Minuman segar ini memadukan selada air mentah yang kaya nitrat dengan pisang dan air kelapa sebagai sumber elektrolit. Ini adalah olahan modern yang mengikuti prinsip smoothie sehat dari terapi gizi fungsional.
| 50 g Selada air segar, cuci bersih |
| 1 buah Pisang ambon matang, potong-potong |
| 200 ml Air kelapa muda tanpa gula |
| 1 sdm Chia seed |
| 2 sdm Daging kelapa muda (opsional) |
| 1 sdm Air jeruk nipis |
| 50 g Es batu |
Satu sajian membantu memenuhi kebutuhan vitamin K, vitamin C, kalium, dan magnesium. Kandungan nitrat dan polifenolnya mendukung fungsi pembuluh darah dan keseimbangan cairan tubuh.
Advertisement
1 porsi (±300 ml) per hari, 3–5 kali seminggu. Jadikan pengganti camilan, bukan pengganti makan utama secara rutin.
Air kelapa dan pisang dapat meningkatkan kalium; waspadai jika memakai ACE inhibitor, ARB, atau diuretik hemat kalium. Nitrat selada air dapat menambah efek obat hipertensi, jadi pantau tekanan darah.
Kandungan kaliumnya cukup tinggi, sehingga penderita penyakit ginjal kronis atau hiperkalemia perlu berhati-hati. Ibu hamil sebaiknya memakai selada air yang dimasak; jika memilih mentah, pastikan selada air dari sumber bersih dan dicuci sangat baik.
Resep Herbal: #0297