Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Tagetes erecta L. (Asteraceae): Tinjauan fitokimia, farmakologi, dan keamanannya

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Review
    Sampel:
    Tidak berlaku (tinjauan naratif; lebih dari 120 artikel)
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku
    Temuan:
    Tagetes erecta kaya akan lutein, flavonoid, dan minyak atsiri. Ekstraknya menunjukkan aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, dan hepatoprotektif.
  2. Genus Tagetes (Asteraceae): Tinjauan penggunaan tradisional, fitokimia, dan farmakologinya

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    Tidak berlaku (tinjauan sistematis; lebih dari 150 artikel)
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku
    Temuan:
    Tagetes erecta digunakan secara tradisional untuk gangguan pencernaan, peradangan, dan infeksi. Fitokimianya meliputi lutein, flavonoid, dan tiofen.
  3. Suplementasi lutein dan zeaxanthin serta degenerasi makula terkait usia: Tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    5 RCT dengan 2.283 partisipan dengan AMD atau berisiko AMD
    Dosis/Durasi:
    Lutein 10 mg/hari dan zeaxanthin 2 mg/hari, durasi 6–24 bulan
    Temuan:
    Suplementasi lutein/zeaxanthin meningkatkan densitas pigmen makula. Namun, tidak secara konsisten memperbaiki tajam penglihatan atau mencegah progresi AMD.
  4. Optimasi ekstraksi berbantuan ultrasonik lutein dari bunga marigold (Tagetes erecta L.) dan evaluasi aktivitas antioksidannya

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Eksperimental in vitro
    Sampel:
    Bunga Tagetes erecta kering; ekstraksi in vitro
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (ekstraksi in vitro)
    Temuan:
    Kondisi ekstraksi ultrasonik optimal meningkatkan rendemen lutein dan aktivitas antioksidan. Ekstrak lutein menunjukkan daya penangkalan radikal bebas yang kuat.
  5. Efek antiinflamasi ekstrak bunga Tagetes erecta L. pada makrofag RAW 264.7 yang distimulasi lipopolisakarida

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel RAW 264.7 yang distimulasi LPS (in vitro)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak 50–200 µg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak bunga menurunkan produksi NO, TNF-α, dan IL-6. Efek ini terkait penghambatan jalur NF-κB.
  6. Aktivitas hepatoprotektif bunga Tagetes erecta L. terhadap hepatotoksisitas yang diinduksi karbon tetraklorida pada tikus

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Preklinis in vivo
    Sampel:
    Tikus Wistar jantan dengan hepatotoksisitas induksi CCl4
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak 200–400 mg/kg BB/hari selama 14 hari
    Temuan:
    Ekstrak bunga menurunkan kadar ALT, AST, dan MDA. Ekstrak juga meningkatkan aktivitas SOD dan katalase.
  7. Efek ekstrak marigold terhadap hidrasi dan elastisitas kulit: Uji acak terkontrol double-blind dengan plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    50 wanita sehat selama 12 minggu
    Dosis/Durasi:
    Lutein 10 mg/hari selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplemen ekstrak marigold meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.

Advertisement


Cari: