Urap khas Indonesia memakai kelapa parut berbumbu; resep ini menambahkan daun urang-aring yang direbus sebentar. Sajian ini mengadaptasi kebiasaan jamu Nusantara dan lalapan agar herba pahit terasa lebih nikmat.
| 30 g daun urang-aring segar |
| 100 g kacang panjang, potong 3 cm |
| 100 g tauge, buang akar |
| 75 g kelapa parut setengah tua |
| 2 cm kencur |
| 2 siung bawang putih |
| 1 buah cabai merah keriting (opsional) |
| 1 sdt ketumbar bubuk |
| 1/2 sdt garam |
| 1/2 sdt gula kelapa |
| 1 lembar daun jeruk, buang tulang daun |
Sajian ini kaya serat dari kacang panjang dan tauge, serta antioksidan dari urang-aring. Konsumsi urap sebagai bagian menu seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan sayur dan herbal tanpa mengubah rutinitas makan.
Advertisement
Resep ini untuk 1 porsi. Satu porsi mengandung ±30 g daun urang-aring segar atau sekitar 6 g setara kering. Cukup 1 porsi sehari, maksimal 4 hari per minggu.
Jika rutin mengonsumsi obat pengencer darah atau obat diabetes, konsultasikan dengan dokter sebelum menjadikan urap ini bagian dari menu harian.
Tidak untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah 12 tahun. Hindari saat diare aktif karena kelapa dan serat dapat memperberat kerja pencernaan.
Resep Herbal: #0837
Advertisement