan MDA dan meningkatkan SOD, CAT, dan GSH pada jaringan.
Flavonoid dan lutein menghambat translokasi NF-κB p65 ke nukleus, menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-1β, dan IL-6, sehingga menurunkan produksi PGE2 dan nitrit oksida. Pada jaringan sendi, lutein juga menghambat MMP-3/MMP-13 dan degradasi kartilago.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Cocok Botol.
Interaksi & Kontraindikasi Cocok Botol dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Tanaman Cocok Botol atau yang lebih dikenal sebagai Marigold (Tagetes erecta) umumnya sering digunakan dalam pengobatan tradisional dan sebagai tanaman hias. Namun, penggunaan tanaman ini, baik secara topikal (kulit) maupun sistemik (oral), dapat menimbulkan beberapa efek samping yang terdokumentasi secara ilmiah. Salah satu efek samping dermatologis yang paling sering dilaporkan adalah dermatitis kontak alergika dan fotodermatitis. Senyawa aktif seperti thiophenes dan sesquiterpene lactones yang terkandung di dalam getah atau ekstrak bunga marigold dapat bertindak sebagai alergen poten. Ketika kulit yang terpapar zat ini terkena sinar matahari, dapat terjadi reaksi fototoksik yang menyebabkan kemerahan, vesikel, rasa gatal yang hebat, hingga sensasi terbakar pada individu yang sensitif.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Cocok Botol.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Cocok Botol.