Belimbing Wuluh

Star Fruit Leaf | Averrhoa bilimbi
Nama
Belimbing Wuluh (Star Fruit Leaf)
Nama Latin/Ilmiah
Averrhoa bilimbi
Bagian Digunakan
Buah, Daun, Bunga
Rasa
Asam, segar
Nama Lain
kamias (Filipina), belimbing buluh (Malaysia), taling pling (Thailand), khế chua (Vietnam), bilimbi (India)
Asal
Indonesia (Maluku)
Kandungan Utama
Flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, dan vitamin C.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Belimbing Wuluh

Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) adalah tumbuhan tropis yang termasuk dalam keluarga Oxalidaceae, berasal dari kawasan Asia Tenggara dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Pohonnya berukuran sedang dengan batang pendek dan percabangan yang rimbun, daun majemuk menyirip, serta buah berbentuk lonjong bergerigi dengan warna hijau muda saat segar. Buahnya sangat asam karena mengandung asam oksalat dan vitamin C yang tinggi, sehingga sering dimanfaatkan sebagai bumbu masak, bahan pengawet alami, serta campuran sambal dan minuman tradisional.

Baca Lebih Lanjut
Update: 08 Agu 2026 - 10:00:10
 

II. Manfaat Belimbing Wuluh

8 Manfaat Belimbing Wuluh untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi (edema dan radang jaringan)

    Flavonoid (kuersetin, luteolin) dan saponin menghambat enzim siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipooksigenase (LOX), sehingga menurunkan produksi prostaglandin dan leukotrien. Ekstrak juga menekan ekspresi TNF-α, IL-1β, dan IL-6 melalui penekanan aktivasi NF-κB.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Luteolin, saponin triterpenoid
    Tampilkan
  2. Antimikroba spektrum luas (antibakteri dan antifungi)

    Saponin dan tanin merusak membran lipid mikroba, meningkatkan permeabilitas sel, dan mengganggu adhesi serta pembentukan biofilm. Kuersetin dapat menghambat enzim DNA girase bakteri dan mengganggu fungsi membran jamur.

    Senyawa Aktif: tanin, Saponin, Kuersetin
    Tampilkan
  3. Antioksidan (penangkal stres oksidatif)

    Polifenol dan asam askorbat menyumbang atom hidrogen atau elektron kepada radikal bebas, memutus rantai peroksidasi lipid, dan meningkatkan status antioksidan endogen melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE (diamati pada studi in vitro/in silico).

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


III. Kandungan Belimbing Wuluh

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Belimbing Wuluh.

  1. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Daun, buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Antidiabetik Melalui Penghambatan α-glukosidase Serta α-amilase Pada Studi In Vitro Dan Hewan..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid (flavonol glikosida)
    Bagian Tanaman: Daun, buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Pelindung Vaskular; Juga Menunjukkan Efek Antiplatelet Pada Studi Eksperimental..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid (flavon)
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Neuroprotektif, Dan Efek Ansiolitik Ringan Yang Ditunjukkan Pada Model Seluler Dan Hewan..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

IV. Efek Samping Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) mengandung kadar asam oksalat yang sangat tinggi, baik dalam bentuk asam oksalat bebas maupun kalsium oksalat. Konsumsi buah ini secara berlebihan atau dalam kondisi mentah/jus dapat memicu terbentuknya kristal kalsium oksalat di dalam ginjal, yang merupakan penyebab utama terjadinya nefropati akut akibat oksalat. Kondisi ini ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara mendadak, nyeri pinggang, mual, muntah, dan anuria (tidak bisa buang air kecil) pada kasus yang parah. Toksisitas oksalat ini sangat berbahaya bagi individu yang memang telah memiliki riwayat penyakit ginjal kronis, karena dapat mempercepat kebutuhan akan dialisis.

Baca Semua Efek Samping

Kecipir

Psophocarpus tetragonolobus

Cari: