Wedang Ubi Liar Jahe Kunyit

Wedang ubi liar jahe kunyit yang hangat, kaya antioksidan, dan membantu relaksasi pencernaan. Cocok untuk minuman herbal harian.

Deskripsi:

Minuman hangat ini memadukan ubi liar, jahe, kunyit, dan serai sebagai adaptasi jamu Nusantara. Teknik blansir dipakai untuk mengurangi oksalat dan rasa pahit tanpa menghilangkan aroma rempah.

Resep:

Bahan:
200 g Ubi liar (Dioscorea villosa), kupas, iris tipis
500 ml Air untuk blansir
1 liter Air mineral
4 cm Jahe, geprek
4 cm Kunyit segar, kupas, iris
2 batang Serai, geprek
1 batang Kayu manis
1/2 sdt Lada hitam bubuk
2 sdm Madu murni (tambahkan setelah hangat)

Manfaat:

Diosgenin dalam ubi liar serta kurkumin dalam kunyit berpotensi membantu respons antiinflamasi tubuh. Rempah hangatnya juga membantu tubuh terasa lebih rileks dan pencernaan lebih nyaman setelah makan.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Blansir ubi liar dalam 500 ml air mendidih selama 10 menit, buang airnya, lalu bilas.
  2. Rebus 1 liter air bersama ubi liar, jahe, kunyit, serai, kayu manis, dan lada hitam dengan api kecil selama 35-40 menit.
  3. Angkat dan saring wedang ke dalam teko atau cangkir.
  4. Tambahkan madu setelah minuman hangat, aduk rata, dan sajikan.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Untuk dewasa, satu resep menghasilkan sekitar 5 porsi. Minum 1 porsi (200 ml) per hari, maksimal 3 hari berturut-turut lalu jeda minimal 1 hari.

Interaksi:

Jangan dikombinasikan dengan terapi hormon atau suplemen herbal hormonal lain tanpa pengawasan dokter. Diosgenin berpotensi memengaruhi gula darah, jadi jika sedang memakai obat diabetes, pantau kadar gula darah.

Kontraindikasi:

Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 12 tahun, dan orang dengan kondisi sensitif hormon seperti endometriosis atau riwayat kanker payudara. Hentikan jika muncul mual atau muntah.

Resep Herbal: #0734



Resep Herbal Lainnya

Cari: