Nasi Gurih Urang-Aring

Nasi gurih rempah dengan daun urang-aring. Cara enak mengonsumsi False Daisy/Eclipta prostrata untuk menu harian. Satu porsi cukup.

Deskripsi:

Nasi berwarna hijau alami ini dibuat dengan air blender daun urang-aring, serai, dan bawang goreng. Resep ini terinspirasi dari tradisi nasi ulam Asia Tenggara dan cara praktis mengonsumsi herba dalam makanan pokok.

Resep:

Bahan:
250 g beras putih
40 g daun urang-aring segar
400 ml air (total; sebagian untuk memblender daun)
2 siung bawang putih, cincang halus
3 butir bawang merah, iris tipis
1 batang serai, memarkan
2 lembar daun salam
1 sdt garam
1 sdm minyak kelapa

Manfaat:

Mengonsumsi urang-aring bersama nasi membantu memperlancar asupan herba tanpa rasa pahit yang berlebihan. Kandungan antioksidan pada daun urang-aring mendukung fungsi hati dan melindungi sel dari oksidasi.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Cuci beras, tiriskan, lalu masukkan ke rice cooker atau panci.
  2. Blender daun urang-aring dengan 75 ml air hingga halus.
  3. Tumis bawang merah, bawang putih, serai, dan daun salam dengan minyak kelapa hingga harum.
  4. Campurkan beras, tumisan, air blender urang-aring, dan sisa air. Total cairan sekitar 400 ml atau sesuai takaran beras yang biasa dipakai.
  5. Masak nasi hingga matang. Diamkan 5 menit sebelum diaduk.
  6. Sajikan hangat dengan lauk rendah lemak.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Resep ini untuk 4 porsi. Satu porsi nasi matang sekitar 100–150 g mengandung ±10–15 g daun urang-aring segar. Cukup 1 porsi sehari dan maksimal 3–4 kali seminggu.

Interaksi:

Meski dimasak, senyawa aktif herba masih dapat bekerja. Jika memakai antikoagulan atau obat diabetes, konsultasi dokter sebelum menjadikan nasi ini menu rutin.

Kontraindikasi:

Tidak untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak kecil. Hati-hati pada alergi Asteraceae; jika timbul gatal atau mual setelah makan, hentikan.

Resep Herbal: #0835


Advertisement


Resep Herbal Lainnya

Cari: