Teh hangat dari kulit anggur merah dan rempah ini memanfaatkan resveratrol yang banyak berada di kulit; dalam TCM anggur merah digunakan untuk membantu menyegarkan darah dan mendukung fungsi ginjal serta hati. Aromanya lembut dan cocok dinikmati setelah makan atau saat cuaca sejuk.
| 150 gram kulit anggur merah segar (kira-kira hasil kupas dari 400 gram anggur merah; pilih organik) |
| 500 ml air matang |
| 1 batang kayu manis Ceylon |
| 2 butir cengkeh |
| 1 iris lemon organik (opsional) |
Resveratrol pada kulit anggur berpotensi meningkatkan fungsi endotel dan menekan peradangan ringan. Kayu manis membantu menjaga stabilitas gula darah, sedangkan cengkeh menyumbang eugenol yang bersifat antioksidan.
Advertisement
1–2 cangkir 200–250 ml per hari, seduh pagi atau sore. Jangan diminum sebagai pengganti air putih.
Kayu manis cassia dosis tinggi mengandung kumarin dan dapat memengaruhi kerja warfarin serta enzim hati. Cengkeh dalam dosis kuliner aman, tetapi dalam jumlah sangat besar bisa menghambat agregasi trombosit dan berinteraksi dengan obat pengencer darah. Jangan menggabungkan teh ini dengan suplemen resveratrol dosis tinggi tanpa saran dokter.
Hindari jika alergi anggur atau sensitif terhadap aspirin/salisilat. Penderita GERD atau lambung sensitif sebaiknya membatasi karena cengkeh bisa memicu rasa panas di dada. Bila memakai kayu manis cassia setiap hari, pilih kayu manis Ceylon untuk mengurangi kumarin.
Resep Herbal: #0097