Kecipir

Winged Bean | Psophocarpus tetragonolobus
Kecipir
Nama
Kecipir (Winged Bean)
Nama Latin/Ilmiah
Psophocarpus tetragonolobus
Famili
Bagian Digunakan
Polong Muda, Biji, Daun Muda, Umbi, Bunga
Rasa
Manis, gurih

Nama Lain
Winged bean (Inggris), kacang botol (Malaysia), sigarilyas (Filipina), thua phu (Thailand)
Asal
Papua Nugini.
Kandungan Utama
Protein, vitamin, mineral, dan serat

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Kecipir

Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) adalah tumbuhan merambat polong-polongan asli daerah tropis, terutama tumbuh subur di Asia Tenggara dan Papua Nugini. Keunikan utamanya terletak pada polongnya yang bersayap empat dengan tepi bergelombang, sehingga mudah dikenali. Hampir seluruh bagian tanamannya dapat dikonsumsi: polong muda, biji, daun, bunga, hingga umbi akarnya. Kandungan proteinnya sangat tinggi, bahkan pada biji matang mencapai sekitar 30–37%, menjadikannya salah satu legum dengan protein setara kedelai dan berpotensi besar untuk mengatasi kekurangan gizi.

Baca Lebih Lanjut
Update: 15 Agu 2026 - 15:59:56
 

II. Ciri-ciri Kecipir

Kecipir suka banget tumbuh di daerah tropis yang lembap dan banyak sinar matahari. Tanaman ini adalah tipe perambat yang biasanya ditemukan di pekarangan rumah, kebun, atau area pertanian dataran rendah hingga ketinggian 2000 mdpl. Dia bisa tumbuh di berbagai jenis tanah, asal sistem drainasenya bagus. Karakteristik/ciri-ciri Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Punya akar tunggang yang kuat dan ada bintil-bintil akarnya, fungsinya buat mengikat nitrogen dari udara biar tanah makin subur.
Batang Tipe batang merambat, bentuknya bulat, halus, dan warnanya hijau. Biasanya dia butuh ajir atau lanjaran buat ngerambat ke atas.
Daun Daunnya majemuk dengan tiga anak daun (trifoliate). Bentuk anak daunnya agak oval atau segitiga dengan ujung yang meruncing.
Bunga Bunganya cantik, warnanya dominan ungu atau putih kebiruan. Keluar dari ketiak daun dan bentuknya khas bunga kacang-kacangan (papilionaceous).
Buah Ini bagian paling ikonik, bentuknya memanjang (polong) dengan empat sisi bersayap (segi empat). Makanya disebut 'tetragonolobus' yang artinya bersayap empat.
Biji Bijinya bulat, agak keras, dan warnanya bervariasi mulai dari kuning, cokelat, sampai hitam tergantung varietasnya.

III. Manfaat Kecipir

6 Manfaat Kecipir untuk kesehatan.

  1. Antioksidan sistemik / stres oksidatif

    Polifenol seperti kuersetin, kaempferol, dan asam klorogenat menangkap radikal bebas melalui transfer elektron/atom hidrogen; ekstrak juga mengaktivasi jalur Nrf2 sehingga meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) dan menurunkan peroksidasi lipid (MDA).

    Tampilkan
  2. Potensi Antidiabetes / Kontrol Gula Darah

    Flavonoid dan asam fenolat menghambat α-glukosidase dan α-amilase sehingga memperlambat pemecahan karbohidrat dan absorpsi glukosa; pada tingkat seluler dilakukan peningkatan pensinyalan insulin/AMPK dan translokasi GLUT4 sehingga pemakaian glukosa oleh sel meningkat.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Asam Ferulat, kaempferol-3-glukosida
    Tampilkan
  3. Anti-inflamasi

    Menghambat aktivitas COX-2/iNOS dan produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) melalui penekanan aktivitas NF-κB; jalur ini menurunkan mediator inflamasi seperti prostaglandin dan nitrit oksida.

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Kecipir

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kecipir.

  1. D-chiro-inositol

    Golongan: Siklitol
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Meningkatkan Sensitivitas Insulin Dan Membantu Homeostasis Glukosa; Digunakan Dalam Penelitian Untuk Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) Dan Diabetes Mellitus Tipe 2..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Daun, polong muda, biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan; Menangkap Radikal Bebas; Menurunkan Mediator Inflamasi Seperti TNF-alfa Dan IL-6 Pada Studi In Vitro/in Vivo..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Daun, biji muda
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Antiproliferatif Terhadap Beberapa Jalur Sel Tumor Dalam Studi In Vitro..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Kecipir

Interaksi & Kontraindikasi Kecipir dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Kehamilan dan menyusui (konsumsi dalam jumlah makanan normal)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Aman dikonsumsi sebagai sayuran dalam jumlah wajar. Namun hindari suplemen atau ekstrak pekat kecipir karena keamanannya belum teruji.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetik (metformin, sulfonilurea, insulin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Kecipir berpotensi menurunkan glukosa darah. Jika dikombinasikan dengan obat antidiabetik, pantau gula darah secara teratur dan konsultasikan penyesuaian dosis dengan dokter.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antihipertensi (ACE inhibitor, ARB, diuretik)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Kecipir dapat memberikan efek hipotensi. Penggunaan bersamaan dengan obat antihipertensi berisiko menyebabkan tekanan darah terlalu rendah. Lakukan pemantauan tekanan darah secara berkala.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Kecipir

Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) umumnya aman dikonsumsi sebagai bahan pangan bernutrisi tinggi, namun tanaman ini mengandung senyawa anti-nutrisi alami seperti asam fitat, tannin, dan inhibitor tripsin. Senyawa-senyawa ini dapat mengganggu penyerapan mineral esensial seperti zat besi, seng, dan kalsium di dalam saluran pencernaan jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau tidak diolah dengan benar. Selain itu, konsumsi bagian mentah dari tanaman ini dapat memicu gangguan pencernaan ringan seperti kembung, mual, dan kram perut akibat kesulitan enzim pencernaan dalam memecah protein kompleks dan oligosakarida tertentu.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Kecipir

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kecipir.

Apa saja kandungan gizi utama kecipir dan mengapa dianggap sumber protein nabati?
Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) merupakan polong-polongan tropis yang biji keringnya mengandung protein tinggi sekitar 29–37%, lemak 15–18%, karbohidrat kompleks, serat, kalsium, zat besi, dan fosfor. Polong muda dan daunnya juga mengandung vitamin dan mineral meski kadarnya lebih rendah. Data ini didukung oleh National Research Council (1981), The Winged Bean: A High-Protein Crop for the Tropics, National Academy Press, serta laporan Cerny et al. (1971) dalam British Journal of Nutrition.
Bagaimana cara mengonsumsi kecipir sehari-hari agar aman dan nutrisinya optimal?
Polong muda dapat dikukus, direbus, atau ditumis; daun muda dapat dijadikan lalapan setelah direbus; biji kering harus direndam 8–12 jam lalu direbus sampai empuk atau difermentasi menjadi tempe kecipir. Perendaman dan pemanasan penting untuk menonaktifkan inhibitor tripsin, lektin, dan senyawa antigizi lain yang dapat mengganggu penyerapan protein. Konsumsi biji matang dalam keadaan mentah tidak disarankan. Referensi yang mendukung: National Research Council (1981) dan Cerny et al. (1971).
Apa efek samping yang mungkin timbul jika kecipir dikonsumsi berlebihan?
Kecipir yang tidak dimasak atau dikonsumsi sangat berlebihan dapat menyebabkan mual, perut kembung, diare, atau penurunan penyerapan protein karena kandungan inhibitor tripsin, hemaglutinin, dan saponin. Pemanasan, perendaman, dan fermentasi secara signifikan mengurangi senyawa antinutrisi tersebut. Oleh karena itu, risiko efek samping lebih besar pada biji mentah atau ekstrak kasar dosis tinggi daripada konsumsi sayur matang normal. Referensi: Gilani et al. (2012), Journal of AOAC International dan National Research Council (1981).
Apakah kecipir aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Sebagai makanan, kecipir yang dimasak aman dan bermanfaat bagi ibu hamil dan menyusui karena menyumbang protein, zat besi, dan serat alami. Namun, belum ada uji klinis yang mendukung penggunaan ekstrak atau suplemen kecipir dosis tinggi pada kehamilan dan laktasi. Konsumsilah dalam bentuk sayuran yang dimasak, dan hindari biji mentah agar tidak terpapar senyawa antigizi. Jika ragu atau memiliki kondisi khusus, konsultasikan dengan dokter. Referensi: National Research Council (1981) dan FAO/WHO (1991) Codex Alimentarius.
Bolehkah kecipir diberikan kepada bayi dan anak-anak?
Boleh sebagai MPASI setelah bayi berusia 6 bulan, asalkan diolah dengan tepat: polong muda dikukus atau direbus lalu dihaluskan; biji kering direndam dan direbus sangat empuk lalu dihancurkan. Untuk anak yang memiliki riwayat alergi kacang-kacangan, kecipir sebagai anggota suku Fabaceae sebaiknya diberikan dengan hati-hati karena potensi alergi proteinnya. Mulailah dari porsi kecil untuk mengamati toleransi anak. Referensi: FAO (1995), Tropical Legumes in Animal and Human Nutrition.
Apa penggunaan kecipir dalam pengobatan tradisional dan bagaimana pandangan fitokimia modern?
Di Asia Tenggara, daun kecipir muda digunakan secara tradisional sebagai obat luka, bisul, dan gatal; akar atau umbinya pernah digunakan untuk gangguan telinga dan vertigo. Uji fitokimia menunjukkan adanya flavonoid, polifenol, saponin, tanin, dan peptida bioaktif yang mendukung aktivitas antioksidan dan antimikroba, tetapi klaim tersebut masih bersifat tradisional dan preklinis, bukan terapi medis yang mapan. Referensi: Quisumbing (1978), Medicinal Plants of the Philippines dan National Research Council (1981).
Apakah kecipir dapat membantu kesehatan metabolik, seperti diabetes atau kolesterol?
Kecipir mengandung serat dan protein yang membantu memperlambat pencernaan karbohidrat serta memberikan rasa kenyang lebih lama. Makanan berserat tinggi secara umum dikaitkan dengan perbaikan kontrol glukosa darah dan profil kolesterol. Namun, hingga saat ini belum ada uji klinis manusia yang cukup kuat untuk merekomendasikan kecipir sebagai obat antidiabetes atau antikolesterol. Sebaiknya kecipir dianggap sebagai makanan fungsional, bukan pengganti obat. Referensi: EFSA (2010) Scientific Opinion on Dietary Reference Values for Carbohydrates and Dietary Fibre.
Apakah kecipir aman untuk dikonsumsi setiap hari dalam jangka panjang?
Dalam jumlah wajar sebagai sayur atau sumber protein, kecipir aman dikonsumsi setiap hari selama dimasak dengan baik, terutama jika Anda tidak terbiasa makan tinggi serat. Namun, hindari mengandalkan satu jenis makanan tunggal dan variasikan dengan sumber protein nabati lain. Perhatian khusus diberikan pada biji mentah serta suplemen konsentrat yang belum distandardisasi karena kandungan antinutrisinya belum tentu dihilangkan dengan benar. Referensi: National Research Council (1981) dan Cerny et al. (1971).

Kacang Panjang

Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis

Belimbing Wuluh

Averrhoa bilimbi

Cari: