Advertisement
Rhodiola rosea, atau yang lebih dikenal sebagai akar emas atau akar Arktik, merupakan tumbuhan perenial yang tumbuh di daerah bersuhu dingin dan ketinggian tinggi, seperti pegunungan Siberia, Skandinavia, dan Asia Tengah. Tanaman ini termasuk dalam famili Crassulaceae dan memiliki karakteristik daun berdaging serta bunga berwarna kuning atau kehijauan. Akar serta rimpangnya yang beraroma khas mengandung senyawa bioaktif seperti rosavin, salidroside, dan tyrosol, yang menjadi perhatian utama dalam penelitian herbal modern.
Tanaman ini jagoan di daerah dingin ekstrem, biasanya tumbuh subur di lereng pegunungan berbatu, tebing, dan daerah tundra yang punya ketinggian tinggi di belahan bumi utara seperti Eropa, Asia, dan Amerika Utara. Karakteristik/ciri-ciri Akar Emas (Rhodiola rosea):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar Dan Rimpang | Bagian paling ikonik; rimpangnya tebal, berdaging, dan kalau dipotong bakal mengeluarkan aroma wangi yang mirip bunga mawar. |
| Batang | Batangnya tegak, biasanya nggak bercabang, dan tingginya sekitar 5 sampai 35 cm. |
| Daun | Daunnya berbentuk lonjong atau oval dengan tepian yang bergerigi, teksturnya agak tebal dan berdaging (sukulen) untuk menyimpan cadangan air. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil, bergerombol di ujung batang dengan warna yang bervariasi dari kuning kehijauan sampai kemerahan. |
| Perawakan Umum | Tumbuh dalam bentuk rumpun kecil yang padat, terlihat kokoh meski harus bertahan hidup di tanah yang keras dan suhu yang sangat dingin. |
8 Manfaat Akar Emas untuk kesehatan.
Modulasi poros hipotalamus-hipofisis-adrenal; menekan lonjakan kortisol dan menormalkan rasio kortisol/DHEA-S; mengaktifkan AMPK dan PGC-1α untuk perbaikan fungsi mitokondria; menghambat monoamine oksidase sehingga meningkatkan neurotransmisi monoaminergik; menginduksi HSP70 sebagai respons sitoprotektif.
Meningkatkan konsentrasi monoamina (serotonin, dopamin, norepinefrin) melalui inhibisi MAO-A/MAO-B; meningkatkan ekspresi BDNF dan aktivasi CREB di hippocampus; menurunkan neuroinflamasi dan efek glukokortikoid berlebih.
Menurunkan hiperaktivitas HPA dan kadar kortisol; memodulasi jalur ERK/p38 MAPK di area korteks dan limbik; meningkatkan sinyal GABAergik melalui efek salidroside; mengurangi peroksidasi lipid pada neuron.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Akar Emas.
Interaksi & Kontraindikasi Akar Emas dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Akar Emas (Rhodiola rosea) umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jangka pendek hingga menengah (hingga 12 minggu) oleh kebanyakan orang. Namun, seperti halnya suplemen herbal aktif biologis lainnya, penggunaan Rhodiola dapat menimbulkan beberapa efek samping ringan hingga sedang. Efek samping yang paling sering dilaporkan dalam uji klinis meliputi pusing, mulut kering, produksi liur berlebih, rasa gugup, dan kesulitan tidur (insomnia). Gejala-gejala ini biasanya bersifat sementara dan seringkali berkaitan dengan sifat stimulan ringan dari tanaman ini yang memengaruhi sistem saraf pusat.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Akar Emas.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Akar Emas.