Kari nabati hangat dengan kacang merah, wortel, dan rempah kari, diberi parutan lobak segar di akhir memasak. Hidangan ini mengenyangkan dan sekaligus memanfaatkan rasa pedas lobak tanpa merusak minyak atsirinya.
| 20 g lobak pedas segar, parut halus |
| 150 g kacang merah rebus, tiriskan |
| 100 g wortel, potong dadu kecil |
| 1 buah tomat segar, potong kasar |
| 1 siung bawang putih |
| 2 butir bawang merah |
| 1 sdm bubuk kari |
| 100 ml santan encer atau susu nabati |
| 200 ml air |
| 1 sdm minyak kelapa atau minyak kanola |
Kacang merah memberi protein nabati dan serat yang membantu rasa kenyang lebih lama. Parutan lobak yang dimasukkan setelah api dimatikan membantu merangsang pencernaan dan menambah cita rasa alami.
Advertisement
Dosis besar bersamaan dengan aspirin atau obat antiinflamasi dapat memperberat iritasi lambung. Untuk pengguna obat tiroid, konsumsi lobak sebaiknya dibatasi dan diberi jarak dengan jadwal minum obat.
1 porsi per hari. Pastikan total parutan lobak harian tidak melebihi 20 g.
Tidak dianjurkan untuk penderita alergi berat terhadap keluarga kubis, gangguan tiroid yang tidak terkontrol, tukak lambung, radang usus, gangguan ginjal, dan ibu hamil pada dosis terapeutik.
Resep Herbal: #0089