Masakan satu wajan yang memakai brokoli dan lobak pedas sebagai sumber glukosinolat, dengan bawang putih serta minyak zaitun sebagai pelengkap cita rasa. Sebagian lobak dimasukkan setelah api dimatikan agar senyawa aktifnya tetap terjaga.
| 20 g lobak pedas segar, 10 g diiris tipis dan 10 g diparut halus |
| 200 g brokoli, potong berbunga |
| 2 siung bawang putih, iris tipis |
| 1 sdm minyak zaitun |
| 1 sdm kecap asin atau kecap manis |
| 50 ml air |
| Sejumput garam dan lada hitam |
Brokoli dan lobak pedas menyumbang senyawa sulfur dan antioksidan yang baik untuk asupan sayuran harian. Bawang putih serta minyak zaitun menambah kandungan antioksidan dari makanan.
Advertisement
Jika sedang minum obat pengencer darah seperti warfarin, perubahan drastis asupan sayur berdaun hijau dan brokoli dapat memengaruhi INR. Konsumsi dalam jumlah yang konsisten dan pantau oleh dokter.
1 porsi per hari. Porsi ini mengandung 20 g lobak segar; jangan mengombinasikan dengan resep lobak lain pada hari yang sama.
Hindari jika sedang mengalami tukak lambung, gastritis, radang usus aktif, gangguan ginjal, atau ibu hamil yang ingin mengonsumsi lobak dalam dosis terapeutik.
Resep Herbal: #0088