Kacang Panjang

Long Bean | Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis
Nama
Kacang Panjang (Long Bean)
Nama Latin/Ilmiah
Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis
Famili
Bagian Digunakan
Polong Muda, Daun Muda, dan Biji
Rasa
Hambar, sedikit manis
Nama Lain
Asparagus bean (Amerika Serikat), snake bean (Australia), sitaw (Filipina), kacang panjang (Indonesia/Malaysia), thua fak yaew (Thailand)
Asal
Afrika, Asia
Kandungan Utama
Protein, serat, vitamin A, vitamin C, folat, zat besi, kalium

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Kacang Panjang

Kacang panjang (Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis) merupakan salah satu tanaman sayuran polong yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari Afrika dan menyebar luas ke kawasan tropis, termasuk Asia Tenggara dan Indonesia. Secara morfologi, kacang panjang memiliki batang merambat atau melilit dengan daun majemuk berwarna hijau, serta polong yang menggantung dengan panjang dapat mencapai 30–80 cm. Polong mudanya berwarna hijau muda hingga hijau tua, dan di dalamnya terdapat biji berbentuk ginjal yang dapat digunakan sebagai bahan pangan.

Baca Lebih Lanjut
Update: 08 Agu 2026 - 05:40:10
 

II. Manfaat Kacang Panjang

8 Manfaat Kacang Panjang untuk kesehatan.

  1. Antioksidan (penangkapan radikal bebas dan perlindungan terhadap stres oksidatif)

    Polifenol dan flavonoid mendonorkan elektron kepada radikal bebas, mengaktivasi jalur Nrf2/ARE, serta meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan GPx.

    Tampilkan
  2. Antidiabetes (pengontrol glukosa darah dan hiperglikemia postprandial)

    Fenolik dan flavonoid menghambat α-amilase serta α-glukosidase di usus halus, sehingga menunda degradasi karbohidrat dan absorbsi glukosa; senyawa lain meningkatkan aktivasi AMPK dan PI3K/Akt serta melindungi sel β pankreas dari stres oksidatif.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Asam Kafeat, D-pinitol
    Tampilkan
  3. Antihipertensi (inhibisi ACE dan regulasi tekanan darah)

    Peptida bioaktif dari hidrolisat protein biji menghambat angiotensin-converting enzyme (ACE), mengurangi konversi angiotensin I menjadi angiotensin II; efek ini disertai peningkatan bradikinin dan vasodilatasi yang dimediasi NO/cGMP.

    Senyawa Aktif: peptida ACE-inhibitor fraksi <3 kDa, Asam Ferulat, Kuersetin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


III. Kandungan Kacang Panjang

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kacang Panjang.

  1. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Polong muda, daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Penghambat Enzim α-glukosidase Secara In Vitro; Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Bahan Ini..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Biji, polong muda
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Antiproliferatif Pada Sel Kanker Secara In Vitro; Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  3. Sianidin-3-O-glukosida

    Golongan: Flavonoid (antosianin)
    Bagian Tanaman: Kulit biji berpigmen
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Dan Antiinflamasi; Pada Penelitian Dasar Dapat Memodulasi Sensitivitas Insulin. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

IV. Efek Samping Kacang Panjang

Kacang panjang (Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis) umumnya aman dikonsumsi oleh sebagian besar orang dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari makanan sehari-hari. Namun, konsumsi kacang panjang, terutama dalam keadaan mentah atau setengah matang, dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal. Hal ini disebabkan oleh kandungan oligosakarida (seperti rafinosa dan stakiosa) serta lektin alami yang sulit dicerna oleh tubuh manusia. Ketika zat-zat ini mencapai usus besar, bakteri usus melakukan fermentasi yang menghasilkan gas berlebih, sehingga memicu gejala seperti kembung, kram perut, dan peningkatan flatulensi pada individu yang sensitif.

Baca Semua Efek Samping

Kecipir

Psophocarpus tetragonolobus

Cari: