Tumis ini menggabungkan tahu sebagai sumber protein dan daun urang-aring sebagai sayuran herba. Urang-aring dimasak singkat agar senyawa aktifnya lebih terjaga, mengikuti prinsip pengolahan jamu yang tidak terlalu lama.
| 50 g daun urang-aring segar, cuci bersih |
| 200 g tahu putih, potong dadu 2 cm |
| 1 sdm minyak kelapa |
| 3 siung bawang putih, cincang |
| 2 butir bawang merah, iris |
| 1 buah cabai merah besar, iris serong (opsional) |
| 100 ml air |
| 1/2 sdt garam |
| 1/4 sdt lada putih bubuk |
Tahu memberi protein nabati dan isoflavon, sedangkan urang-aring memberi senyawa antioksidan yang mendukung kesehatan hati dan mengurangi stres oksidatif. Hidangan ini cocok untuk menu makan siang yang mengenyangkan namun ringan.
Advertisement
Resep ini untuk 1 porsi makan. Satu porsi lauk ini mengandung 50 g daun segar atau sekitar 10 g setara kering. Makan maksimal 1 porsi sehari dan batasi 3–5 hari per minggu.
Urang-aring berpotensi memengaruhi pembekuan darah. Jika sedang minum obat antiplatelet atau antikoagulan, konsultasi dokter sebelum mengonsumsinya.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui. Hati-hati pada penderita alergi Asteraceae serta maag aktif.
Resep Herbal: #0836
Advertisement